གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Zaki Radivan

Komunikasi B Genap 2023 -> POST TEST

Zaki Radivan གིས-
Nama : Zaki Radivan
NPM : 2216031056
Kelas : Reguler B

Analisis Soal
1. Bagaimanakah isi artikel diatas menurut pendapatmu secara lengkap, mempunyai dasar dan jelas ! Hal positif apa yang bisa anda ambil dari artikel tersebut?
Jawab: Kemunculan filosofi wayang sebagai identitas bangsa Indonesia memberikan dampak yang sangat positif. Wayang dianggap sebagai sumber daya budaya yang bernilai tinggi bagi pengembangan identitas bangsa, karakter, dan peradaban Indonesia. Kita dapat mengangkat nilai-nilai luhur bangsa dan memperkuat jati diri bangsa melalui wayang. Kami juga dapat melarang sopan santun dan membawa revolusi moral. Selain itu, perlu disusun rencana pemikiran untuk meninggalkan identitas keindonesiaan di masa mendatang mengingat adanya peralihan budaya nilai dalam cerita wayang. Wayang juga menawarkan platform untuk menyerap banyak ideologi ke dalam kehidupan seseorang, memastikan bahwa setiap konsep yang dilakukan bersifat konstruktif. Alhasil, filosofi wayang dapat berkontribusi pada peningkatan budaya dan identitas bangsa Indonesia.Untuk mengembangkan konsep kelanjutan identitas Indonesia di masa depan, budaya harus ditransformasikan ke arah nilai-nilai yang terdapat dalam cerita wayang.
Untuk mencapai masa depan yang lebih cerah, budaya tidak boleh diubah sedemikian rupa sehingga mengubah prinsip dasar budaya Indonesia. Nilai diperlukan sebagai orientasi tujuan bersama untuk mengintegrasikan komponen sosial dan budaya ke dalam masyarakat Indonesia. Ideologi negara, nasionalisme, dan budaya nasional dimungkinkan untuk berfungsi sebagai prinsip pemersatu untuk berbagai agama, ideologi, dan kesetiaan etnis.
Maka dapat disimpulkan bahwa, aliran pemikiran wayang memiliki pengaruh yang baik terhadap identitas nasional Indonesia. Wayang dapat dimanfaatkan untuk menanamkan prinsip-prinsip moral, mentransformasikan moralitas, memajukan cita-cita nasional, dan memperkuat identitas nasional. Untuk mengembangkan konsep-konsep kesinambungan identitas Indonesia ke depan, budaya harus ditransformasikan ke arah nilai-nilai yang terdapat dalam cerita wayang. Nilai diperlukan sebagai orientasi tujuan bersama untuk mengintegrasikan komponen sosial dan budaya ke dalam masyarakat Indonesia.

2. Dari artikel diatas, jelaskan apa yang menjadi hak dan kewajiban sebagai seorang warganegara?
Jawab: hak dan kewajiban warga negara kesatuan republik Indonesia menurut artikel di atas, antara lain dengan terus melestarikan serta menjaga keberagaman budaya bahkan sampai ke anak cucu kita salah satunya wayang yang dapat dikatakan sebagai identitas bangsa Indonesia dan sebagai alat pemersatu bangsa, menjaga diri dari pengaruh buruk budaya asing, dan mengenalkan serta mempopulerkan budaya asli Indonesia kepada khalayak luas bahkan ke kancah internasional karena merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia.


3. Bagaimana strategi yang Anda dapat tawarkan/usulkan untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan hak hak dan kewajiban warga negara Indonesia yang sesuai dengan Pancasila?
Jawab: Diperlukan pendekatan unik yang dapat disesuaikan dengan preferensi era milenial untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan hak dan kewajiban warga negara Indonesia yang sejalan dengan Pancasila. Menggali nilai-nilai Pancasila yang berbeda yang dapat dikomunikasikan dengan cara yang tidak menggurui adalah salah satu taktik yang dapat digunakan. Selain itu, memupuk semangat kebinekaan adalah taktik lain yang bisa digunakan.
Memperkuat jati diri bangsa serta memfasilitasi dan mendorong warga negara untuk melakukan hal tersebut merupakan tujuan esensial Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). Pendidikan Kewarganegaraan dapat menawarkan pemahaman tentang hak dan kewajiban warga negara Indonesia serta mendidik nilai-nilai Pancasila secara sistematis dan menyeluruh.
Diperlukan pendekatan yang tepat di era digital untuk mempromosikan Pancasila kepada generasi milenial. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah menerjemahkan teori gagasan Pancasila ke dalam bahasa milenial . Alhasil, inti cita-cita Pancasila lebih sinkron dengan apa yang ditemui generasi muda dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan indoktrinasi tidak boleh digunakan untuk melakukan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Fleksibilitas diperlukan, dan mendengarkan harus lebih dihargai daripada perilaku merendahkan. Dengan menawarkan wadah diskusi, PKn dapat memberikan ruang bagi generasi milenial untuk berbicara dan berdiskusi tentang nilai-nilai pancasila.

Komunikasi B Genap 2023 -> PRETEST

Zaki Radivan གིས-
Nama : Zaki Radivan
NPM : 2216031056
Kelas : Reguler B

Analisis Soal
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut? Hal positif apa yang bisa anda ambil dari kejadian tersebut?
Jawab:
Tanggapan saya mengenai isi berita di atas yakni aksi unjuk rasa yang seharusnya dapat membawa dampak positif dari tujuan dilaksanakannya unjuk rasa tersebut dengan mengaspirasikan terhadap penolakan disahkannya UU Cipta Kerja, seperti penolakan UU Ciptakerja karena dianggap dapat mengkhawatirkan merugikan buruh, mengkhawatirkan merugikan lingkungan, mengkhawatirkan merugikan hak kekayaan intelektual, mengkhawatirkan merugikan hak-hak perempuan, dapat mengkhawatirkan merugikan hak-hak konsumen, dan masih banyak lagi. Menurut saya juga sebelum kita bertindak terutama melibatkan banyak pihak diera pandemi COVID-19 ini agar tidak menambah masalah yang ada.
Hal postif yang dapat saya ambil selaku pembaca berita di atas, yaitu:
1) Pertama dan terpenting, protes tersebut menunjukkan bahwa para mahasiswa sadar akan hak-hak mereka dan siap untuk memperjuangkannya. Mereka mengungkapkan pendapat mereka dan menyerukan reformasi pemerintah sambil menggunakan hak mereka untuk kebebasan berekspresi dan berkumpul.
2) Kedua, aksi unjuk rasa telah meningkatkan kesadaran akan permasalahan Omnibus Law. Alasan para mahasiswa memprotes undang-undang tersebut karena menurut mereka akan berdampak negatif terhadap lingkungan dan hak-hak pekerja. Diskusi dan perdebatan tentang hukum, yang sangat penting bagi masyarakat demokratis, telah disulut oleh demonstrasi.
3) Ketiga, protes tersebut telah menginspirasi mahasiswa untuk lebih terlibat dalam politik. Selain menentang undang-undang tersebut, mereka menyerukan kepada pemerintah untuk mendengarkan mereka dan mempertimbangkan pandangan mereka.
4) Dan yang terakhir, protes telah menunjukkan bahwa para mahasiswa siap mengambil risiko untuk membela keyakinan mereka. Mereka mengambil bagian dalam protes untuk menyuarakan pendapat mereka meskipun ada bahaya tertular COVID-19. Ini menunjukkan dedikasi mereka untuk tujuan mereka dan kesiapan mereka untuk mengambil inisiatif untuk melakukan perubahan.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai tata cara mengemukakan pendapat di tempat umum seperti demonstran yang merusak fasilitas umum saat menyampaikan orasinya tetapi merasa tidak bersalah meskipun telah jelas-jelas merusak dan bagaimanakah cara menyalurkan aspirasi yang lebih baik di tengah pandemi covid-19?
Jawab: Setiap orang memiliki kebebasan untuk menyuarakan pendapatnya di ruang publik, seperti saat demonstrasi. Namun, metode menyuarakan pandangan harus digunakan dengan sopan dan tidak terlibat dalam perilaku anarkis. Peserta unjuk rasa harus mendahulukan musyawarah untuk mufakat daripada perusakan barang milik umum yang benar-benar merugikan masyarakat dan negara serta mengganggu ketertiban umum.
Perusakan barang milik negara oleh demonstran tidak dapat dimaafkan karena berdampak buruk bagi masyarakat dan ekonomi. Oleh karena itu, peserta demonstrasi harus mematuhi undang-undang yang relevan dan tidak melakukan tindakan aniaya yang membahayakan properti publik. Demonstran juga harus menyadari bahwa merusak properti publik dapat menimbulkan akibat negatif baik bagi pelaku maupun orang lain, serta mengganggu ketertiban umum.
Dalam situasi ini, penting bagi pengunjuk rasa untuk memahami bahwa menggunakan hak kebebasan berbicara mereka membutuhkan tanggung jawab, memperhatikan hak orang lain, serta mempertimbangkan kepentingan masyarakat dan pemerintah. Peserta demonstrasi harus mematuhi aturan yang berlaku untuk mengekspresikan pandangan mereka dan menahan diri dari tindakan anarkis yang dapat membahayakan properti publik atau mengganggu perdamaian.
Untuk menyalurkan menyalurkan aspirasi di tengah pandemi Covid-19 memerlukan cara yang bijak dan sesuai dengan protokol Kesehatan, seperti Virtual meeting, Media Sosial, dan Implementasi nilai-nilai Pancasila: Menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti kebersamaan dan kerja sama, untuk melewati pandemi Covid-19 ini. Tentunya cara penyampaian aspirasinya juga perlu diperhatikan, tidak dilakukan secara sembronoh dan anarkis.

3. Bagaimanakah solusimu mengenai permasalahan benturan kepentingan antara pengusaha dan buruh dalam konteks tetap mengedepankan antara hak dan kewajiban yang seimbang?
Jawab: Menurut saya dengan mengutamakan keseimbangan hak dan kewajiban, maka persoalan benturan kepentingan antara pengusaha dan pekerja dapat diselesaikan. Untuk meredam masalah perburuhan, negara harus terlibat dalam pembuatan undang-undang dan peraturan. Buruh juga dapat diuntungkan dengan munculnya peran pihak ketiga yang dapat bertindak sebagai mediator dan memberikan tekanan kepada pengusaha. Untuk terciptanya hubungan industrial yang damai dan menguntungkan antara kedua belah pihak, diperlukan penyelesaian konflik perburuhan antara pengusaha dan pekerja. Konflik kepentingan atau konflik antar serikat juga dapat diselesaikan melalui konsiliasi dan arbitrasi.
Beberapa solusi signifikan yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan karyawan dapat digunakan untuk menyelesaikan perselisihan antara pengusaha dan karyawan. Negara harus membuat undang-undang dan prosedur untuk mengontrol masalah ketenagakerjaan, seperti kontrak antara bisnis dan karyawan yang menjamin kompensasi yang adil bagi pekerja, tunjangan, stabilitas pekerjaan, dan kesempatan untuk maju. Ini tentang tugas dan tanggung jawab pengusaha dan karyawan. Pemerintah juga harus memberikan jaminan sosial dalam arti harus memastikan bahwa pekerja tidak bertanggung jawab untuk membayar sendiri perawatan kesehatan, perumahan yang layak, pendidikan, pensiun, makanan, dan pengeluaran lainnya.
Alternatif lain adalah dengan dibentuknya pihak ketiga yang dapat bertindak sebagai mediator dan memiliki kewenangan (legalitas) untuk menekan pengusaha yang posisinya saat ini dipegang oleh pemerintah. Dengan bermusyawarah untuk mencari kesepahaman antara pengusaha dan pekerja atau organisasi perdagangan/buruh, pemerintah dapat membantu perundingan bipartit. Apabila perundingan bipartit tidak berhasil, salah satu pihak dapat mengajukan pengaduan kepada instansi pemerintah daerah Kabupaten/Kota yang membidangi SDM. Tujuan dari rekaman itu adalah untuk meminta organisasi tersebut mengambil bagian dalam mediasi konflik. Agen personalia diharuskan untuk menawarkan kepada para pihak opsi penyelesaian konsiliasi atau arbitrase setelah perekaman.
Ketika ketidaksepakatan tentang kepentingan, pemutusan hubungan kerja, atau hubungan serikat pekerja perlu diselesaikan, konsiliasi digunakan; ketika masalah perlu diselesaikan melalui arbitrase, arbitrase digunakan.

4. Jelaskan hal yang perlu diperbaiki dalam rangka menjunjung tinggi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara sehingga mewujudkan kehidupan yang harmoni dalam konsep bermasyarakat, berbangsa dan bernegara?
Jawab: Ada beberapa hal yang perlu diubah untuk melindungi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara dalam rangka membangun kehidupan yang damai dalam pengertian bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Orang harus terlebih dahulu memahami bahwa hak dan kewajiban harus dipenuhi secara seimbang. Artinya, orang tidak boleh terus-menerus mengabaikan atau melepaskan komitmen mereka untuk mengejar hak-hak mereka. Keseimbangan antara hak dan kewajiban harus dijaga, dan itu berarti orang harus mengambil komitmennya dengan serius sebelum mereka dapat menuntut haknya.
Setiap warga negara wajib menjunjung tinggi syarat-syarat yang digariskan dalam UUD 1945. Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan, ikut serta dalam upaya membela dan mengamankan negara, menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) antar sesama manusia, dan mentaati norma-norma yang berlaku adalah beberapa contoh kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Setiap orang wajib tunduk pada pembatasan-pembatasan yang ditentukan oleh undang-undang pada waktu menjalankan hak dan kebebasannya untuk menjamin pengakuan dan penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain serta untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai negara, seperti misalnya pembangunan jalan tol, rumah sakit, dan lain-lain.