གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ TIYA FIRSILIA

Komunikasi B Genap 2023 -> PRETEST

TIYA FIRSILIA གིས-
Nama : Tiya Firsilia
NPM : 2216031020
Kelas : Reguler B

1. Hal positif dari artikel tersebut adalah masyarakat dan aparat yang berjuang bersama untuk memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid -19 di Bumi Pertiwi ini.
Namun dalam mewujudkan hal tersebut sering kali aparat penegak hukum melanggar konstitusi mengenai HAM dengan dalih menerapkan Undang - Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Padahal muatan dalam UU 6/18 tepatnya dalam “Bagian menimbang huruf c” menegaskan:
“Bahwa sebagai bagian dari masyarakat dunia, Indonesia berkomitmen melakukan upaya untuk mencegah terjadinya kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia sebagaimana yang diamanatkan dalam regulasi internasional di bidang kesehatan, dan dalam melaksanakan amanat ini Indonesia harus menghormati sepenuhnya martabat, hak asasi manusia, dasar-dasar kebebasan seseorang, dan penerapannya secara universal.”

2. Jika suatu negara tidak memiliki konstitusi, dikhawatirkan akan terjadi penindasan hak – hak asasi manusia ( rakyat ). Tanpa konstitusi, tidak ada yang mengatur hak – hak asasi warga negaranya. Hal ini akan memicu banyak konflik dan perseteruan karena masing – masing individu berusaha mencapai keinginannya tanpa menghormati hak asasi orang lain.
Konstitusi merupakan sarana yang efektif dalam menjalankan aturan berbangsa dan bernegara. Konstitusi menjadi barometer kehidupan berbangsa dan bernegara yang sarat akan bukti sejarah perjuangan para pendahulu. Konstitusi akan memberikan arahan kepada generasi penerus tersebut untuk mengemudikan suatu negara yang kelak akan mereka pimpin. Konstitusi lahir sebagai suatu tuntutan dan harapan masyarakat untuk mencapai suatu keadilan untuk menjamin hak – hak asasi dan hak politik yang menjadi titik tolak pembentukan konstitusi sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang – wenang.

3. Contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini yang perlu diantisipasi adalah Kesehatan masyarakat dan fasilitas dalam pelayanan kesehatan, masuknya berbagai macam kebudayaan yang ada di dunia, munculnya berbagai macam kegiatan radikalisme dan konflik sosial yang ada di dalam negeri, beredarnya berita hoax di media sosial yaitu ujaran kebencian yang tidak sesuai dengan bangsa Indonesia.
UUD 1945 yang telah di amandemen mampu menjadi pedoman kehidupan bernegara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa terhindar dari masalah – masalah tersebut.

4. Menurut saya sebagai warga negara mengenai konsep bernegara yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan sangatlah penting bagi bangsa Indonesia. Hal ini tentu agar bangsa Indonesia terhindar dari konflik dan dapat hidup berdampingan. Persatuan dan kesatuan sangat penting bagi bangsa Indonesia agar Indonesia tidak terpecah belah dan tetap saling menghargai maupun menghormati satu sama lain.
Hal perlu kita perbaiki sebagai warga negara dalam mewujudkan negara yang selalu menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan yaitu tanggung jawab dan kesadaran kita sebagai warga negara dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan keadaan suatu negara yang mudah goyah dengan berbagai ancaman baik dari dalam maupun dari luar.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

TIYA FIRSILIA གིས-
Nama : Tiya Firsilia
NPM : 2216031020
Kelas : Reguler B

Analisis jurnal “ INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI PENANGKAL ETNOSENTRISME DI INDONESIA” Negara dan bangsa Indonesia, sejak proklamasi kemerdekaan hingga saat ini telah mempunyai sejumlah pengalaman. Di antara sejumlah pengalaman itulah, bangsa Indonesia mengalami berbagai perubahan asas, paham, ideologi dan doktrin dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Berbagai perubahan asas dan ideologi tersebut, menciptakan disintegrasi dan instabilisasi nasional. Perubahan dari Orde Lama (Orla) ke Orde Baru (Orba) ditandai dengan pemberontakan PKI 30 September 1965 hingga lahirlah Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

Identitas adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Dengan demikian, identitas adalah produk kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejak semula dan tetap bertahan dalam suatu esensi yang abadi. Sedangkan dilihat dari aspek ruang juga bukan hanya satu atau tunggal, tetapi terdiri dari berbagai lapisan identitas. Pada suatu sisi integrasi terbentuk kalau ada identitas yang mendukungnya seperti kesamaan bahasa, kesamaan dalam nilai sistem budaya, kesamaan cita-cita politik, atau kesamaan dalam pandangan hidup atau orientasi keagamaan. Integrasi nasional terjadi juga akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun sosial.

Konsep tentang integrasi nasional menjadi penting untuk dijadikan strategi kebudayaan bagi bangsa Indonesia yang telah berusia lebih dari enam dasa warsa ini. Strategi kebudayaan dalam hal ini mengacu pada kekuatan budaya yang bertolak pada kedekatan dan pandangan hidup pelaku kebudayaan dalam kaitannya dengan kompleksitas kebudayaan yang dianut. Dengan demikian, mengembangkan konsep integrasi nasional sebagai strategi kebudayaan Indonesia pada dasarnya menyatukan visi dan misi di antara sejumlah kepentingan dan identitas masing-masing anggota masyarakat berlatar belakang kebudayaan yang kompleks.

Dalam uraian jurnal tersebut dapat dikatakan bahwa integrasi nasional adalah jalan keluar untuk menghadapi masalah atau konflik yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia. Menerapkan konsep integrasi nasional akan terwujud, manakala sekelompok anggota masyarakat bersedia menerobos identitasnya dan mengambil jarak dari segala kepentingan yang selama ini dianggap membentuk watak dirinya atau watak kelompoknya.