གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Selfi Yudia Ellsa Agustina 2213053305

Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
Npm: 221353305
Kelas: 3F

6 TAHAP PERKEMBANGAN MORAL MENURUT KOHLBERG
Pada video tersebut menjelaskan mengenai 6 tahapan moral yang dicetuskan oleh Kohlberg. Lawrence Kohlberg menyatakan bahwa perkembangan moral terbagi menjadi 3 level dan setiap levelnya memiliki dua tahapan.
Pra-Konvensional
1) Tahap pertama, Menghindari Hukuman.
Hukuman menjadi alat untuk mengatur atau menegakkan sebuah peraturan agar peraturan tersebut dapat dipatuhi dan tidak dilanggar.
Ketika seseorang mengetahui hukuman tentang suatu hal maka mereka akan menghindari dengan tidak melakukan sesuatu.
2) Tahap kedua, Keuntungan dan Minat Pribadi
Seseorang memperhitungkan apa yang nantinya akan terjadi dan apa yang akan mereka peroleh ketika akan melakukan suatu tindakan.
Konvensional
3) Tahap ketiga, Menjaga Sikap Orang Baik
Pada tahap ini seseorang menghindari pertengkaran karena memikirkan bagimana kesepakatan sosial yang ada dan pendapat orang lain terhadapnya.
4) Tahap keempat, Memelihara Peraturan
Peraturan adalah sebuah instrumen untuk menjabarkan lebih lanjut dan rinci mengenai suatu ketentuan. Peraturan harus dipatuhi agar tercipta kondisi yang kondusif dan tidak ada kekacauan.
Pasca Konvensional
5) Tahap kelima, Orientasi Kontrak Sosial
Pada tahap ini setiap orang memiliki latar belakang berbeda. Tidak ada yang absolut atau pasti ketika melihat sebuah kasus. Hak-hak individu harus dilihat bersamaan dengan hukum yang ada.
6) Tahap keenam, Prinsip Etika Universal
Pada tahap ini seseorang akan melakukan tindakan yang menurut dirinya adalah tindakan yang benar meskipun tindakan yang dilakukan bertentangan dengan hukum dan tidak sejalan dengan norma yang ada. Tahap ini berkaitan dengan prinsip internal dari individu.
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
NPM: 2213053305
Analisis jurnal 2
MEMBINA NILAI MORAL SOSIAL BUDAYA INDONESIA DI KALANGAN REMAJA
Pembentukan nilai moral sosial budaya Indonesia di kalangan anakanak dan remaja merupakan tanggung jawab orang tua, masyarakat dan pemerintah secara bersinergis. Kerjasama yang baik antara ketiga lingkungan pendidikan yang oleh Ki Hajar Dewantoro (1964) disebut dengan Tri Pusat Pendidikan pada dasarnya sudah dikenal seusia kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Dalam realitas kehidupan saat ini terlihat ketiganya belum melakukan sinergitas yang optimal, sehingga di berbagai lingkungan pendidikan seringkali terjadi penyimpangan terhadap nilai moral dan norma yang tidak sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat Indonesia.
Oleh karena itu Ke depan di dalam lingkungan pendidikan kita harus meningkatkan kerjasama yang kuat, koordinasi yang sistematis, dan saling bahu-membahu dalam bingkai nilai kekeluargaan yang sesuai dengan nilainilai agama yang suci, sebagai anak qqbangsa yang merindukan kembali kokohnya jati diri bangsa ini, menjadi bangsa yang cerdas otaknya, lembut hatinya, dan terampil tangannya sehingga bangsa ini menjadi bangsa yang maju yang bernilai, bermoral, dan berbudaya Indonesia yang di Ridhai Tuhan Yang Maha Esa.
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
NPM: 2213053305
Kelas : 3F
Analisis jurnal
Pendidikan moral pancasila sangatlah penting, dengan adanya metode sosialisasi yang diterapkan bagi anak sekolah dasar diharapkan dapat menumbuhkan nilai-nilai moral pancasila yang ditanam sejak dini. Nilai Moral pancasila adalah suatu pedoman bagi masyarakat untuk bertindak hidup sebagaimana telah diatur dalam pancasila atau ideologi Indonesia, dengan kata lain moral pancasila adalah sikap bermasyarakat yang baik dimana harus dilakukan oleh masyarakat.Pendidikan Moral Pancasila merupakan pendidikan yang berupaya untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.Butir pancasila merupaan petunjuk-petunjuk nyata dan jelas wujud pengalaman Pancasila yakni:
1. Pengalaman sila kesatu, Ketuhanan Yang Maha Esa a. Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. b. Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan hidup. c. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. d. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.
2. Pengalaman sila kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradap seperti mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban anatar sesama manusia Saling mencintai sesama manusia, tidak semena-mena terhadap orang lain dan Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. 3. Pengalaman sila ketiga peraturan Indonesia seperti rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, cinta tanah air dan bangsa , bangga sebagai bangsa Indonesia dan bertanah air Indonesia dan memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang Bhineka tunggal .
4. Pengalaman sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan seperti mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat, tidak memaksakan kehendak pada orang lain dan mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
5.Pengalaman sila kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia seperti mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotong-royongan, bersikap adil, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban dan menghormati hak-hak orang lain .
Tujuan dari Penerapan Nilai Moral Pancasila Sejak Dini Dalam Mewujudkan Generasi Anti Korupsi di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah ialah membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas dengan jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan, menembangkan pendidikan nasional yang meletakan pendidikan moral Pancasila sebagai jiwa utama.
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
Npm: 2213053305
Kelas : 3F
Tugas analisis video

pengamalan sila Pancasila artinya penerapan  nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
1) sila pertama berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa Hai dilambangkan dengan lambang bintang pada sila pertama mengajak kita untuk percaya  kepada Tuhan dan melaksanakan perintahnya  berikut beberapa contoh pengamalan sila   pertama bersyukur kepada Tuhan melaksanakan  ibadah sesuai dengan agama yang dianut tidak memaksakan suatu agama kepada orang lain  berdoa sebelum dan sesudah makan menghormati  agama orang lai.
2) sila ke-2  bunyi silanya kemanusiaan yang adil dan beradab   akhir-akhir mengecil kedua dilambangkan dengan gambar rantai sila ke-2 kita diajak untuk  bersikap saling mencintai sesama manusiacontoh pengamalan sila  kedua membantu korban bencana alam membantu   Adik belajar tidak berbuat kasar kepada  orang lain menolong teman yang kesulitan dan bersikap sopan pada orangtua.
3) sila ketiga sila ketiga berbunyi persatuan Indonesia sila ke-3 dilambangkan  dengan pohon beringin,di sila ketiga   kita diajak untuk cinta terhadap bangsa Indonesia  atau cinta tanah air contoh pengamalan sila ke-3 mengikuti upacara bendera dengan tertib mencintai dan bangga menggunakan  barang atau produk buatan Indonesia,bermain dengan teman dengan rukun, melestarikan budaya daerah, dan berteman dengan tidak membeda-bedakan suku dan agama.
 4)sila ke-4 bunyinya kerakyatan  yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan   dalam permusyawaratan perwakilan sila  keempat dilambangkan dengan kepala banteng sila ke-4 kita diajak untuk  bermusyawarah dalam menyelesaikan   suatu masalah beberapa contoh pengamalan  sila ke-4 menyampaikan pendapat berdiskusi   atau kerja kelompok menerima hasil musyawarah  dengan lapang dada saling menghargai pendapat   musyawarah dalam pemilihan Ketua Kelas .
5. sila ke 5 ini silanya keadilan  sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sila kelima   dilambangkan dengan padi dan kapas pada sila  kelima kita diajak untuk bersikap adil terhadap   sesama beberapa contoh pengamalan sila  kelima tidak berbuat curang kepada orang lain menghargai hasil karya orang lain tidak boros dan Suka menabung melaksanakan hak dan kewajiban secara  seimbang dan bergotong-royong ketika  membersihkan kelas.
Jadi cara agar seseoarang dapat meneladani dan menerapkan nilai nilai tersebut pada saat era modern ini yaitu dengan melakukan pemahaman dan melakukan contoh bahwa nilai-nila dalam Pancasila itu penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Diskusi

Selfi Yudia Ellsa Agustina 2213053305 གིས-
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
Npm: 2213053305
Kelas: 3F
1. Mengapa penting pendidikan nilai dan moral diberikan kepada peserta didik di sekolah dasar.
Karena Pendidikan moral sangat penting ditanamkan pada anak sejak usia dini, dikarenakan biasanya anak yang akan mengalami masa pubertas itu belum bisa mengontrol emosinya. Moral sangat diutamakan dalam kehidupan saat ini, karena moral yang semakin lama semakin tidak sesuai dalam norma masyarakat kita. Melalui pendidikan, perkembangan moral diharapkan mampu berjalan dengan baik, serasi dan sesuai dengan norma demi harkat dan martabat manusia itu sendiri.
2. Apa tujuan utama pendidikan nilai dan moral
Tujuan utama pendidikan nilai membantu peserta didik agar memahami, menjalani, dan mengalami nilai-nilai serta mampu menempatkannya secara integral dalam kehidupan. Tujuan pendidikan moral adalah untuk meningkatkan kapasitas berpikir secara moral dan mengambil keputusan moral mengungkapkan bahwa tujuan pendidikan moral ditekankan pada metode pertimbangan moral dan untuk membantu anak-anak untuk mengenal apa yang menjadi dasar untuk menerima suatu nilai.