གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rey Gavrila Naibaho

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Rey Gavrila Naibaho གིས-
NAMA: Rey Gavrila Naibaho
NPM: 2215061067
KELAS: PSTI C

Judul Vidio: Hakekat dan Pentingnya PKN di Perguruan Tinggi

PKn merupakan singkatan dari Pendidikan Kewarganegaraan. Kata kewarganegaraan ini berasal dari Warganegara, yang merupakan warga dari suatu negara. Pendidikan Kewarganegaraan adalah upaya sadar untuk menyiapkan peserta didik yang cinta pada bangsa, setia, berani mengorbankan diri untuk melindungi bangsa dan negara. Pendidikan kewarganegaraan juga mengajarkan siswa untuk berpikir kritis, analitis, demokratis berdasarkan Pancasila.

Selain itu terdapat juga beberapa landasan ideal dan landasan hukum pendidikan kewarganegaraan, yaitu:
• Pancasila
• Pembukaan undang-undang 1945
• Batang tubuh UUD 1945
• UU nomor 20 tahun 1982
• UU nomor 20 tahun 2003
• SK dirjen DIKTI Nomor 43 tahun 2006

Sumber historis substansi pendidikan kewarganegaraan sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka. Lalu sumber sosiologis yang diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi negara-negara. Serta sumber politik yaitu dimuatnya dokumen dokumen kurikulum kewarganegaraan (1957), Civics (1962), kewarganegara Negara (1968).

Esensi pendidikan kewarganegaraan terletak pada pembangunan kebangsaan dan karakter bangsa. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan hal mendasar yang memperkenalkan manusia pada nilai-nilai, peran, sistem, aturan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat dan negara. Pendidikan kewarganegaraan dirancang untuk memungkinkan generasi muda menjadi warga negara yang berbudi luhur, bertanggung jawab, beretika, dan baik.

Urgensi pendidikan kewarganegaraan adalah stabilitas berbangsa dan bernegara yang didukung dengan pembentukan generasi yang mudah atau warga negara yang cerdas (smart).

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

Rey Gavrila Naibaho གིས-
Nama: Rey Gavrila Naibaho
NPM: 2215061067
Kelas: psti c


Perubahan Indonesia menuju pada sistem demokrasi merupakan sesuatu yang tidak terelakkan lagi. Pasca jatuhnya rezim Orde Baru di bawah Presiden Soeharto yang lengser pada 21 Mei 1998, Indonesia mengalami proses pembentukan demokrasi meskipun berjalan setelah lebih dari 30 tahun Orde Baru berkuasa.

Perkembangan ini tentu saja merupakan fenomena yang tidak kondusif bagi transisi Indonesia menuju demokrasi yang berkeadaban (Democratic Civility).
Di dalam mewujudkan demokrasi yang berkeadaban maka peranan pendidikan kewarganegaraan (Civics Education) dirasa sangat urgen dan mendesak sebagai pendidikan karakter bangsa Indonesia.

Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) merupakan pendidikan yang sangat penting di dalam mendidik karakter bangsa Indonesia untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif , demokratis dan beradab dimana mereka menyadari hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta kesiapan mereka menjadi bagian dari warga negara dunia (global society) di era modern saat ini.

Pendidikan Kewarganegaraan yang humanis-partisipatoris diharapkan mampu menjadi laboratorium bagi penyemaian prinsip- prinsip demokrasi yang terintegrasikan dengan nilai-nilai keindonesiaan yang bersumber dari Pancasila sebagai dasar filosofis bangsa yang diharapkan dapat menjadi unsur utama pembentukan karakter nasional Indonesia.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Soal-2

Rey Gavrila Naibaho གིས-
Nama: Rey Gavrila Naibaho
Npm: 2215061067

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

1). Sila 1 Ketuhanan yang Maha Esa
Dimana berisi tentang disiplin ilmu beragama/religius serta mengajarkan kita bagaimana menghargai waktu dan etika dalam beribadah

2). Sila 2 Kemanusiaan yang adil dan beradab
Dimana berisi tentang nilai nilai sosial dan bagaimana etika kita dalam memanusiakan manusia, bagaimana cara bersikap dan menghargai orang lain dalam medsos maupun kehidupan nyata

3). Sila 3 Persatuan Indonesia
Dimana berisi tentang nilai nilai solidaritas baik itu dalam kehidupan dunia nyata maupun kehidupan dunia maya, hal ini diperlukan dalam perkembangan IPTEK guna memajukan komunitas teknologi Indonesia.

4). Sila 4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Dimana berisi nilai nilai saling menghargai pendapat antar sesama kita manusia mau itu dalam kehidupan nyata ataupun kehidupan dunia maya, IPTEK Indonesia akan berkembang bila masyarakat Indonesia saling menghargai dan mendengarkan pendapat orang lain.

5). Sila 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Dimana berisi tentang nilai nilai keadilan guna menciptakan keseimbangan antar masyarakat tidak ada perbedaan antar satu dengan yang lain.


B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Tentu saja pemimpin yang menerapkan nilai-nilai Pancasila karena akan menjadi contoh bagi masyarakatnya, jika pemimpinnya baik pasti masyarakatnya akan baik juga. Karena jika pemimpin sudah menerapkan nilai-nilai Pancasila niscaya negara yang dipimpinnya akan sejarahtera selalu.