Kiriman dibuat oleh Muhammad Ridho Harjanto

Nama: Muhammad Ridho Harjanto
NPM: 2216031024
Kelas: Reguler B
Prodi: S1 Ilmu Komunikasi

Supremasi hukum
Demokrasi dan demokratitasi seiring berjalannya waktu reformasi memberikan tugas yang besar bagi hukum. Demokrasi tersebut tidak bisa diatasi dengan penetapan hukum masa lalu di bawah pemerintahan yang otoriter dan terpusat. Partisipasi masyarakat secara langsung dan penuh serta pengawasan terhadap berbagai badan dan lembaga diperkuat baik itu Legislatif, eksekutif, dan yudikatif menghadapi tantangan yang sama. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika juga menuntut diwujudkannya dengan sebaik-baiknya. Pada masa lalu, sentralisme yang otoriter membungkam keberagaman tersebut, sehingga Pluralisme hukum tampak seperti sebuah tantangan. Upaya peningkatan kesejahteraan rakyat, pengentasan kemiskinan, pengangguran dan lain-lain sangat erat kaitannya dengan roda perekonomian, oleh karena itu peran hukum dalam bentuk berbagai peraturan tidak dapat diabaikan sama sekali. Hukum harus menjadi tulang punggung ekonomi, bukan dipandang sebagai hambatan.

Pertahanan kita bukanlah alat-alat perang, bukan sains, dan bukan bersembunyi di ruang bawah tanah. Pertahanan kita adalah hukum dan keteraturan. (Albert Einstein).

Komunikasi B Genap 2023 -> POST TEST

oleh Muhammad Ridho Harjanto -
Nama: Muhammad Ridho Harjanto
NPM: 2216031024
Kelas: Reg B

1. Filsafat wayang yang ditetapkan sebagai program studi yang dan masuk kurikulum dalam Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada Fakultas Filsafat, menurut ku hal ini bagus dalam mengembangkan momentum atau langkah awal bagi pengembangan Filsafat Nusantara yang memiliki makna besar untuk terbangunnya identitas bangsa yang kuat, dan hal positif yang dapat diambil ternyata kita punya sesuatu hal yang berharga dalam membangun identitas bangsa yang perlu dibanggakan yaitu wayang yang bisa dijadikan mengembangan filsafat yang akan memberi inspirasi bangsa Indonesia dalam lebih bermartabat dalam lingkup internasional.
2. Menurut saya kita harus melestarikan budaya budaya contohnya saja wayang yang harus kita banggakan, karena itulah identitas bangsa dan Negara kita yang bisa menjadi ciri khas internasional seharusnya kita bisa lebih baik lagi dalam memandang budaya yang kita punya dan tidak melupakannya jangan terlalu termakan budaya budaya orang luar saja.
3. Melaksanakan kewajiban terlebih dahulu baru mendapatkan hak yang setimpal, dan melaksanakannya harus sesuai dengan norma dan pancasila, yaitu dengan kesadaran dan penuh tanggung jawab atas hal apa yang kita lakukan dalam melakukan kewajiban atau melaksanakan hak yang kita dapat sebagai warga negara, dimulai dengan kesadaran diri terlebih dahulu masing masing individu, itu bisa merubah menjadi lebih baik lagi.