Nama : Celda Vahleviana
NPM : 2213053286
Kelas : 2A
Prodi : PGSD
PRETEST
Ketahanan nasional dapat dilihat secara dua cara yaitu etimologi dan terminologi, Ketahanan nasional secara etimologi dapat diartikan sebagai mampu, kuat, dan tangguh dari sebuah bangsa dalam pengertian politik. Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis sebuah negara, yang berisi keuletan dan keinginan untuk menghadapi segala tantangan ataupun hambatan yang mengancam identitas, integritas, serta kehidupan berbangsa negara.
Kemudian ketahanan nasional secara terminologi dikenal dengan tiga wajah ketahanan nasional:
1. Ketahanan nasional sebagai strategi.
2. Ketahanan nasional sebagai kondisi.
3. Ketahanan nasional sebagai konsepsi.
Tiga wajah tersebut mengalami perkembangan yang tercantum dalam naskah GBHN tahun 1998.
Ketahanan nasional memiliki banyak dimensi dan konsep berlapis.
Dimensi ketahanan nasional: ideologi, politik, sosial, ekonomi, dan budaya.
Konsep ketahanan nasional berlapis adalah ketahanan nasional sebagai kondisi yang kokoh dan tangguh dari sebuah bangsa tentu tidak terwujud jika tidak dimulai dari ketahanan pada lapisan-lapisan di bawahnya.
Ketahanan nasional berlapis: Ketahanan nasional, ketahanan regional, ketahanan wilayah, ketahanan keluarga, dan ketahanan diri.
Ketahanan nasional sngat erat kaitannya dengan bela negara. Bela Negara adalah kesadaran dan tindakan warga negara yang diterapkan karena cinta mereka terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 untuk memastikan kelangsungan hidup bangsa dan negara, setiap warga negara wajib dan berhak ikut serta dalam bela negara.
6 Aspek mewujudkan ketahanan nasional:
1. Aspek ekonomi
Mampu memelihara stabilitas ekonomi yang sehat dan dinamis serta kemampuan menciptakan kemandirian ekonomi nasional dengan daya saing tinggi dan mewujudkan kemakmuran rakyat yang adil dan merata.
2. Aspek sosial budaya
Mewujudkan interaksi manusia dalam kehidupan bermasyarakat yang di dalamnya terkandung nilai-nilai kebersamaan, senasib, sepenanggungan, damai, dan solidaritas.
3. Aspek pertahanan dan keamanan
Mampu menghadapi dan mengatasi segala tantangan dan hambatan yang datang dari luar maupun dalam, baik langsung maupun tidak langsung, berbahaya bagi identitas, integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan negara.
4. Aspek ilmu pengetahuan
Mewujudkan penguatan sistem pendidikan dan teknologi, masyarakat yang mengikuti kemajuan dan ilmu teknologi.
5. Aspek ideologi
Mewujudkan masyarakat yang cinta tanah air dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
6. Aspek politik
Mampu menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman pada kehidupan politik bangsa dan negara. Ketahanan nasional dengan aspek politik ini mencakup ketahanan pada aspek politik dalam negeri dan ketahanan pada aspek politik luar negeri.
NPM : 2213053286
Kelas : 2A
Prodi : PGSD
PRETEST
Ketahanan nasional dapat dilihat secara dua cara yaitu etimologi dan terminologi, Ketahanan nasional secara etimologi dapat diartikan sebagai mampu, kuat, dan tangguh dari sebuah bangsa dalam pengertian politik. Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis sebuah negara, yang berisi keuletan dan keinginan untuk menghadapi segala tantangan ataupun hambatan yang mengancam identitas, integritas, serta kehidupan berbangsa negara.
Kemudian ketahanan nasional secara terminologi dikenal dengan tiga wajah ketahanan nasional:
1. Ketahanan nasional sebagai strategi.
2. Ketahanan nasional sebagai kondisi.
3. Ketahanan nasional sebagai konsepsi.
Tiga wajah tersebut mengalami perkembangan yang tercantum dalam naskah GBHN tahun 1998.
Ketahanan nasional memiliki banyak dimensi dan konsep berlapis.
Dimensi ketahanan nasional: ideologi, politik, sosial, ekonomi, dan budaya.
Konsep ketahanan nasional berlapis adalah ketahanan nasional sebagai kondisi yang kokoh dan tangguh dari sebuah bangsa tentu tidak terwujud jika tidak dimulai dari ketahanan pada lapisan-lapisan di bawahnya.
Ketahanan nasional berlapis: Ketahanan nasional, ketahanan regional, ketahanan wilayah, ketahanan keluarga, dan ketahanan diri.
Ketahanan nasional sngat erat kaitannya dengan bela negara. Bela Negara adalah kesadaran dan tindakan warga negara yang diterapkan karena cinta mereka terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 untuk memastikan kelangsungan hidup bangsa dan negara, setiap warga negara wajib dan berhak ikut serta dalam bela negara.
6 Aspek mewujudkan ketahanan nasional:
1. Aspek ekonomi
Mampu memelihara stabilitas ekonomi yang sehat dan dinamis serta kemampuan menciptakan kemandirian ekonomi nasional dengan daya saing tinggi dan mewujudkan kemakmuran rakyat yang adil dan merata.
2. Aspek sosial budaya
Mewujudkan interaksi manusia dalam kehidupan bermasyarakat yang di dalamnya terkandung nilai-nilai kebersamaan, senasib, sepenanggungan, damai, dan solidaritas.
3. Aspek pertahanan dan keamanan
Mampu menghadapi dan mengatasi segala tantangan dan hambatan yang datang dari luar maupun dalam, baik langsung maupun tidak langsung, berbahaya bagi identitas, integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan negara.
4. Aspek ilmu pengetahuan
Mewujudkan penguatan sistem pendidikan dan teknologi, masyarakat yang mengikuti kemajuan dan ilmu teknologi.
5. Aspek ideologi
Mewujudkan masyarakat yang cinta tanah air dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
6. Aspek politik
Mampu menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman pada kehidupan politik bangsa dan negara. Ketahanan nasional dengan aspek politik ini mencakup ketahanan pada aspek politik dalam negeri dan ketahanan pada aspek politik luar negeri.