གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Leo Fetri Hendli Hendli

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

Leo Fetri Hendli Hendli གིས-
Nama : Leo Fetri Hendli
NPM : 2215061020
Kelas : PSTI D

Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu pendidikan yang memiliki urgensi yang penting bagi bangsa ini. Dimana membahas mengenai hubungan antara manusia dengan manusia lain serta organisasi yang lebih luas. Pendidikan kewarganegaraan sendiri bertujuan untuk membangun karakter anak bangsa menjadi lebih luhur. Meningkatkan hubungan antar para warga masyarakat.

Demokrasi dapat digolongkan menjadi
dua macam yaitu demokrasi langsung dan tidak langsung. Demokrasi langsung (direct
democracy) adalah demokrasi yang secara
langsung melibatkan rakyat untuk
pengambilan keputusan suatu negara. Dalam demokrasi langsung, rakyat secara langsung berpartisipasi dalam pemilihan umum dan menyampaikan kehendaknya. Sementara itu demokrasi tidak langsung, adalah demokrasi yang secara tidak langsung melibatkan rakyat suatu negara dalam pengambilan keputusan.

Dalam demokrasi tidak langsung, rakyat
menggunakan wakil-wakil yang telah dipercaya untuk menyampaikan aspirasi dan kehendaknya sehingga dalam demokrasi tidak langsung wakil rakyat terlibat secara langsung menjadi perantara seluruh rakyat.

Pemahaman mengenai demokrasi di
Indonesia mungkin belum sepenuhnya dikuasai dan dimengerti oleh masyarakat. Beberapa konflik di Indonesia terjadi karena pihak-pihak yang terkait merasa memiliki kebebasan terhadap hak-hak yang fundamental seperti hak untuk mendapatkan dan menyampaikan
informasi.

Demi terciptanya proses demokrasi,
setelah terbentuknya sebuah pemerintahan
demokratis lewat mekanisme pemilu
demokratis, negara berkewajiban untuk
membuka saluran-saluran demokrasi baik
secara formal melalui Dewan Perwakilan
Rakyat (DPR) dan partai politik, dan juga
saluran-saluran non-formal seperti fasilitas-
fasilitas umu, atau ruang public (public spheres)sebagai sarana interaksi sosial seperti radio, televisi, media sosial dan lain sebagainya. Sarana ini dapat digunakan oleh semua warga negara untuk menyalurkan pendapatnya secara bebas dan aman. Rasa aman dalam menyalurkan pendapat dan sikap harus dijamin oleh negara melalui undang-undang yang dijalankan oleh aparaturnya secara adil.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Jurnal

Leo Fetri Hendli Hendli གིས-
Nama : Leo Fetri Hendli
Kelas : PSTI D
NPM: 2215061020
Analisis Jurnal

Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Sebab pengembangan ilmu yang terlepas dari idiologi Pancasila, justru dapat mengakibatkan sekularisme, seperti yang terjadi pada jaman Renaissance di Eropa. Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada idiologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan oreintasi yang tidak jelas.

Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) sejauh ini mencapai kemajuan pesat sehingga peradaban manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.

Prulalisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia pada saat ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan. Hal ini akan menimbulkan renungan supaya bangsa Indonesia tidak terjerumus dalam keputisan nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang neatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia dimasa yang akan datang.

Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Oleh karena itu, perkembangan IPTEK harus selalu dibarengi dengan nilai-nilai Pancasila serta harus diawasi secara menyeluruh pada setiap aspek.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Video-2

Leo Fetri Hendli Hendli གིས-
Nama : Leo Fetri Hendli
NPM : 2215061020
Kelas : PSTI D
Analisis Video-2

Video diatas menunjukan peristiwa dimana Jepang menyerah terhadap sekutu. Yang diawali dengan Jepang menyerang pangkalan atau pelabuhan Pearl Harbour milik AS. Dimana hal itu juga direspon oleh sekutu dengan menjatuhkan bom atom kepada kota Hiroshima dan Nagasaki yang menyebabkan perdana menteri jepang menyatakan menyerah terhadap sekutu dan menandakan akhir dari Perang di wilayah Asia Pasifik.

Hal ini tentunya direspon baik oleh bangsa Indonesia yang langsung melakukan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 yang dilakukan oleh Presiden Soekarno. Peristiwa ini membuat bangsa Indonesia membuat Indonesia bisa lebih cepat memproklamasikan kemerdakaan. Disamping itu hal ini menunjukan bahwa IPTEK yang berkembang dapat membantu dan juga dapat menghancurkan. IPTEK membatu sekutu sedangkan menghancurkan Jepang sehancur-hancurnya. Tentunya kita dapat lebih waspada dan lebih berhati-hati dengan adanya perkembangan IPTEK yang ada.