Posts made by Fauza Subhan Irawan

Nama : Fauza Subhan Irawan
NPM : 2216031086
Kelas : Reguler B
Prodi : S1 : Ilmu Komunikasi

a. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Artikel yang berjudul “Refleksi 2019: awan gelap untuk HAM di Indonesia” ini berisi tentang HAM yang tidak benar-benar dijalankan oleh pemerintah dengan beberapa alasan yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Uraian seperti penyebab yang dijelaskan dalam artikel ini, dapat memberikan pemahaman kepada kita bahwa kekurangan-kekurangan itu lah yang menyebabkan HAM mengalami kemunduran. Pemerintah juga harusnya memperbaiki kesalahan tersebut agar Hak Asasi Manusia di Indonesia dapat ditegakkan. Pada artikel ini juga menerangkan catatan kejadian masa lalu yang tidak sesuai dengan HAM. Hal positif yang dapat saya ambil adalah Indonesia sangat terus berupaya dalam melakukan reformasi guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik dengan meratifikasi hamir semua perjanjian HAM internasional. Di samping itu, Kembalinya mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara turut berpengaruh dalam penegakkan HAM di Indonesia.

b. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Demokrasi Indonesia harus dijalankan oleh setiap masyarakat di Indonesia. Indonesia memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya, dengan memiliki berbagai suku, bahasa, agama, dan tradisi lokal yang memiliki keunikan masing-masing. Prinsip pada demokrasi yaitu harus mampu menghormati keragaman budaya yang ada. Dengan menerapkan prinsip Bhineka Tunggal Ika yang sudah ada sejak dulu ini da[at mendorong terjadinya keharmonisan. Selain itu, prinsip-prinsip yang baik haruslah terdiri atas penghormatan dan erlindungan terhadap HAM. Nilai-nilai adat istiadat asli masyarakat Indonesia seringkali menekankan pentingnya menghormati martabat, kebebasan, dan hak-hak setiap individu. Konsep seperti gotong royong dam keadilan sosial dapat digabungkan dengan prinsip-prinsip demokrasi untuk memastikan perlindungan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia di Indonesia. Pendapat saya mengenai “Berke-Tuhanan yang Maha Esa” tidak dapat diartikan sebagai penekanan pada hanya satu agama atau keyakinan tertentu. Karena di Indonesia dalam konteks demokrasi, bahwa prinsip ini menekankan negara ini mengakui keberadaan Tuhan yang Maha Esa dan menghormati keragaman agama.

c. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Menurut pendapat saya, tidak semua praktik demokrasi Indonesia sudah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia. Karena pada pasal 28E ayat yang dikaitkan dengan kasus Bima, seorang WNI kelahiran Lampung yang sedang merantau ke Australia ini sudah menjelaskan pendapat dia ke khalayak publik, tetapi pemerintah yang ia berikan kritik tersebut merespon dengan yang tidak sesua dengan konstitusi yang ada, walaupun memang terdapat perkataan yang tidak seharusnya dilontarkan, namun reaksi mereka sangat berlebihan. Selain itu, pada kasus Hak Asasi perempuan meski terdapat kemajuan tetapi masih ada tantangan dalam mengatasi kekerasan berbasis diskriminasi gender dan membatasi akses terhadap kesehatan dan pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah perlu adanya program penegakkan HAM, supaya setiap individu diperlakukan secara setara dan tidak ada pembeda diantara mereka.

d. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Seharusnya sebagai anggota parlemen, mereka lebih mementingkan rakyatnya daripada diri mereka sendiri. Karena pada dasarnya, mereka dipilih atas keinginan rakyat dan rakyat sudah memercayai mereka untuk melaksanakan kewajiban mereka dalam mengayomi masyarakat. Dalam sebuah demokrasi yang berfungsi dengan baik, sebagai anggota parlemen diharapkan mewakili suara rakyat dan menjalankan tanggung jawab mereka dengan integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Mereka harus berkomitmen dalam bekerja demi kepentingan publik. Maka dari itu, sikap saya adalah dengan menyuarakan pendapat saya dengan berkomentar di suatu platform digital, entah itu di website resmi maupun di media sosial atau meedia ketiga dalam menyampaikan pesan. Seperti contohnya pada kasus Bima.

e. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Pendapat saya adalah bahwa hal tersebut merupakan isu yang serius dalam konteks HAM dan demokrasi saat ini. Sebagai pemimpin seharusnya bertanggung jawab, beroperasi, dan harus mematuhi prinsip-prinsip demokrasi, perlindungan hak asasi manusia, dan keadilan. Ketika seorang pemimpin memanfaatkan kharisma, tradisi atau suatu agama tertentu untuk tujuan yang tidak jelas, maka hal ini dapat menyebabkan kekacauan yang disebabkan oleh perbedaan suatu kebudayaan atau agama. Dalam hubungannya dengan konsep HAM di era demokrasi dewasa saat ini, penting bagi kita untuk berpikir kritis, terinformasi, dan berpartisipasi aktif dalam politik. Dengan memahami konsep HAM dan prinsip-prinsip demokrasi kita dapat menyadarkan pemerintah bahwa kekuasaan tidak disalahgunakan dan bahwa HAM harus menjadi prioritas dalam menjalankan pemerintahan yang demokratis dan adil.
Nama : Fauza Subhan Irawan
NPM : 2216031086
Kelas : Reguler B
Prodi : S1 Ilmu Komunikasi

Jawaban
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Setiap negara yang berdekatan dengan negara lain pasti mempunyai daerah perbatasan sesuai kesepakatan antara negara yang bertetangga. Dalam hal ini adalah Indonesai dengan Timor Leste, kedua negara tersebut harus mempunyai kesepakatan yang jelas tentang batas negara mereka. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pembangunan apalagi yang dekat dengan perbatasan apabila belum jelas peraturannya. Selain itu, berbeda persepsi juga dapat menimbulkan konflik, pada kasus ini adalah persepsi tentang “zona netral”. Indonesia mengartikan zona tersebu sebagai zona yang belum ditetapkan kepemilikannya oleh Indonesia maupun Timor Leste. Namun di lain sisi, Timor Leste menganggap zona tersebut sebagai zona miliknya yang digunakan oleh PBB sebagai kawasan koordinasi keamanan antara TNI dengan PBB. Jadi, semua hal harus ditetapkan sesuai kesepakatan karena akan timbul konflik yang dapat merugikan masyarakat di kedua negara tersebut, bukan hanya tentang hukum perbatasan atau keamanan tetapi akan merambah kepada sosial-budaya hingga bisa menjadi masalah internasional.
Hal positifnya adalah bahwa masyarakat dari kedua negara tersebut sangat membela negara mereka masing-masing atau dapat dikatakan tingkat cinta tanah airnya sangat tinggi. Mereka tidak menginginkan tanah asalnya dirusak oleh negara lain.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Hakikat wawasan nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia dan konsepsi wawasan nusantara memiliki tujuan untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di antara keragaman budaya yang ada. wawasan nusantara tidak hanya berkaitan dengan tentang perbatasan geografis negara, tetapi juga berkaitan dengan kesatuan politik, ekonomi, kebudayaan, sama pertahanan dan keamanan negara.
Alasan mengapa wawasan nusantara penting, ya karena wawasan nusantara dijadikan sebagai tonggak dalam menjaga kesatuan NKRI. Jika masyarakat Indonesia tidak memahami konsepsi wawasan nusantara, maka akan terjadi perbedaan persepsi dalam menentukan batas-batas wilayah. Seperti yang sudah dijelaskan dalam jurnal, konflik antara Indonesia dengan Timor Leste terjadi karena salah satu pihak melakukan pembangunan di wilayah yg merupakan wilayah netral.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Konsepsi wawasan nusantara dapat mencegah timbulnya konflik dengan cara memahami aspek-aspek penting dalam konsepsi wawasan nusantara. Misalnya memahami batas-batas wilayah negara agar mencegah timbulnya konflik karena kesalahpahaman. Salah satu contohnya yaitu dengan adanya peningkatan keamanan di wilayah perbatasan, supaya konflik di wilayah perbatasan dapat ditekan.
Nama : Fauza Subhan Irawan
NPM : 2216031086
Kelas : Reguler B
Prodi : S1 Ilmu Komunikasi

Menganalisis video youtube yang berjudul “Geopolitik Indonesia”

Geopolitik adalah sebuah disiplin ilmu yang menyangkut pengaturan negara dan selalu melibatkan faktor geografis dari suatu wilayah atau tempat di mana suatu bangsa berada. Berbagai teori Geopolitik telah dikembangkan, antara lain oleh Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, Alfred Thayer Mahan, Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller. Di Indonesia, konsep Geopolitik didasarkan pada Pancasila sebagai ideologi nasional yang menjadi dasar pertimbangan dalam kebijakan politik nasional. Ir. Soekarno memperkenalkan Teori Geopolitik di Indonesia pada sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945.
Konsep Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia bertujuan untuk membangun kesatuan bangsa dan menjaga keutuhan wilayah Indonesia. Kehidupan bernegara dalam konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia mencakup kesatuan politik, hukum, sosial-budaya, pertahanan, dan keamanan. Wilayah Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia serta di antara Benua Asia dan Australia.
Kesimpulannya, Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik dan wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan pulau yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia serta di antara Benua Asia dan Australia. Keunggulan bangsa Indonesia antara lain : 1. Jumlah dan potensi pendudukanya cukup besar, 2. Memiliki keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya, 3. Letak wiayah yang strategis, dan masih banyak lagi.