Kiriman dibuat oleh Celda Vahleviana 2213053286

Nama : Celda Vahleviana
NPM : 2213053286
Kelas : 2A

Analisis jurnal
Demokrasi Sebagai Wujud Nilai-Nilai Sila Keempat Pancasila Dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia.
Penulis : Alih Puji Mulyono dan Rizal Fatoni.

Jurnal tersebut membahas tentang demokrasi sila keempat pancasila
sebagai sumber nilai dalam pemilihan umum daerah di Indonesia dan pelaksanaan demokrasi sila keempat pancasila sebagai sumber nilai
pemilihan umum daerah di Indonesia.
Indonesia memiliki sebuah ideologi yaitu ideologi Pancasila, Pancasila dijadikan sebagai ideologi karena sesuai dengan jiwa bangsa Indonesia.
Dalam jurnal tersebut memaparkan bahwa sila keempat Pancasila, yang dilambangkan dengan “Kepala Banteng”, menekankan pentingnya kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang mana suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Berdasarkan sila ke-empat Pancasila, negara berkedaulatan rakyat menjadi landasan absolut dalam kehidupan politik negara Indonesia. Artinya, bahwa sifat demokrasi tidak dapat diubah atau bahkan dihilangkan dalam politik negara.

Salah satu penerapan demokrasi yang telah dilaksanakan di Indonesia adalah pemilihan umum, pemilihan umum dapat dikatakan sebagai sarana demokrasi karena berperan untuk ikut menentukan figur dan arah kepemimpinan negara atau daerah dalam periode tertentu. Hakekat pemilihan umum bukan hanya memilih pemimpin, pemilu juga merupakan cara menentukan nasib bangsa selama lima tahun ke depan melalui pemilihan pemimpin. Ketika demokrasi mendapat perhatian yang luas dari masyarakat dunia, penyelenggaraan pemilu yang demokratis menjadi syarat penting dalam pembentukan kepemimpinan sebuah negara. Namun dalam pelaksanaannya pemilihan umum ini masih terdapat konflik dan kecurangan yang sering terjadi, yang tentu diperlukan sanksi pidana bagi pelanggarnya karena pemilu merupakan sarana bagi kita untuk menentukan nasib kita selama beberapa tahun mendapatkan pemimpin yang benar-benar amanah dan bisa dipercaya.

Makna Pancasila sebagai ideologi negara :
1. Nilai-nilai yang tercantum di dalam Pancasila itu menjadi cita-cita normatif penyelenggaraan bernegara.
2. Nilai-nilai yang tercantum di dalam Pancasila ini merupakan nilai yang disepakati secara bersama, oleh karena itu menjadi satu di antara sarana di dalam pemersatu (integrasi) masyarakat Indonesia.
Sebagai negara demokrasi dan berideologi Pancasila tentu rakyat Indonesia harus memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.