Posts made by Dimas Kurnia Putra

PSTI A dan B Tahun 2023 -> PRETEST

by Dimas Kurnia Putra -
1. Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut dan hal apa yang harus dibenahi dalam konsep berbangsa dan bernegara sesuai dengan artikel tersebut!
Keberadaan Mahkamah Konstitusi (MK) sangat penting untuk menjaga demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia. Namun, MK juga dapat terpengaruh oleh campur tangan politik, yang dapat membahayakan independensi dan objektivitasnya dalam mengambil keputusan.
Hal yang harus dibenahi dalam konsep berbangsa dan bernegara sesuai dengan artikel tersebut adalah perlunya memperkuat independensi MK dari campur tangan politik. Ini dapat dilakukan dengan memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat terhadap MK dan hakimnya, serta memastikan bahwa pengangkatan hakim MK dilakukan secara transparan dan berdasarkan kualifikasi dan rekam jejak yang baik. Selain itu, perlu juga dibangun kesadaran masyarakat dan institusi negara lainnya tentang pentingnya menjaga independensi MK sebagai institusi yang bertanggung jawab untuk memastikan keberadaan demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia.

2. Apa sebenarnya hakikat dari konstitusi itu dan apa pentingnya konstitusi bagi suatu negara, seperti halnya Indonesia dengan adanya UUD NRI 1945?
Hakikat dari konstitusi adalah sebagai hukum dasar yang mengatur dan mengatur kekuasaan serta fungsi pemerintah di suatu negara. Konstitusi juga memberikan kerangka kerja yang jelas bagi pembentukan dan pelaksanaan undang-undang serta mekanisme perlindungan hak-hak dasar warga negara.
Dalam konteks Indonesia, konstitusi yang berlaku adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) tahun 1945. UUD NRI 1945 sangat penting bagi Indonesia karena menentukan struktur pemerintahan, hak-hak dasar warga negara, serta mekanisme pelaksanaan kekuasaan dan pembentukan undang-undang. UUD NRI 1945 juga menjadi landasan bagi keberlangsungan demokrasi dan pengembangan negara Indonesia, serta menjaga keutuhan dan keberagaman bangsa Indonesia.

3. Sebutkan contoh perilaku pejabat negara yang tidak konstitusional! Layakkah mendapat hukuman yang maksimal atau di beri kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya?
Perilaku pejabat negara yang tidak konstitusional :
1. Penyalahgunaan kekuasaan
2. Korupsi
Menurut saya pejabat negara yang melakukan perilaku tidak konstitusional harus diberi hukuman yang sesuai dengan tindakan mereka. Hukuman yang maksimal dapat diberikan jika tindakan mereka sangat merugikan negara atau melanggar hak-hak dasar warga negara.  Hukuman yang diberikan harus adil, serta didasarkan pada prinsip keadilan dan demokrasi yang diatur dalam konstitusi.

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Dimas Kurnia Putra -
Nama : Dimas Kurnia Putra
NPM : 2215061005
Kelas : PSTI A

Sepanjang sejarah, Indonesia tercatat mengalami 4 kali perubahan konstitusi dalam kurun waktu yang cukup singkat. Periode pertama yaitu UUD 1945 yang berlaku selama 4 tahun. Konstitusi kedua adalah UUD RIS yang berlaku mulai 1949, yang dilatarbelakangi oleh agresi militer Belanda yang mengharuskan mengubah bentuk negara dari Presidensil menjadi pemerintahan Parlementer. Perubahan yang ketiga adalah UUDS 1950 yang bersifat sementara dan mengatur tentang pembubaran RIS menjadi RI. Dan yang keempat pada dalam Dekrit Presiden tahun 1959 indonesia kembali menggunakan UUD 1945 sebagai Konstitusi Indonesia. Saat ini, UUD 1945 telah mengalami empat kali amandemen, yaitu pada tahun 1999, 2000, 2001, dan 2002. Ini adalah konstitusi yang berlaku pada saat ini.