Posts made by Dimas Kurnia Putra

NAMA: Dimas Kurnia Putra
NPM: 2215061005
KELAS: PSTI A
PRODI: Teknik Informatika

SEMANGAT BELA NEGARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (THE NATIONAL SPIRIT OF DEFENSE IN THE MIDDLE OF THE COVID-19 PANDEMIC)

Jurnal Semangat Bela Negara Di Tengah Pandemi Covid-19 ini membahas tentang semangat bela negara yang merupakan kewajiban bagi setiap warga negara, termasuk dalam situasi sulit seperti pandemi. Oleh karena itu penulis menekankan bahwa bela negara adalah kewajiban bagi setiap warga negara dan merupakan manifestasi dari kesetiaan dan cinta terhadap negara, mengingat bela negara merupakan tanggung jawab setiap warga negara, dan pelaksanaannya melibatkan tindakan individu dan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah.

Sehingga, semangat bela negara di tengah pandemi COVID-19 merupakan kewajiban bagi setiap warga negara. Melalui kesadaran dan tindakan nyata, kita dapat berperan dalam mempertahankan negara, melindungi sesama, dan mengatasi tantangan yang dihadapi. Dalam situasi sulit seperti ini, bela negara menjadi lebih penting sebagai bagian dari upaya bela negara untuk melindungi negara dan warganegara untuk kesejahteraan bersama.
NAMA: Dimas Kurnia Putra
NPM: 2215061005
KELAS: PSTI A
PRODI: Teknik Informatika

Ketahanan nasional adalah keuletan, ketrampilan, ketangguhan, dan kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang ada. Tantangan, hambatan, ancaman, gangguan ada yang berasal dari langsung, luar negeri, dalam negeri, dan tidak langsung. Ancaman ini menyerang integritas, identitas, kelangsungan hidup, dan tujuan mencapai tujuan nasional.
Ancaman Unsur Tri Garta
1. Lokasi dan posisi geografis
2. Keadaan dan kekayaan alam
3. Kemampuan penduduk

Perwujudan Aspek alamiah (Tri Garta)
1. Lokasi & posisi geografis : peningkatan potensi laut & darat
2. Sumber daya alam : kesadaran pemanfaatan sumber daya alam
3. Keadaan dan kemampuan penduduk : pendidikan

Ancaman Panca Gatra
1. Ideologi
2. Politik
3. Ekonomi
4. Sosial Budaya
5. Hankam

Perwujudan Aspek sosial ( Panca Gatra )
1. Ideologi : menampung aspirasi
2. Politik : demokrasi : keseimbangan input dan output
3. Ekonomi : sarana, modal, teknologi
4. Sosial Budaya : tradisi, pendidikan, kepemimpinan
5. Hankam : partisipasi & kesadaran masyarakat

NAMA: Dimas Kurnia Putra
NPM: 2215061005
KELAS: PSTI A
PRODI: Teknik Informatika

 

Analisis  Soal!

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?

Isi artikel tersebut mencerminkan situasi yang suram dalam penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Beberapa lembaga, menyatakan bahwa masih banyak pelanggaran HAM yang terjadi, terutama terkait dengan pelanggaran HAM berat di masa lalu, ketidakadilan dalam penyelesaian kasus pelanggaran HAM. Meskipun demikian, terdapat beberapa perkembangan positif, seperti langkah-langkah reformasi yang diambil oleh pemerintah, ratifikasi perjanjian HAM internasional, dan gerakan masyarakat yang tetap berjuang untuk memperjuangkan HAM.

 

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia!  Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi  Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?

Prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa tercermin dalam beberapa pernyataan yang menekankan pentingnya menjunjung tinggi supremasi hukum dan perlindungan HAM. Dan hak asasi yang harus dihormati dan dilindungi, sesuai dengan nilai-nilai keadilan dan kebenaran yang mendasarinya.

 

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?

Terdapat indikasi bahwa praktik demokrasi masih perlu diperbaiki agar sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia. Untuk itu perlu ada upaya yang lebih baik dalam menjamin hak-hak asasi manusia, memperkuat lembaga-lembaga penegak hukum, serta meningkatkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan politik.

 

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?

Menurut saya, secara umum, sikap terhadap kondisi tersebut negatif karena mengabaikan kepentingan rakyat dan merusak prinsip demokrasi yang seharusnya mewakili kehendak rakyat. Partisipasi politik yang bertanggung jawab menjadi sangat penting untuk mencegah praktik semacam ini dan memastikan agar kepentingan masyarakat diutamakan dalam pengambilan keputusan.

 

E.  Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?

Kekuasaan kharismatik semacam dapat mempengaruhi opini publik dan tindakan rakyat tanpa pertimbangan rasional yang memadai. Dalam situasi ini, penting untuk memastikan bahwa hak asasi manusia dan prinsip-prinsip demokrasi tetap dijunjung tinggi, sehingga tidak ada penyalahgunaan kekuasaan atau pelanggaran HAMM.