Arswendo Erza Sadewa - 2215061062 - PSTI B
Menurut saya sistem etika perilaku politik saat ini belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila karena masih banyak didapati peristiwa-peristiwa seperti independensi yang seharusnya dikedepankan untuk menunjukkan posisi jajaran pemerintah maupun birokrasi agar dapat menjalankan kewajibannya dengan baik, namun pada kenyataannya jajaran birokrasi tidak memiliki independensi baik struktural maupun sikap sehingga menyebabkan mudahnya terperangkap pada jurang penyalahgunaan dan penyimpangan jabatan yang melahirkan budaya korupsi di lingkaran persetan pemerintahan baik pusat maupun daerah, banyak pula kasus jajaran birokrasi tidak memperlakukan pelayanan secara adil dan merata tentu menguntungkan para pengguna pelayanan dengan identitas tertentu yang mencerminkan konstelasi politik, tentu hal ini menghasilkan ketidakpercayaan publik pada jajaran birokrasi dan pemerintah, dan masih banyak lagi.
Dari pemahaman saya ketika berbicara soal etika generasi muda zaman sekarang memang terlihat lebih buruk dibandingkan dengan generasi muda zaman dahulu, mulai dari tutur bahasa, cara bersikap, cara berperilaku dan cara mengatur emosi. Namun jika dilihat dari etika generasi muda di sekitar lingkungan saya, terdapat beberapa anak muda yang memang terlihat kurang beretika dan kurang bermoral dan juga terdapat anak muda yang memang terlihat bermoral. Jika berdasarkan apa yang saya lihat, kemerosotan moral yang terjadi pada lingkungan sekitar saya terjadi karena kemajuan teknologi sehingga membuat generasi muda menjadi apatis, egois, dan lebih mementingkan hal yang membuat senang. Namun dengan begitu bukan berarti semua generasi muda bertingkah dan berperilaku seperti hal tersebut, namun hanya beberapa contoh generasi muda yang menurut saya negatif yang saya maksudkan. Solusi dari pemahaman saya adalah dengan menanamkan dan mengingatkan pendidikan moral dan etika yang bisa dimulai dari keluarga atau lingkungan bermain, dan juga lingkungan sekolah atau kampus. Dan juga orang tua harus bisa lebih memperhatikan serta mengontrol perilaku anak dalam bertingkah laku di masyarakat, contohnya adalah dengan menanamkan pengertian terhadap anak tentang pentingnya berperilaku etis dan sopan, serta memberikan pengertian tentang apa saja manfaat serta dampak dari perilaku dan perbuatan yang tidak etis.
Menurut saya sistem etika perilaku politik saat ini belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila karena masih banyak didapati peristiwa-peristiwa seperti independensi yang seharusnya dikedepankan untuk menunjukkan posisi jajaran pemerintah maupun birokrasi agar dapat menjalankan kewajibannya dengan baik, namun pada kenyataannya jajaran birokrasi tidak memiliki independensi baik struktural maupun sikap sehingga menyebabkan mudahnya terperangkap pada jurang penyalahgunaan dan penyimpangan jabatan yang melahirkan budaya korupsi di lingkaran persetan pemerintahan baik pusat maupun daerah, banyak pula kasus jajaran birokrasi tidak memperlakukan pelayanan secara adil dan merata tentu menguntungkan para pengguna pelayanan dengan identitas tertentu yang mencerminkan konstelasi politik, tentu hal ini menghasilkan ketidakpercayaan publik pada jajaran birokrasi dan pemerintah, dan masih banyak lagi.
Dari pemahaman saya ketika berbicara soal etika generasi muda zaman sekarang memang terlihat lebih buruk dibandingkan dengan generasi muda zaman dahulu, mulai dari tutur bahasa, cara bersikap, cara berperilaku dan cara mengatur emosi. Namun jika dilihat dari etika generasi muda di sekitar lingkungan saya, terdapat beberapa anak muda yang memang terlihat kurang beretika dan kurang bermoral dan juga terdapat anak muda yang memang terlihat bermoral. Jika berdasarkan apa yang saya lihat, kemerosotan moral yang terjadi pada lingkungan sekitar saya terjadi karena kemajuan teknologi sehingga membuat generasi muda menjadi apatis, egois, dan lebih mementingkan hal yang membuat senang. Namun dengan begitu bukan berarti semua generasi muda bertingkah dan berperilaku seperti hal tersebut, namun hanya beberapa contoh generasi muda yang menurut saya negatif yang saya maksudkan. Solusi dari pemahaman saya adalah dengan menanamkan dan mengingatkan pendidikan moral dan etika yang bisa dimulai dari keluarga atau lingkungan bermain, dan juga lingkungan sekolah atau kampus. Dan juga orang tua harus bisa lebih memperhatikan serta mengontrol perilaku anak dalam bertingkah laku di masyarakat, contohnya adalah dengan menanamkan pengertian terhadap anak tentang pentingnya berperilaku etis dan sopan, serta memberikan pengertian tentang apa saja manfaat serta dampak dari perilaku dan perbuatan yang tidak etis.