Posts made by Nani Nuraini Nani Nuraini

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Nani Nuraini Nani Nuraini -
Nama : Nani Nuraini
NPM : 2215061032
Kelas : PSTI D

ANALISIS MATERI HAKEKAT DAN PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TIGGI

Dalam video tersebut dijelaskan beberapa poin, yaitu:
1. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan
2. Landasan Ideal dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan
3. Sumber Historis, Sosiologis, dna Politik PKN
4. Dinamika, Esensi, dan Urgensi PkN

A. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan kewarganegaraan adalah usaha terencana dalam rangka mencerdaskan
kualitas kehidupan bangsa yang ditunjukkan kepada warga negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa.

B. Landasan Ideal dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan
Dalam pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan terdapat dasar sebagai landasannya, landasan yang dimaksud adalah sebagai berikut
1. pembukaan UUD 1945
2. Batang Tubuh UUD 1945
3. UU No. 20 Tahun 1982
4. UU No. 20 Tahun 2003
5. Sk Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006

C. Sumber Historis, Sosiologis, dna Politik PKN
1. Sumber Historis
Sebuah sejarah m menjadi sebuah guru pada kehidupan. Dalam pendidikan kewarganegaraan kemudian diharapkan mahasiswa akan mendapatkan berbagai macam inspirasi yang dimana dapat digunakan untuk berpartisipasi dalam sebuah kegiatan untuk melakukan pembangunan bangsa yang dimana sesuai dengan apa yang mereka sukai dengan menghindari berbagai macam perilaku yang bernuansa untuk tidak mengulangi kembali kesalahan sejarah

2. Secara Sosiologis
Sosiologi adalah sebuah ilmu yang dimana mempelajari kehidupan antar manusia. Dari pendekatan sosiologis ini kemudian diharapkan untuk dapt melakukansebuah kajian terhadap struktur sosial, proses sosial, dan berbagai macam perubahan sosial dan berbagai masalah sosial untuk dapat diselesaikan secara bijaksana dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila.

3. Politik PKN
Sumber politis berasal dari fenomena yang dimana terjadi pada kehidupan berbangsa di Indonesia itu sendiri yang dimana tujuannya adalah agar kita mampu unutk melkaukan formulasi terhadap berbagai macam saran tentang upaya dan juga sebuah usaha yang dimana kemudian akan berguna untuk melakukan perwujudan dari kehidupan politik
yang dimana ideal dan juga sesuai dengan nilai Pancasila.

D. Dinamika, Esensi, dan Urgensi PkN
Dinamika, Esensi, dan Urgensi pendidikan Pancasila di perguruan tinggi, yaitu agar mahasiswa tidak tercerabut dari akar budayanya sendiri dan agar mahasiswa memiliki pedoman atau kaidah penuntun dalam berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan berlandaskan nilai-nilai pancasila.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Soal-1

by Nani Nuraini Nani Nuraini -
Nama: Nani Nuraini
NPM: 2215061032
Kelas: PSTI D


Analisis Soal 1

Bagaiman tanggapan mu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengintisipasi dampak negatif penyebaran hoax?
Tanggapan saya sangat disayangkan karena ini memang kelemahan teknologi media massa jaman sekarang dan masing-masing dari sifat orang yang merupakan pengguna media sosial pun tidak akan bisa kita handle karena di dunia ini ada orang yang sengaja melakukan tindakan apapun untuk mencapai apa yang ingin ia mau. Media sosial sering di salah gunakan walaupun banyak sisi positif dari media itu sendiri. Hampir seluruh orang di dunia ini menggunakan media sosial dan itu kesempatan bagi orang-orang yang ingin saling menjatuhkan orang lain melalui media sosial tersebut dengan menyebarkan berita hoax tentang orang tersebut. Apalagi tentang berita hoax di kalangan politik, sudah sangat sering terjadi berita hoax di kalangan politik di Indonesia bahkan di dunia. Sejauh yang saya tahu selama ini, banyak orang-orang dari 'media' itu sendiri pun rela mengubah informasi-informasi politik yang sudah benar adanya tetapi informasi tersebut di ubah dengan topic yang sekira nya akan mengundang khalayak pengguna media sosial semakin ramai untuk di bincangkan dari pada informasi asli nya untuk diri mereka sendiri yang mengambil banyak keuntungan. Karena ada nya hal ini, kita sebagai pengguna media sosial yang menerima berita-berita melalui medsos harusnya lebih berhati-hati dan jangan langsung percaya dengan berita tersebut, cari informasi detail nya lagi dengan benar atau bahkan langsung tanyakan dengan narasumber dalam berita tersebut agar ia langsung mengklarifikasi apa yang terjadi apakah berita tentang ia tersebut benar atau tidak.

B. Bagaimanakah pengaruh tentang pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan IPTEK yang lebih baik?
Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dapat mengacu pada beberapa jenis pemahaman. Salah satunya adalah bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Nilai IPTEK yang tidak sesuai nilai pancasila adalah pengaruh buruk dan memiliki sikap yang terbuka.
Salah satu contoh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial adalah cyberbullying yang mengarah kepada kejahatan bullying melalui akun media sosial orang lain dengan perkataan menyakitkan bahkan lebih dari itu, lalu ada berita hoax dimana-mana yang membuat kesalahpahaman bahkan fitnah kepada orang lain dengan berita palsu nya tersebut, dan masih banyak lagi pengaruh buruk lainnya. Salah satu solusi yang terpikirkan oleh saya, yaitu korban yang merasa terkena pengaruh buruk di media sosial harus segera melaporkan tindakan tidak baik itu ke platform media sosial yang ia gunakan, lalu platform yang menjadi wadah dari media sosial itu dan terjadi nya pengaruh buruk disana harus bertanggung jawab dan harus cepat tanggap untuk merespon laporan dari korban yang terkena dampak buruk dari orang lain di media sosial itu dengan memblokir berita, website, postingan, atau apapun itu yang menjadikan itu sebagai pengaruh buruk di media sosial tersebut atau bahkan bisa melaporkan kepada pihak yang berwajib akan hal itu.

C. Sikap konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju IPTEK nya, bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Saat ini Negara kita memang adalah Negara yang sedang berkembang, berbeda dari kebanyakan dari Negara lain nya yang sudah maju dan memiliki lebih banyak startup, usaha, dan produk dari Negara nya sendiri dibandingkan dengan Negara berkembang seperti kita ini. Tetapi hal ini jangan kita jadikan alasan untuk tidak maju dengan perkembangan-perkembangan teknologi dan harus berusaha mengembangkan nya khususnya untuk orang-orang di bidang IT seperti jurusan yang saya ambil ini. Dengan perkembangan teknologi di Indonesia saat ini dan banyak nya minat di bidang IT sekarang ini, menurut saya kedepan nya kita harus lebih giat lagi dan pengembangkan teknologi-teknologi dan kita perlu juga menahan produk luar negeri untuk tidak memasarkan produk nya di Negara kita agar tidak terjadi sikap konsumerisme di Negara kita, sementara itu, kita juga harus lebih mengembangkan lagi teknologi di Indonesia agar Negara kita tidak tertinggal dengan teknologi di dunia yang akan lebih canggih lagi, karena solusi yang kita ambil tadi adalah menutup pemasaran produk dari luar negeri. Jika kita tidak mengembangkan teknologi lebih jauh lagi sementara kita tidak mengimpor pemasukan produk teknologi dari luar negeri, kita akan tertinggalan jauh dengan negara lain nya. sadarkan diri, usahakan diri, tingkatkan diri, dan lampaui batas.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Jurnal

by Nani Nuraini Nani Nuraini -
Nama: Nani Nuraini
NPM: 2215061032
Kelas: PSTI D

Analisis Jurnal

PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

Pancasila adalah ideologi dasar, Pancasila terdiri dari dua kata bahasa sansekerta : panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip. Pancasila adalah pedoman hidup bangsa hasil dari pemikiran yang dilakukan oleh bangsa. Pancasila sebagai ilmu pengetahuan akan selalu berkembang, implikasi sila-sila Pancasila dalam pengembangan IPTEK, yaitu:
1. ketuhan yang maha esa
Implikasi sila pertama maksudnya adalah dengan menanamkan nilai-nilai spiritual, nilai moral, dan nilai etik sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Menanamkan sifat saling menghargai antar pemeluk agama yang berbeda-beda.
2. kemanusiaan yang adil dan beradab
Implikasi sila kedua dalam pengembangan ilmu pengetahuan maksudnya sila kemanusiaan yang adil dan beradab juga memberikan dasar-dasar moral bahwa manusia Ketika mengembangkan kemajuan IPTEK harus beradab.
3. Persatuan Indonesia
Implikasi dalam pengembangan IPTEK memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme adalah hasil dari perkembangan IPTEK, tanpa IPTEK persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud, persaudaraan dan persahabatan antar daerah terjalin. Oleh karena itu IPTEK harus dapat dikembangkan untuk memperkuat rasa persaruan.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
Implikasi dalam pengembangan pengetahuanmaksudnya setiap masyarakat harus memiliki sikap demokratis Ketika mengembangkan IPTEK. Selain itu Ketika mengembangkan IPTEK harus saling menghargai kebebasan orang lain dan memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Implikasi sila ke-lima dalam pengembangan IPTEK maksudnya adalah harus menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan berfikir dan berpengatahuan, maka pengembangan ilmu pengetahuan harus membawa perbaikan dalam hidup manusia dakehidupan masyarakat yang sejahtera.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Soal-2

by Nani Nuraini Nani Nuraini -
Nama: Nani Nuraini
NPM: 2215061032
Kelas: PSTI D


Analisis Soal 2

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Di Indonesia, paradigma landasan IPTEK adalah Pancasila. Pancasila menjadi landasan pengembangan IPTEK karena setiap nilai sila Pancasila mengandung hal-hal penting dan menunjukkan etika dalam mengembangkan IPTEK. Berikut nilai-nilai setiap sila Pancasila yang mengandung landasan pengembangan IPTEK :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini menekankan bahwa pengembangan IPTEK dimaknai sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Yang Maha Esa. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK tidak dibuat untuk mencederai keyakinan umat beragama.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus dengan cara-cara yang berperikemanusiaan dan tidak merugikan manusia individual maupun umat manusia yang sekarang maupun yang akan datang agar bisa menyejahterakan manusia.
3. Sila Persatuan Indonesia
Sila ini mengingatkan agar pengembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Sila ini menekankan agar membuka kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Harapan saya mengenai pemimpin, warganegara, serta ilmuwan yang berjiwa pancasialis adalah yang mampu mengerti benar akan hakikat pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Sehingga dengan begitu, semua kebijakan yang diambil kelak akan berpedoman pada ideologi Bangsa. Pemimpin hingga ilmuwan harus memiliki lima karakteristik sebagaimana yang terkandung dalam Lima sila yang terdapat dalam Pancasila.
1. Keimanan sebagaimana yang terkandung dalam sila pertama Pancasila, yang mewajibkan setiap warga negara untuk mengakui Tuhan Yang Maha Esa sebagai Pencipta dan tujuan akhir dalam hati, ucapan, dan perilakunya.
2. Pembelaan terhadap hak asasi manusia sebagaimana termaksud dalam sila kedua Pancasila, yang menyerukan kepada setiap warga negara untuk membela harkat dan martabat manusia atau berperilaku adil dan beradab terhadap orang lain.
3. Nasionalisme, yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila yang menyatakan bahwa setiap warga negara harus memiliki nasionalisme.
4. Mendengarkan rakyat, sebagaimana terkandung dalam sila keempat Pancasila yang menekankan nilai-nilai kemasyarakatan.
5. Adil, sebagaimana yang terkandung dalam sila kelima pada Pancasila yang menekankan pada nilai keadilan, yaitu tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.