NAMA : SHELLA PRISCILLIA
NPM : 2253053054
ANALISIS JURNAL 2
Proses pendidikan nilai moral di lingkungan Keluarga sebagai upaya Mengatasi kenakalan remaja
• identitas jurnal
nama penulis : Fahrudin
analisis ini menyoroti dampak negatif globalisasi terhadap masyarakat, seperti meningkatnya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, kekerasan, dan masalah kesehatan mental. Permasalahan-permasalahan ini dipandang sebagai akibat dari meningkatnya kompleksitas dan keragaman masyarakat modern. Namun, keluarga tetap memainkan peran penting dalam pendidikan dan pengasuhan, karena keluarga bertanggung jawab untuk membina cinta kasih, keharmonisan, dan nilai-nilai moral di antara anggotanya.
Keluarga dianggap sebagai institusi utama pendidikan, dan meskipun institusi lain dapat membantu pendidikan, namun mereka tidak dapat menggantikan peran keluarga Salah satu tantangan dalam mendidik anak dalam keluarga adalah kurangnya bimbingan dalam memanfaatkan waktu luang secara sehat dan produktif.
Hal ini dapat menimbulkan pikiran dan perilaku yang tidak sehat. Selain itu, tidak adanya pusat bimbingan dan konseling bagi anak dan remaja dapat berkontribusi terhadap munculnya perilaku negatif. Westernisasi, khususnya pengaruh budaya dan agama Barat, juga diidentifikasi sebagai faktor yang dapat berdampak pada perkembangan moral anak
Analisis tersebut menekankan pentingnya keluarga dalam mendidik anak, karena keluarga merupakan lingkungan utama dan mendasar di mana anak mengembangkan kepribadian dan nilai-nilainyaKeluarga memberikan pendidikan dalam berbagai aspek, antara lain pendidikan, sosialisasi, perlindungan, kasih sayang, agama, ekonomi, rekreasi, dan biologi. Peran keluarga dalam pendidikan berlangsung secara berkesinambungan dan terjadi melalui interaksi dan sosialisasi dalam keluarga. Orang tua diharapkan dapat memberikan contoh yang baik kepada anaknya, dengan cara anak mengamati dan menginternalisasikan perilaku dan kebiasaan orang tuanya
Kesimpulannya, analisis tersebut menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mendidik anak dan menanamkan nilai-nilai moral. Terlepas dari tantangan yang ditimbulkan oleh globalisasi, keluarga tetap menjadi institusi utama yang bertanggung jawab untuk membina cinta kasih, keharmonisan, dan nilai-nilai moral di antara para anggotanya. Orang tua dianjurkan untuk memberikan bimbingan, memberikan contoh yang baik, dan menciptakan lingkungan belajar yang positif dalam keluarga.
NPM : 2253053054
ANALISIS JURNAL 2
Proses pendidikan nilai moral di lingkungan Keluarga sebagai upaya Mengatasi kenakalan remaja
• identitas jurnal
nama penulis : Fahrudin
analisis ini menyoroti dampak negatif globalisasi terhadap masyarakat, seperti meningkatnya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, kekerasan, dan masalah kesehatan mental. Permasalahan-permasalahan ini dipandang sebagai akibat dari meningkatnya kompleksitas dan keragaman masyarakat modern. Namun, keluarga tetap memainkan peran penting dalam pendidikan dan pengasuhan, karena keluarga bertanggung jawab untuk membina cinta kasih, keharmonisan, dan nilai-nilai moral di antara anggotanya.
Keluarga dianggap sebagai institusi utama pendidikan, dan meskipun institusi lain dapat membantu pendidikan, namun mereka tidak dapat menggantikan peran keluarga Salah satu tantangan dalam mendidik anak dalam keluarga adalah kurangnya bimbingan dalam memanfaatkan waktu luang secara sehat dan produktif.
Hal ini dapat menimbulkan pikiran dan perilaku yang tidak sehat. Selain itu, tidak adanya pusat bimbingan dan konseling bagi anak dan remaja dapat berkontribusi terhadap munculnya perilaku negatif. Westernisasi, khususnya pengaruh budaya dan agama Barat, juga diidentifikasi sebagai faktor yang dapat berdampak pada perkembangan moral anak
Analisis tersebut menekankan pentingnya keluarga dalam mendidik anak, karena keluarga merupakan lingkungan utama dan mendasar di mana anak mengembangkan kepribadian dan nilai-nilainyaKeluarga memberikan pendidikan dalam berbagai aspek, antara lain pendidikan, sosialisasi, perlindungan, kasih sayang, agama, ekonomi, rekreasi, dan biologi. Peran keluarga dalam pendidikan berlangsung secara berkesinambungan dan terjadi melalui interaksi dan sosialisasi dalam keluarga. Orang tua diharapkan dapat memberikan contoh yang baik kepada anaknya, dengan cara anak mengamati dan menginternalisasikan perilaku dan kebiasaan orang tuanya
Kesimpulannya, analisis tersebut menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mendidik anak dan menanamkan nilai-nilai moral. Terlepas dari tantangan yang ditimbulkan oleh globalisasi, keluarga tetap menjadi institusi utama yang bertanggung jawab untuk membina cinta kasih, keharmonisan, dan nilai-nilai moral di antara para anggotanya. Orang tua dianjurkan untuk memberikan bimbingan, memberikan contoh yang baik, dan menciptakan lingkungan belajar yang positif dalam keluarga.