Nama : Arswendo Erza Sadewa
NPM : 2215061062
Kelas : PSTI B
Berdasarkan Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial yang berjudul “Urgensi
Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani” dapat dipahami bahwa
Pendidikan Kewarganegaraan (Civics Educations) adalah mendidik generasi muda untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif, demokratis, dan beradab dengan pengertian mereka sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dengan demikian, setelah mahasiswa mengikuti
Pendidikan Kewarganegaraan dengan baik dan benar diharapkan mereka akan menjadi warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat melakukan transfer of learning (proses pembelajaran), transfer of values (proses pengejawantahan nilai-nilai) dan transfer of principles (proses pengalihan prinsip-prinsip) demokrasi, HAM dan masyarakat madani dalam kehidupan nyata.
Demokrasi adalah pemerintahan di tangan rakyat yang mengandung pengertian tiga hal Yaitu pemerintahan dari rakyat (government of the people), pemerintahan, oleh rakyat (government by the people), dan pemerintahan untuk rakyat (government for the people). Tiga faktor ini merupakan tolak ukur umum dari suatu pemerintahan yang demokratis.
Lalu juga ada HAM atau hak asasi manusia yang merupakan hak dasar setiap manusia yang dibawa sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa bukan pemberian manusia atau lembaga kekuasaan. Didalam HAM terdapat 4 dasar prinsip, yaitu kebebasan, kemerdekaan, persamaan dan keadilan.
Dan dari pemaparan para ahli pada jurnal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa interaksi antar manusia yang baik akan melahirkan prinsip yang sadar akan sangat pentingnya
Pendidikan Kewarganegaraan yang memiliki nilai benefit yang sangat tinggi bagi mahasiswa kedepannya, seperti bagaimana menjadi warga negara Indonesia yang baik, supaya para mahasiswa juga tahu bagaimana mewujudkan negara yang demokrasi dan toleransi dan juga menuntun mahasiswa untuk terus menegakkan Hak Asasi Manusia.