Nama: Nani Nuraini
NPM: 2215061032
Kelas: PSTI D
PRETEST - Analisis Video
Ketahanan nasional menggambarkan situasi di mana suatu negara memiliki kesiapan dan kapabilitas untuk melindungi kepentingan nasionalnya dari berbagai ancaman dan tantangan. Perwujudan ketahanan nasional meliputi dua aspek, yaitu aspek alamiah dan aspek sosial. Aspek alamiah mencakup kekayaan sumber daya alam, keberlanjutan lingkungan hidup, dan infrastruktur yang tangguh dan kuat. Sementara itu, aspek sosial melibatkan masyarakat yang peduli, bersatu, dan solidaritas, serta terciptanya stabilitas politik dan keamanan di dalam negeri.
Ancaman terhadap ketahanan nasional bisa berasal dari tiga unsur, yaitu dari dalam negeri, luar negeri, dan unsur manca gatra.
Ancaman internal melibatkan situasi konflik sosial, gerakan separatis, radikalisme, dan korupsi di dalam negeri. Ancaman ini berasal dari aktor atau kelompok yang beroperasi di dalam batas wilayah negara tersebut dan memiliki potensi mengganggu stabilitas dan keutuhan negara.
Ancaman eksternal terdiri dari konflik wilayah yang melibatkan negara lain, serangan militer dari luar, upaya perang informasi yang ditujukan untuk mempengaruhi opini publik dan kebijakan negara, serta kebijakan ekonomi yang merugikan yang dilakukan oleh negara asing. Ancaman ini bisa mengancam kedaulatan dan kepentingan nasional negara yang bersangkutan.
Ancaman transnasional atau unsur manca gatra mencakup tantangan global yang melintasi batas-batas negara, seperti perubahan iklim yang dapat memicu bencana alam, terorisme yang melintasi negara-negara, perdagangan ilegal yang mencakup perdagangan manusia, narkoba, dan senjata ilegal, serta kejahatan siber yang terkait dengan serangan cyber dan pencurian data sensitif. Ancaman ini memerlukan kerjasama antarnegara dalam penanganannya karena sifatnya yang lintas batas.
Dalam menghadapi ketiga jenis ancaman ini, negara perlu mengembangkan strategi yang holistik dan terintegrasi untuk memperkuat ketahanan nasionalnya. Ini melibatkan upaya penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perlindungan lingkungan hidup, serta diplomasi dan kerja sama internasional untuk mengatasi tantangan berskala global.
NPM: 2215061032
Kelas: PSTI D
PRETEST - Analisis Video
Ketahanan nasional menggambarkan situasi di mana suatu negara memiliki kesiapan dan kapabilitas untuk melindungi kepentingan nasionalnya dari berbagai ancaman dan tantangan. Perwujudan ketahanan nasional meliputi dua aspek, yaitu aspek alamiah dan aspek sosial. Aspek alamiah mencakup kekayaan sumber daya alam, keberlanjutan lingkungan hidup, dan infrastruktur yang tangguh dan kuat. Sementara itu, aspek sosial melibatkan masyarakat yang peduli, bersatu, dan solidaritas, serta terciptanya stabilitas politik dan keamanan di dalam negeri.
Ancaman terhadap ketahanan nasional bisa berasal dari tiga unsur, yaitu dari dalam negeri, luar negeri, dan unsur manca gatra.
Ancaman internal melibatkan situasi konflik sosial, gerakan separatis, radikalisme, dan korupsi di dalam negeri. Ancaman ini berasal dari aktor atau kelompok yang beroperasi di dalam batas wilayah negara tersebut dan memiliki potensi mengganggu stabilitas dan keutuhan negara.
Ancaman eksternal terdiri dari konflik wilayah yang melibatkan negara lain, serangan militer dari luar, upaya perang informasi yang ditujukan untuk mempengaruhi opini publik dan kebijakan negara, serta kebijakan ekonomi yang merugikan yang dilakukan oleh negara asing. Ancaman ini bisa mengancam kedaulatan dan kepentingan nasional negara yang bersangkutan.
Ancaman transnasional atau unsur manca gatra mencakup tantangan global yang melintasi batas-batas negara, seperti perubahan iklim yang dapat memicu bencana alam, terorisme yang melintasi negara-negara, perdagangan ilegal yang mencakup perdagangan manusia, narkoba, dan senjata ilegal, serta kejahatan siber yang terkait dengan serangan cyber dan pencurian data sensitif. Ancaman ini memerlukan kerjasama antarnegara dalam penanganannya karena sifatnya yang lintas batas.
Dalam menghadapi ketiga jenis ancaman ini, negara perlu mengembangkan strategi yang holistik dan terintegrasi untuk memperkuat ketahanan nasionalnya. Ini melibatkan upaya penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perlindungan lingkungan hidup, serta diplomasi dan kerja sama internasional untuk mengatasi tantangan berskala global.