Posts made by Fistriawan Aldillah

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

by Fistriawan Aldillah -
Nama : Fistriawan Aldillah
NPM : 2215061099
Kelas : PSTI C

Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani.

Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) merupakan pendidikan yang sangat penting di dalam mendidik karakter bangsa Indonesia untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif , demokratis dan beradab dimana mereka menyadari hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta kesiapan mereka menjadi bagian dari warga negara dunia (global society) di era modern saat ini. Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang tergolong lama di Indonesia, namun begitu pentingnya peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter bangsa Indonesia sangatlah besar. Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia menjadi mata pelajaran wajib bagi semua tingkatan sekolah, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan karakter bangsa Indonesia melalui demokrasi, HAM, dan masyarakat madani.

Demokrasi secara terminology berarti pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat atau dalam istilah bahasa Inggris “the government of the people, by the people and for the people”. Demokrasi juga dapat diartikan sebagai bentuk pemerintahan yang dipegang oleh rakyat atau rakyatlah yang mempunyai kedaulatan tertinggi. Demokratisasi sangat berkaitan dengan kebebasan berkarya dan berekpresi individu dalam ruang civil society termasuk di dalamnya, antara lain kebebasan untuk berkomunikasi, kebebasan berpikir dan beragama kebebasan untuk berpendapat dan berasosiasi serta kebebasan untuk memiliki dan mengatur kepemilikannya.
Menurut cendekiawan Nurcholish Madjid, setidaknya ada enam (6) norma atau unsur pokok yang dibutuhkan oleh tatanan masyarakat yang demokratis yaitu sebagai berikut;

1) kesadaran akan pluralisme;
2) musyarawah;
3) cara cara – cara yang sesuai tujuan;
4) norma kejujuran dalam pemufakatan;
5) kebebasan nurani, persamaan hak dan kewajiban;
6) percobaan dan kesalahan.

Demokrasi sejatinya terbagi menjadi dua, yakni Demokrasi langsung dan demokrasi tidak langsung. Perbedaannya terdapat pada keterlibatan rakyat dalam jalannya sistem pemerintahan. Pada demokrasi langsung, rakyat dapat berpartisipasi secara langsung dan mengemukakan kehendaknya. Sementara pada demokrasi tidak langsung Suara rakyat diwakili oleh dewan-dewan perwakilan. Disinilah pemahaman terkait demokrasi diperlukan, agar negara dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya tidak hanya condong pada satu sisi. Untuk mewujudkan hal itu, tentu diperlukan Pendidikan Demokrasi, yang sekarang menjadi bahasan dalam Pendidikan Kewarganegaraan.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Fistriawan Aldillah -
Nama : Fistriawan Aldillah
NPM : 2215061099
Kelas : PSTIC

Hakekat dan Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi
Kata kewarganegaraan berasal dari kata "warganegara" yang memiliki arti anggota dari suatu negara. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan usaha dalam menyiapkan peserta didik agar cinta, setia, berani berkorban membela bangsa dan negara. Selain itu tujuan dipelajarinya pendidikan kewarganegaraan adalah agar melatih peserta didik berpikir kritis, analitis, dan demokratis yang didasari oleh Pancasila.

Landasan Ideal dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarnegaraan:
1. Pancasila sebagai dasar negara
2. Pembukaan UUD 1945
3. Batang Tubuh UUD 1945
4. UU Nomor 20 Tahun 1982
5. UU Nomor 20 Tahun 2003
6. SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006

Sumber historis substansi pendidikan kewarganegaraan sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka.Lalu sumber sosiologis yang diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi negara-negara. Serta sumber politik yaitu dimuatnya dokumen dokumen kurikulum kewarganegaraan (1957), Civics (1962), kewarganegara Negara (1968).

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

by Fistriawan Aldillah -
Nama : Fistriawan Aldillah
NPM : 2215061099
Kelas : PSTI C

Berdasarkan analisis dari jurnal yang saya dapatkan dari artikel yang berjudul “Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu Dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi” dapat diketahui bahwa Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Pancasila merupakan hasil dari berbagai macam pemikiran yang lahir dari budaya nusantara. Suku suku bangsa di nusantara telah melakukan akulturasi antar suku bangsa, antar bangsa sehingga terbentuklah kepribadian kebudayaan bangsa. Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Menurut Friedrich Hegel bahwa hakekat filsafat ialah satu sinthese fikiran yang lahir dari pada antithese fikiran. Dari pertentangan fikiran lahirlah perpaduan pendapat yang harmonis. Begitu pulalah dengan ajaran pancasila, satu sinthese Negara yang lahir dari pada satu antithese.

pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Pancasila merupakan dasar negara yang terumuskan dari proses akulturasi budaya Indonesia yang berlangsung sudah berabad abad lamanya. Pancasila menjadi pedoman dalam kehidupan sehari hari dan juga menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia. Sebagai dasar bagi bangsa Indonesia dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam kehidupan. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan.