Posts made by Farhan Muhammad Farhan Murtadho

Muhammad Farhan Murtadho
2215011075

Saat ini segala bidang kehidupan telah dapat berkembang pesat, perkembangan ini seiring dengan perkembangan pendidikan dari tradisional menuju modern, perkembangan ini secara otomatis menuntut masyarakat menuju globalisasi. Alasan utama yang paling terasa
Perubahan tersebut dari segi teknologi informasi, perkembangan teknologi ini telah menyebabkan perubahan yang begitu besar dalam kehidupan masyarakat.
peradaban dan budaya. Perubahan ini juga berdampak besar pada dunia pendidikan. Terutama orang, budaya dan
adat timur seperti Indonesia. Saat ini di Indonesia kita dapat melihat bahwa dampak perkembangan teknologi sangat mempengaruhi aspek pendidikan di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Jika hal ini tidak dilandasi dengan nilai-nilai pembangunan Pancasila maka akan banyak dampak negatifnya, seperti perkembangan teknologi yang melahirkan televisi dan handphone, yang telah menyebar merata ke desa dan kota, semua positif atau. negatif Informasi mudah diakses oleh masyarakat, menyebabkan pola hidup dan pola pikir masyarakat lambat laun berubah, terutama dalam hal pendidikan. Hal ini menyoroti akar permasalahan, dimana perkembangan teknologi informasi mempengaruhi nilai-nilai pancasila yang menjadi pedoman hidup masyarakat Indonesia.
Muhammad Farhan Murtadho
2215011075

Seperti yang kita ketahui, Pancasila adalah dasar negara atau prinsip dasar negara menurut pembukaan UUD 1945. Nilai-nilai Pancasila meliputi 3 hal yaitu:
Nilai inti, nilai instrumental dan nilai praktis.

Untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan meningkatkan martabat manusia, orang mulai mengintegrasikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jika manusia saat ini menginginkan kemakmuran dalam hidupnya, ia harus memiliki kedua komponen tersebut. Ilmu pengetahuan dan teknologi ini memungkinkan orang untuk melakukan hal-hal yang melampaui batas mereka. Namun perlu ditekankan bahwa pemanfaatan iptek harus digunakan dengan sebaik-baiknya tanpa menyimpang dari tujuan diciptakannya iptek. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah jiwa atau ruh yang dapat dijadikan landasan untuk mencegah manusia menyalahgunakan iptek yaitu jarak sosial.

Menjadikan semangat pembangunan pancasila juga dapat dibedakan menjadi lima hal, yaitu:
1. Martabat manusia harus dihormati dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mempengaruhi manusia, 2. Ilmu pengetahuan dan teknologi harus meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekarang dan di masa depan. 3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berkontribusi pada perluasan komunitas manusia secara lokal, nasional, dan global. 4. Ilmu pengetahuan dan teknologi harus tersedia untuk umum dan berdampak langsung pada kondisi kehidupan masyarakat. 5. Sains dan teknologi harus membantu menciptakan masyarakat yang lebih adil.
Nama : Muhammad Farhan Murtadho
NPM : 2215011075

A. mengawasi sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Jawab:
Etika perilaku politik saat ini belum sepenuhnya selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan masih banyak terjadi penyimpangan dan kontradiksi dari nilai-nilai Pancasila yang diusung oleh para elit politik itu sendiri. Ia memperlakukan layanan secara adil dan merata, tidak mendengarkan atau mengakomodasi aspirasi masyarakat, dan tidak memiliki transparansi antara masyarakat dan elit politik. Dengan membuat kebijakan yang tidak memperhitungkan penggunaan anggaran negara dan keadaan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi paradigma pemerintah cacat dan banyak orang yang tidak mempercayai pejabat pemerintah. Karena itu, sistem etika politik saat ini tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Isu ini tidak diragukan lagi merupakan isu kunci bagi pemerintah yang ingin mengembalikan fungsi dan tujuan birokrasi.

B. Etika selalu terkait dengan masalah sehingga menjadi perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan masalah nilai (baik atau buruk). etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Jawab:
Etika generasi muda yang saya tinggali saat ini sangat berbeda. Sebelum memasuki dunia perkuliahan, saya belajar di tempat yang etikanya ketat bagi semua orang. Dalam hal ini, saya berada dalam lingkungan etika positif. Namun, sebagian orang merasa sulit untuk menerapkan etika yang baik. Namun, setelah memasuki dunia perkuliahan, saya banyak bertemu dengan anak-anak muda. Sebagian besar etika generasi muda saat ini sangat mengkhawatirkan. Generasi muda yang semakin lama semakin terkikis tidak mencerminkan etika dan nilai-nilai yang dianut masyarakat Indonesia. Inilah yang disebut dengan kebusukan moral. Dekadensi moral adalah suatu bentuk perubahan sosial dimana kondisi moral semakin berkurang atau tergerus, jauh dari mencerminkan etika dan nilai-nilai yang dianut masyarakat Indonesia. Dekadensi moral terlihat pada generasi muda saat ini, yaitu pergaulan bebas, tawuran, miras dan narkoba. , dll. Kerusakan moral yang sedang berlangsung dapat diatasi dengan berbagai solusi. Berikut adalah solusi untuk mengatasi kerusakan moral:

1. Pengawasan dan perhatian penuh orang tua. Orang tua memegang peranan penting dalam mendidik, membimbing dan menanamkan prinsip-prinsip moral yang relevan dengan kegiatan anak-anaknya.
2. Pendidikan karakter anak sejak dini. Pendidikan karakter sangat penting untuk diajarkan kepada anak-anak. Karena ini bisa menjadi akar kehidupan. Pendidikan karakter yang paling dasar menyangkut moralitas, etika dan moralitas seperti kejujuran, sopan santun, religi, toleransi dan cinta tanah air.
3. Penuntutan pidana yang kuat terhadap para penjahat. Hukum merupakan salah satu penopang kehidupan masyarakat. Hukum memiliki fungsi penting dalam melindungi dan melindungi kepentingan manusia. Jika hukum mudah dimanipulasi, negara ini akan semakin hancur. Dan semakin banyak kejahatan yang terjadi.
4 Meningkatkan atau memperdalam pendidikan moral dan agama. Ketika seseorang memiliki pemahaman, prinsip, dan pengetahuan agama yang kuat. Karena itu, etika dan moral mereka dijaga dengan baik.
Nama : Muhammad Farhan Murtadho
NPM : 2215011075

"
Penanaman Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Media Massa Terhadap Kejahatan Pers di INDONESIA" Pengajaran.
Dasar negara Indonesia
adalah Pancasila, maka
tujuan yang ingin dicapai oleh
negara Indonesia adalah masyarakat berdasarkan Pancasila.

Karena masyarakat terus berkembang, tidak menutup kemungkinan terjadi perubahan, termasuk nilai-nilai yang ada. Akibat perkembangan teknologi, segala bentuk telekomunikasi dapat terjadi tanpa mengenal waktu, sehingga arus filosofis, ideologis dan budaya mudah dirasakan oleh berbagai kelompok masyarakat dan mempengaruhi nilai-nilai mereka.

Pengertian media massa berasal dari kata 'media' yang berarti alat atau sarana. Kata "massa" berarti agregat, majemuk, menerbitkan. Istilah “media massa” merupakan wahana formal, saluran sebagai sarana komunikasi penyebaran berita kepada masyarakat luas. Sebuah badan yang disebut pers bertanggung jawab atas penyebaran konten media massa di media. Pengertian pers dapat dijelaskan dalam arti sempit dan luas seperti yang dijelaskan oleh Oemar Seno Adji:

a. Pers dalam arti sempit
meliputi gagasan penyiaran,
gagasan berita dalam
tulisan.
B. Pelaporan dalam arti luas mencakup semua media massa komunikatif yang menyampaikan pikiran dan perasaan baik dalam bahasa tulis maupun lisan.

Penggunaan media massa adalah penggunaan berbagai bentuk media massa, baik cetak maupun elektronik, untuk tujuan tertentu. Penggunaan media massa dapat 4.444 dibagi menjadi dua kategori: media cetak dan media elektronik.

Pengaruh media massa dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, iklan di persimpangan jalan, layar informasi di lampu lalu lintas, koran dan majalah.

Pancasila dalam pengertian
sebagai pandangan hidup bersumber dari falsafah hidup. Pancasila dalam pengertian ini mengandung nilai. Ini berarti kriteria dimana sesuatu dinilai sebagai benar atau salah, baik atau buruk. Notonagoro
menguraikan
nilai Pancasila dengan mengelompokkannya ke dalam kategori
3 (3), yaitu

1. 2. nilai material, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia;
3. Nilai-nilai spiritual, segala sesuatu yang berguna secara spiritual bagi manusia.

Pancasila
Karena kedudukannya sebagai dasar bangsa, maka nilai-nilai Pancasila merupakan norma dan pedoman yang harus diterapkan. Norma Pancasila
dapat ditemukan melalui intisari isi Pancasila
.
1. Esensi pertama, sifat Tuhan, ditemukan dalam pernyataan seperti causa
prima.

2. Makhluk kedua,
sifat manusia. Menurut Noto Negoro, kodrat manusia dibagi menjadi dua teori: monisme dan monisme.
Monodualisme mengajarkan bahwa manusia
terdiri dari dua prinsip. Pluralisme kesatuan, di sisi lain, mengajarkan bahwa manusia terdiri dari banyak prinsip yang menjadi satu. Misalnya, jiwa terikat dengan tubuh, individu dengan masyarakat, dan diri dengan ciptaan Tuhan.

3. Esensi ketiga yaitu
Esensi 1. Kata "1" berarti
yang tidak dapat dibagi lagi menjadi
.

4. Yang keempat adalah rakyat, artinya seluruh penduduk negara, rakyatnya, rakyat jelata atau rakyat jelata.

5. Esensi kelima adalah keadilan, ketidaksetaraan, dan kesetaraan.

Tinjauan Media
Massa
1. Perkembangan Media Massa di Indonesia
Media massa di suatu negara terintegrasi ke dalam sistem sosial dan jaringan politik McKale menjelaskan:

a.Media massa sebagai bagian dari sistem nasional, otoritas politik negara negara (masyarakat/negara) menentukan mekanisme operasional media massa dalam menjalankan fungsinya sesuai kepentingan nasional.

b. Pemilik media, di sisi lain, memperlakukan media massa sebagai alat bisnis, sedangkan bagi komunikator, terutama jurnalis, kepuasan profesional dan idealisme adalah tujuannya.

2. Peran media massa dalam pengendalian sosial

Secara umum media massa berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 3(1) dan Pasal
(2) UU No.40 tahun 1999 tentang Pers, yaitu Fungsi Pers Nasional
Pers Nasional berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial, serta dapat berfungsi sebagai lembaga bisnis.

Fungsi kontrol sosial pers dijelaskan lebih rinci dalam
Uraian Umum UU Pers
No. 40 Tahun 1999 Pers
menyatakan bahwa
Persjuga memiliki kontrol sosial sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan melalui korupsi, kolusi, nepotisme dan penipuandan penyimpangan
lainnya. Crowd Control Fitur media sosial terkait penanggulangan
tindak pidana korupsi termasuk di sini
Pengungkapan
Kasus Korupsi Yang Ditangani Penegak Hukum, Mulai dari Penyidikan, Penuntutan, Persidangan, dan Lembaga Pemasyarakatan dapat berupa pengawasan.

Peran pers atau media massa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 UU Publikasi No.40 Tahun 1999 menyatakan bahwa Pers Nasional menyelenggarakan fungsi-fungsi sebagai berikut: Untuk memenuhi hak orang.
SM Menjunjung tinggi nilai-nilai inti demokrasi,
menegakkan supremasi hukum,dan hak asasi manusia, dan menghormati keragaman.

c. Bentuk opini umum
berdasarkan informasi akurat.

d. mengawasi, mengkritik, mengoreksi dan membuat rekomendasi tentang hal-hal yang menyangkut kepentingan umum; kasus Perjuangkan keadilan dan kebenaran.

Pengamalan nilai Pancasila
oleh media massa khususnya dalam pelaksanaan fungsi kontrol sosial di Indonesia belum banyak dilaksanakan. Berita yang disebarluaskan kepada masyarakat umum seringkali tidak benar dan disebarluaskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Banyak orang dengan mudah mempercayai berita yang beredar tanpa memverifikasi atau mengkonfirmasi kebenarannya.
NAMA : MUHAMMAD FARHAN MURTADHO
NPM : 2215011075
Analisis artikel berjudul “Hubungan Hukum dan Etika dalam Kebijakan Hukum di Indonesia (Membaca Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Etika)”.
Hubungan antara etika dan moralitas
Moralitas adalah produk budaya dan agama, yang mengatur interaksi manusia (perbuatan, perilaku dan ucapan). Dengan kata lain, istilah moralitas menunjukkan tindakan seseorang dengan nilai-nilai positif, perilaku sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat.
Etika, di sisi lain, adalah konsep untuk mengevaluasi kebenaran atau kebaikan tindakan sosial berdasarkan tradisi individu dan kelompok. Etika terbentuk melalui proses filosofis sehingga etika merupakan bagian dari filsafat. Unsur terpenting yang terdiri dari etika adalah moralitas.
Tahapan Perkembangan Etika
Tahap pertama, etika teologis: asal usul etika berasal dari ajaran agama.
Kedua, etika ontologis: tahap perkembangan etika agama.
Ketiga, kepositifan etis dalam bentuk aturan etika dan kode etik: pedoman perilaku yang lebih spesifik.
Keempat, etika tindakan tertutup, dimana proses keadilan etik dilakukan dalam internal komunitas/organisasi secara tertutup.
Kelima, etika tindakan terbuka: berupa pengadilan etika terbuka.
Pengertian Politik Hukum
Ada beberapa ahli, salah satunya adalah Soedarto. Menurutnya, kebijakan hukum adalah kebijakan negara melalui lembaga-lembaga negara yang memiliki kewenangan untuk menciptakan peraturan-peraturan yang dikehendaki yang diharapkan dapat mengungkapkan apa yang terkandung dalam masyarakat dan mencapai apa yang dicita-citakan. Soedarto juga mendefinisikan kebijakan hukum sebagai upaya untuk melaksanakan peraturan yang baik sesuai dengan keadaan dan situasi pada saat yang bersamaan.
Hubungan antara hukum dan etika dalam kebijakan hukum di Indonesia.
Hubungan antara hukum dan etika dapat dipelajari menurut dimensi substansi dan wadahnya, dimensi hubungannya, luasnya ruang lingkupnya dan alasan manusia untuk taat atau tidak taat.
Kursi Hukum Politik
Hukum Politik Pasal 102 UUD 19
5 berbunyi sebagai berikut: “Hukum perdata dan niaga, hukum pidana perdata dan pidana militer, hukum acara pidana, susunan dan kekuasaan kehakiman diatur dengan undang-undang dalam undang-undang, undang-undang, kecuali legislatif menganggap perlu untuk mengatur masalah dan undang-undang tertentu secara terpisah.