Kiriman dibuat oleh Permata Balqis

Nama: Permata Balqis
NPM: 2213053217

Judul jurnal: Rekonstruksi Evaluasi Pendidikan Moral Menuju Harmoni Sosial
Nama penulis: Ulil Hidayah
Nama jurnal penerbit: Jurnal Pedagogik, Vol. 05 No. 01, Januari-Juni 2018

Ringkasan isi jurnal:
Pemerintah telah berupaya melakukan berbagai langkah untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Dari sentralisasi hingga desentralisasi dan kemudian demokratisasi, serta perubahan kurikulum, semuanya bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia secara keseluruhan. Meski begitu, saat ini, output pendidikan masih diwarnai oleh permasalahan yang semakin rumit, terutama dalam bentuk disharmonisasi sosial, yang mencerminkan kegagalan pendidikan dalam membentuk manusia beradab. Artikel ini mengevaluasi pendidikan akhlak dalam mata pelajaran Pendidikan Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan, yang dianggap memiliki peran penting dalam membentuk etika berpikir dan berperilaku manusia terpelajar. Meskipun rencana dan proses pembelajaran saat ini berjalan dengan baik, diperlukan evaluasi ulang terhadap hasil belajar siswa dengan harapan bahwa penilaian utamanya tidak hanya berfokus pada aspek kognitif dan pembelajaran di kelas, tetapi juga pada aspek afektif yang nyata dan berkelanjutan, serta penilaian psikomotorik hingga siswa tumbuh dewasa dalam masyarakat yang harmonis.
Dalam konteks sekolah, terdapat upaya untuk membentuk karakter moral siswa melalui materi pelajaran seperti Pendidikan Agama Islam, Budi Pekerti, dan Pendidikan Kewarganegaraan. Mata pelajaran ini secara khusus bertanggung jawab dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada warga Indonesia.
Nama : Permata Balqis
NPM : 2213053217

Dalam video tersebut menjelaskan mengenai instrumen penilaian pengembangan nilai agama dan moral.

Instrumen penilaian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data sebagai bahan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik dengan berbagai cara dan beragam alat penilaian belajar peserta didik.

Manfaat penilaian bagi guru:
1. Membantu guru mengukur kemajuan peserta didik.
2. Memberikan data untuk merancang pengajaran yang lebih efektif.
3. Memfasilitasi identifikasi kebutuhan individu peserta didik.
Manfaat penilaian bagi peserta didik:
1. Memungkinkan peserta didik memahami kemajuan belajar mereka.
2. Memberikan umpan balik untuk perbaikan diri.
3. Membantu mereka menetapkan tujuan akademik.
Manfaat penilaian bagi orangtua:
1. Memungkinkan orangtua memantau perkembangan pendidikan anak.
2. Memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan anak.
3. Membantu orangtua mendukung pendidikan anak dengan lebih baik.

Prinsip-prinsip penilaian yaitu, mendidih, berkesinambungan objektif, akuntabel, transparan, sistematis, menyeluruh dan bermakna.

Instrumen yang dapat dijadikan pedoman penilaian perkembangan anak meliputi instrumen penilaian proses, catatan anekdot rubrik dan/atau instrumen penilaian hasil kemampuan anak.

Mekanisme penilaian, sebagai berikut:
1. Menyusun teknik instrumen penilaian serta menetapkan indikator capaian perkembangan anak.
2. Melaksanakan proses penilaian sesuatu dengan tahap, teknik, dan instrumen penilaian.
3. Mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar anak secara akuntabel dan transparan.
4. Melaporkan capaian perkembangan anak pada orang tua.

Bentuk-bentuk penilaian yaitu, penilaian harian, penilaian mingguan, penilaian bulanan penilaian semester portofolio anak dokumen lain yang diperlukan oleh setiap satuan pendidikan.
Nama : Permata Balqis
NPM : 2213053217

Dalam video tersebut, kita dapat mengetahui alasan etika, nilai, dan moral saling berkaitan, mengetahui apa itu etika, moral, nilai, sifat dan jenis nilai, dan manfaat kita mempelajari etika, nilai, dan moral ini.

Etika, nilai, dan moral saling berkaitan, sebab semuanya berusaha mengarahkan manusia agar memiliki pola pikir, sikap, dan perilaku yang baik dalam hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Etika adalah cara manusia memperlakukan sesama dan menjalani hidup dan kehidupan dengan baik sesuai aturan yang berlaku di masyarakat. Seperti contohnya mengucap salam ketika kita bertamu atau memasuki rumah, izin dan mencium tangan kedua orang tua ketika ingin pergi, dan membuang sampah pada tempatnya. Etika dan moral mempunyai pengertian yang hampir bersamaan atau berkaitan, karena keduanya mengandung nilai dan norma untuk mengatur tingkah laku manusia, yang mengacu pada kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat.

Nilai ialah sesuatu yang memberi makna hidup yang dijunjung tinggi, yang mewarnai dan menjiwai tindakan atau perilaku seseorang. Nilai juga bisa disebut penghargaan, penghormatan atau kualitas terhadap sesuatu, yang dapat bermanfaat, menyenangkan, memuaskan menarik, atau sebagai sistem keyakinan. Sifat dan jenis nilai:
1. Bersifat relatif, artinya nilai bergantung oleh tempat dan waktu.
2. Lebih bersifat subjektif nilai berbeda-beda bagi setiap orang.

Moral adalah sarana untuk mengukur benar atau tidaknya sikap dan tindakan manusia. Moral adalah kepekaan dalam pikiran, perasaan dan tindakan terhadap prinsip-prinsip dan aturan-aturan.

Manfaat kita mempelajari etika, nilai, dan moral ini adalah kita dapat menjunjung tinggi dan menghargai nilai kemanusiaan, kita lebih toleran, etis atau santun dan adil dalam bertindak, kita dapat mengenali kemampuan dari orang lain, kita dapat bertanggung jawab dalam bidang ilmu yang diampunya, dan kita dapat meningkatkan profesionalitas.
Nama: Permata Balqis
NPM: 2213053217

Dalam video tersebut, disebutkan permasalahan atau degradasi moral siswa masa kini, seperti siswa menganiaya gurunya sendiri hingga tewas dan seorang siswa SMP yang mengajak duel kepala sekolahnya sendiri.
Dalam menghadapi kenakalan siswa di kelas, dari awal guru harus dibekali dengan psikologis dirinya yang baik, agar ketika dia menjadi guru dia sudah benar-benar siap untuk menjadi pendidik. Kemudian guru juga harus dikenalkan mengenai ragam keadaan sekolah-sekolah atau siswa-siswa dan cara menanganinya dengan tepat.
Tetapi untuk saat ini, pembekalan untuk calon pendidik itu hanya sekedar knowledge atau pengetahuannya tentang profesi dan pengetahuannya tentang pedagogik saja, untuk keterampilan dan sosialnya masih belum terealisasikan dengan optimal.