གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Devina Oktika Sari

Komunikasi C genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Devina Oktika Sari གིས-
Nama: Devina Oktika Sari
NPM: 2256031043
Kelas: Paralel (Man A)

Indonesia sudah terbagi menjadi 4 Republik, diantaranya:
1).Diproklamasikan pada 17 agustus dan Konstitusi disahkan 18 agustus
2). Republik yang diubah menjadi RIS
3). Negara Kesatuan dengan konstitusinya UUDS 1950
4). Pada 1959 kembali diberlakukan lagi UUD 1945 dengan perubahan, yaitu ketika 18 Agustus 1945 tidak ada penjelasan namun ketika disahkan kembali dengan Dekrit Presiden 5 Juni 1959 ada penjelasan yang terlampir.

Setelah masa reformasi, yang dijadikan pegangan sekarang adalah naskah UUD 1959 versi 5 Juli 1959 dan ditambah dengan 4 lampiran (perubahan 1,2,3 dan 4).
Sesuai dengan kesepakatan 1999 bahwa setuju dengan mengadakan perubahan UUD dengan catatan salah satunya mengadakan perubahan dengan metode adendum (lampiran).
Dimana lampiran tersebut terdiri dari naskah sendiri lalu terdapat naskah utama/orisinal yaitu Undang-Undang Dasar versi 1959 yang dibelakangnya ada penjelasan lalu ditambah lampiran 1,2,3 dan 4.
Seperti diaturan tambahan Pasal 2 1945 terdiri atas pembukaan dan pasal-pasal.

Namun dari segi kesepakatan dapat ditafsirkan penjelasan tersebut masih ada sebagai dokumen tetapi terdapat kesepakatan kedua yaitu pada tahun 1999 materi yang terkandung dalam penjelasan UUD 1945 dimasukkan ke pasal Undang-Undang Dasar.

Komunikasi C genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Devina Oktika Sari གིས-
Nama : Devina Oktika Sari
NPM: 2256031043
Kelas: Paralel (Man A)

Negara dan bangsa Indonesia sejak awalnya proklamasi kemerdekaan sampai sekarang sudah banyak memiliki pengalaman. Dari banyaknya pengalaman tersebut lah bangsa Indonesia mengalami berbagai macam perubahan. Di masa awal Indonesia merdeka, identitas nasional ditandai oleh bentuk fisik dan kebijakan umum bagi seluruh rakyat Indonesia.

Identitas sendiri adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah identitas sosial-budaya. Seperti halnya identitas kita pada saat ini, menunjukkan gambaran yang tidak tunggal tetapi sangat plural yaitu dimana kita tidak lagi hanya dibatasi pada perbedaan etnis, profesi, latar belakang pendidikan, serta asal usul daerah namun, justru lebih menunjuk persoalan kepentingan-kepentingan
yang dimana hal tersebut dapat menyatukan identitas tersebut. Kesadaran nasional selanjutnya yaitu adanya integrasi nasional yang mampu memelihara dan mengembangkan harga diri bangsa, harkat dan martabat bangsa sebagai upaya melepaskan bangsa dari subordinasi (ketergantungan, ketertundudukan, keterhinaan) terhadap bangsa asing. Pada suatu sisi integrasi terbentuk kalau ada identitas yang mendukungnya, integrasi nasional terjadi juga akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik yang bersifat ideologis, ekonomis maupun sosial.

Berdasarkan beberapa gambar tersebut maka konsep tentang integrasi nasional sangat penting untuk strategi bangsa Indonesia yang dimana pada dasarnya menyatukan visi dan misi di antara sejumlah kepentingan dan identitas masing-masing anggota masyarakat berlatar belakang kebudayaan yang kompleks.