Posts made by Keysha Dwi Nova Rohima Keysha Dwi Nova Rohima

Nama : Keysha Dwi Nova Rohima
NPM : 2215061047
Kelas : PSTI C
Prodi : Teknik Informatika

Judul Jurnal : SEMANGAT BELA NEGARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 ( THE NATIONAL SPIRIT OF DEFENSE IN THE MIDDLE OF THE COVID-19 PANDEMIC)

Analisis saya mengenai jurnal tersebut yaitu Bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu Negara tentang patriotisme seseorang, kelompok atau seluruh komponen dari suatu Negara dalam kepentingan pertahanan eksistensi suatu Negara tersebut. Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaan dan kesetiaan terhadap bangsa dan Negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) berdasarkan pancasila dan undang undang dasar 1945 dalam menjalankan kehidupan bangsa dan negara seutuhnya.

Dasar Hukum Bela Negara:
1. Pasal 27 ayat 3 UUD 1945
2. Pasal 30 ayat 1 UUD 1945
3. Undang undang RI nomor 3 tahun 2003 tentang pertahanan negara pasal 9 ayat 1 mengamanatkan bahwa “ setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela Negara yang diwujudkan dalam dalam penyelenggaraan pertahanan Negara “. Selanjutnya pada pasal 2 keikutsertaan warga negara dalam upaya bela Negara.

Bela Negara sebenarnya adalah wujud kecintaan, nasionalisme kita terhadap Negara yang harus ada pada setiap warga Negara. Tanpa kesadaran bela Negara yang tinggi maka dapat disimpulkan bahwa Negara tersebut tidak akan kokoh dan mudah runtuh karena rapuh bahkan akan rapuh ketika menghadapi era global seperti sekarang ini. Bela Negara tidak hanya bisa dilakukan dengan mengangkat senjata saja bisa kita lakukan dengan taat pada semua himbauan yang pemerintah lakukan serta tidak menyebarkan berita yang hoax.

Contohnya pada saat terjadi pandemi covid, maka sebagai warga negara kita tetap taat pada himbauan pemerintah untuk menjaga jarak , memakai masker setiap saat dan mengurangi aktivitas sosial yang memerlukan banyak orang didalamnya. Begitupun untuk pasien covid atau pun yang baru bepergian dari luar negeri untuk melakukan isolasi terlebih dahulu. Oleh karena itu, hal ini merupakan hal yang positif karena memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.
Nama : Keysha Dwi Nova Rohima
NPM : 2215061047
Kelas : PSTI C
Prodi : Teknik Informatika

Judul Video : Ketahanan Nasional - Pendidikan Kewarganegaraan

Analisis saya mengenai video tersebut adalah ketahanan nasional merupakan keterampilan dan ketangguhan suatu bangsa serta kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang.ancaman biasanya bersifat langsung,luar,dalam atau tidak langsung. Contohnya negara dilindungi oleh benteng sementara banyak pihak yang menyerang, sebagai masyarakat kita diwajibkan untuk mencoba mempertahankan. Biasanya yang diserang dalam negara ini diantaranya adalah integritas,identitas, kelangsungan hidup,perjuangan nasional,dan perjuangan mencapai tujuan nasional. Hal ini disebut juga dengan konsep pertahanan. Sebagai masyarakat harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan pertahanan nasional.

Ancaman terbagi 2 yaitu :
1. Ancaman unsur trigatra
Diantaranya lokasi dan posisi geografis, keadaan dan kekayaan alam, dan kemampuan penduduk untuk berdiri sendiri sehingga mampu bersaing dengan penduduk asing. Hal ini untuk mempertahankan negara dari ancaman tersebut , selalu belajar dengan cara bersekolah.
2. Ancaman unsur pancagatra
Diantaranya yaitu ideologi. Politik, ekonomi contohnya masyarakat tidak diakomodir kepentingannya dibandingkan warga asing ,sosial budaya lewat tradisi dan pertahanan keamanan seperti segolongan masyarakat yang mempertanyakan atau menentang pancasila.

Sebagai bangsa indonesia kita perlu melawan untuk menghadapi ancaman tersebut. Beberapa contohnya yaitu
Aspek alamiah : peningkatan potensi laut dan darat, kesadaran nasional pemanfaatan kekayaan alam yang jangan sampai diambil alih oleh bangsa asing, dan kemajuan pendidikan.
Aspek sosial : rangkaian nilai mampu menampung aspirasi, demokrasi , keseimbangan input dan output sarana , modal,teknologi,tradisi seperti bahasa daerah, pendidikan dan kepemimpinan serta partisipasi dan kesadaran masyarakat.

Sebagai pelajar kita dapat membantu menjaga ketahanan nasional dengan belajar yang sungguh sungguh agar memiliki wawasan mengenai hal tersebut dan membantu masyarakat lainnya.
Nama : Keysha Dwi Nova Rohima
NPM : 2215061047
Kelas : PSTI C
Prodi : Teknik Informatika

1.Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
= Analisis saya terhadap isi artikel tersebut adalah dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia pada tahun 2019 dikatakan sebagai kaum yang kelam karena banyak masalah mengenai HAM diantaranya yaitu mutu HAM mengalami kemunduran dan bahkan begitu banyak serangan terhadap pembela HAM.

Komisi Nasional (Komnas) HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah, terutama soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA). Tetapi amnesti internasional mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik. Walaupun semuanya belum terwujud secara maksimal dan masih dalam proses dan melihat bahwa ada perkembangan baik yang bisa menjadi harapan kedepannya.

Pada kasus kejahatan HAM yang telah terjadi di papua terdapat 2 kejahatan HAM yang telah diselesaikan penyelidikannya oleh Komnas HAM yaitu Kasus Wasior dan Wamena. Namun, hingga kini kasus tersebut berjalan di tempat tanpa kepastian penyelesaiannya.Isu kemiskinan, ketidaksetaraan akses ekonomi, kesehatan dan pendidikan menjadi tertutup dengan isu pemekaran daerah dan usaha kemerdekaan. Melihat hanya pada isu kemerdekaan kelompok dan ketakutan atas runtuhnya wilayah negara, tanpa melihat kewajiban negara atas HAM - yaitu kemerdekaan dari kemiskinan dan pembodohan - sama saja memastikan masalah yang sama sejak awal kemerdekaan terus ada.

Hal positif yang saya dapatkan adalah kita sebagai masyarakat juga sangat berperan penting terhadap proses penegakan HAM, kita dapat membantu hal itu dapat menjadi lebih baik dari diri sendiri dan orang yang ada di sekitar kita. Hal ini dapat menjadi indikator capaian penegakan HAM terjadi. Prinsip HAM juga sangat jelas bahwa tiada seorang pun yang boleh dilanggar kemerdekaan dan kebebasannya serta diperlakukan dengan diskriminatif. Dengan prinsip ini sudah cukup membantu untuk mengetahui hal apa yang boleh dan tidak pantas dilakukan terhadap orang lain.

2.Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa?
= Analisis saya mengenai demokrasi Indonesia yaitu Nilai-nilai yang terkandung dalam Demokrasi Indonesia merupakan nilai-nilai adat dan kebudayaan dari masyarakat Indonesia secara umum. Demokrasi ini juga pasti berdasarkan dengan Pancasila. Nila-nilai adat dan istiadat yang merupakan budaya asli dari masyarakat Indonesia pasti memiliki perbedaan. Berdasarkan perbedaan tersebut, ini membuat kebudayaan tersebut penting karena semuanya termasuk dalam kearifan budaya lokal.dalam demokrasi ini tentu saya ujungnya tetap memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mencapai musyawarah mufakat. Dengan berbagai perbedaaan itu tentu saja akan membiasakan masyarakat untuk berbuat sesuatu sesuai aturan yang berlaku dan saling menghargai pendapat orang lain untuk menyelesaikan persoalan.

Pendapat saya mengenai demokrasi Indonesia yang berketuhanan yang maha esa yaitu demokrasi berdasarkan hal ini juga sangat penting sebagai pedoman dari dalam diri masyarakat untuk melakukan sesuatu sesuai dengan ajaran agama atau tuhan sehingga meminimalisir hal-hal negatif yang dapat terjadi di masyarakat. Segala hal mengenai sistem serta perilaku dalam menyelenggarakan kenegaraan RI harus taat asas, konsisten, atau sesuai dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar Ketuhanan yang Maha Esa.

3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
= praktik demokrasi Indonesia saat ini sudah sesuai dengan aturan dalam Pancasila dan UUD 1945. Penerapannya mulai sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yang mengutamakan musyawarah mufakat. Dalam hal ini sudah banyak menjunjung dan memunculkan kesadaran terhadap nilai Hak Asasi Manusia karena ini merupakan hal-hal yang mendasar dalam demokrasi Indonesia. Konsep dasar demokrasi merupakan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
= sikap saya mengenai hal tersebut dengan memperhatikan dan waspada terhadap hal itu, memang agenda politik pada umumnya membahas mengenai kepentingan rakyat, Indonesia juga merupakan negara demokrasi dimana kedaulatan berada di tangan rakyat dan jika sering terjadi perbedaan maka akan menimbulkan penyalahgunaan. Karena tidak semua agenda politik berkaitan dengan kepentingan rakyat.
5. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
= pendapat saya mengenai hal tersebut yaitu seharusnya pihak yang memiliki kekuasaan karismatik itu tidak melakukan hal-hal yang dapat membuat rakyat menjadi bingung dengan mencoba mempermainkan emosi mereka demi mendapatkan loyalitas ataupun menjadikan rakyat menjadi tumbal, apapun itu seharusnya rakyat berhak tau tujuan dari keputusan ataupun Tindakan yang akan mereka lakukan, hal ini juga berhubungan dengan konsep hak asasi manusia bahwa seharusnya kita menghargai pendapat dan ekspresi orang lain dan tidak memaksakan sesuatu demi kebaikan beberapa pihak saja. Hal ini tentu saja akan melanggar hak asasi manusia karena mereka menyalahgunakan kekuasaan untuk tujuan yang tidak sesuai dengan keinginan rakyat sebenarnya. Demokrasi memerlukan pihak yang didalamnya terdapat sikap menghargai nilai HAM dalam masykarakat untuk mencapai tujuan bersama. Masyarakat harus tetap berhati-hati dan cerdas dalam menilai kekuasaan di era demokrasi ini.