Nama: Mudrikah Rihadhatul Aisy
NPM: 2216031022
Kelas: Reguler B
Prodi: S1 Ilmu Komunikasi
Analisis Soal
1. bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakkan HAM dan berikan analisismu secara jelas? hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
isi artikel ini membahas tentang penegakkan HAM di Indonesia. disebtukan bahwa penegakkan HAm di Indonesia masih buruk pada tahun 2019. kendati demikian, masih ada beberapa perkembangan baik yang dapat menjadi harapan kedepannya. indonesia terus melakukan beberapa langak reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. hal positif yang saya ambil adalah, saya mengetahui bahwa rakyat merupakan komponen paling penting dalam penegakkan HAM. selain itu, saya mengetahui prinsip penegakkan HAM, yaitu tiada seorangpun yang boleh dilanggar kemerdekaan dan kebebasannya serta diperlakukan diskriminatif.
2. berikan analisismu mengenai demokrasi indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa?
demokrasi yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat asli masyarakat indonesia memang baik, salah satunya mengutamakan musyawarah. pada prinsip demokrasi, pemerintah perlu mendengarkan suara rakyat dalam mengambil keputusan dengan mengutamakan kesejahteraan rakyat. namun, perlu di pilah-pilih lagi adat istiadat yang akan digunakan untuk menyesuaikan prinsip demokrasi, karena mungkin saja ada yang bertentangan. prinsip demokrasu yang berke-Tuhanan Yang Maha Esa juga baik, karena prinsip ini mengutamakan persatuan setiap bagian masyarakat meskipun memiliki perbedaan agama. dan perlu ditekankan, bahwa tidak boleh mendiskriminasi kaum minoritas untuk menjaga keutuhan bangsa.
3. bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai HAM?
belum sesuai, karena masih banyak kasus yang menunjukkan pelanggaran HAM, baik yang tergolong ringan sampai yang berat. prinsip demokrasi indonesia saat ini menurut saya masih belum memenuhi pancasia, salah satunya pancasila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. dimana masih banyak daerah yang tertinggal secara perekonomian dan pendidikan. selain itu, masih banyak kasus penegakkan hukum yang bersifat tumpul ke atas dan tajam ke bawah. contohnya kasus anak pejabat pajak yang viral akhir-akhir ini. pelanggaran HAM pun sering terjadi di Indonesia. contohnya di Papua dimana mereka masih dianggap berbeda karena warna kulit.
4. bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
saya sangat menyayangkan hal tersebut. karena seharusnya wakil rakyat benar-benar mewakili suara rakyat yang membutuhkan pertolongan untuk mensejahterakan kehidupannya. menurut saya, perlu adanya penegakkan hukum yang seadil-adilnya untuk rakyat indonesia. apabila anggota parlemen tersebut mengadakan agenda politik yang tidak ada sangkut pautnya bagi kesejahteraan rakyat, maka anggota parlemen tersebut perlu diperiksa dan apabila terbukti bersalah, maka harus dilepas jabatannya. karena kekayaan negara harus digunakan untuk kesejahteraan rakyat.
5. bagaimanakah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep HAM pada era demokrasi dewasa saat ini?
sangat tidak baik, karena pada prinsip demokrasi, seharusnya pemimpin dipilih berdasarkan suara rakyat, tidak secara turun temurun dengan syarat tertentu. apalagi menggunakan loyalitas rakyat untuk tujuan yang tidak jelas, itu sangat salah. seharusnya pemerintah yang bekerja untuk kesejahteraan rakyat, bukan sebaliknya. selain itu, hal itu tidak sesuai dengan konsep HAM saat ini, dimana setiap individu berhak mendapatkan kemerdekaan, kebebasan, serta tidak dibatasi untuk berpendapat. jika hal tersebut dilakukan, maka tidak memenuhi konsep HAM pada era demokrasi saat ini. karena hal tersebut bisa saja membatasi pergerakan dan kebebasan rakyat untuk berpendapat, serta memaksa rakyat untuk tunduk secara paksa.
NPM: 2216031022
Kelas: Reguler B
Prodi: S1 Ilmu Komunikasi
Analisis Soal
1. bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakkan HAM dan berikan analisismu secara jelas? hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
isi artikel ini membahas tentang penegakkan HAM di Indonesia. disebtukan bahwa penegakkan HAm di Indonesia masih buruk pada tahun 2019. kendati demikian, masih ada beberapa perkembangan baik yang dapat menjadi harapan kedepannya. indonesia terus melakukan beberapa langak reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. hal positif yang saya ambil adalah, saya mengetahui bahwa rakyat merupakan komponen paling penting dalam penegakkan HAM. selain itu, saya mengetahui prinsip penegakkan HAM, yaitu tiada seorangpun yang boleh dilanggar kemerdekaan dan kebebasannya serta diperlakukan diskriminatif.
2. berikan analisismu mengenai demokrasi indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa?
demokrasi yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat asli masyarakat indonesia memang baik, salah satunya mengutamakan musyawarah. pada prinsip demokrasi, pemerintah perlu mendengarkan suara rakyat dalam mengambil keputusan dengan mengutamakan kesejahteraan rakyat. namun, perlu di pilah-pilih lagi adat istiadat yang akan digunakan untuk menyesuaikan prinsip demokrasi, karena mungkin saja ada yang bertentangan. prinsip demokrasu yang berke-Tuhanan Yang Maha Esa juga baik, karena prinsip ini mengutamakan persatuan setiap bagian masyarakat meskipun memiliki perbedaan agama. dan perlu ditekankan, bahwa tidak boleh mendiskriminasi kaum minoritas untuk menjaga keutuhan bangsa.
3. bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai HAM?
belum sesuai, karena masih banyak kasus yang menunjukkan pelanggaran HAM, baik yang tergolong ringan sampai yang berat. prinsip demokrasi indonesia saat ini menurut saya masih belum memenuhi pancasia, salah satunya pancasila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. dimana masih banyak daerah yang tertinggal secara perekonomian dan pendidikan. selain itu, masih banyak kasus penegakkan hukum yang bersifat tumpul ke atas dan tajam ke bawah. contohnya kasus anak pejabat pajak yang viral akhir-akhir ini. pelanggaran HAM pun sering terjadi di Indonesia. contohnya di Papua dimana mereka masih dianggap berbeda karena warna kulit.
4. bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
saya sangat menyayangkan hal tersebut. karena seharusnya wakil rakyat benar-benar mewakili suara rakyat yang membutuhkan pertolongan untuk mensejahterakan kehidupannya. menurut saya, perlu adanya penegakkan hukum yang seadil-adilnya untuk rakyat indonesia. apabila anggota parlemen tersebut mengadakan agenda politik yang tidak ada sangkut pautnya bagi kesejahteraan rakyat, maka anggota parlemen tersebut perlu diperiksa dan apabila terbukti bersalah, maka harus dilepas jabatannya. karena kekayaan negara harus digunakan untuk kesejahteraan rakyat.
5. bagaimanakah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep HAM pada era demokrasi dewasa saat ini?
sangat tidak baik, karena pada prinsip demokrasi, seharusnya pemimpin dipilih berdasarkan suara rakyat, tidak secara turun temurun dengan syarat tertentu. apalagi menggunakan loyalitas rakyat untuk tujuan yang tidak jelas, itu sangat salah. seharusnya pemerintah yang bekerja untuk kesejahteraan rakyat, bukan sebaliknya. selain itu, hal itu tidak sesuai dengan konsep HAM saat ini, dimana setiap individu berhak mendapatkan kemerdekaan, kebebasan, serta tidak dibatasi untuk berpendapat. jika hal tersebut dilakukan, maka tidak memenuhi konsep HAM pada era demokrasi saat ini. karena hal tersebut bisa saja membatasi pergerakan dan kebebasan rakyat untuk berpendapat, serta memaksa rakyat untuk tunduk secara paksa.