Kiriman dibuat oleh Celda Vahleviana 2213053286

Nama : Celda Vahleviana
NPM : 2213053286

Analisis Video

Peristiwa ratusan warga desa di Pekalongan melakukan unjuk rasa tersebut menurut saya sudah benar karena limbah tersebut telah mengganggu kenyamanan warga dengan keluarnya bau busuk dari limbah tersebut. Jelas membuang limbah ke sungai adalah hal yang dilarang seharusnya pabrik harus memiliki alat pengolahan limbah sendiri agar tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar dengan membuang limbah sembarangan. Sementara pabrik di sekitar desa Pekalongan tersebut sudah berjalan 25 tahunan yang jelas tentu saja pasti sangat meresahkan warga sekitar, bahkan pengusaha pabrik tersebut mengaku tidak mengetahui cara mengolah limbah pabrik, hal ini pasti sangat aneh jika dibicarakan. Seharusnya sebelum membuat sebuah pabrik seorang pengusaha harus mengetahui konsekuensi yang diberikan atas berdirinya pabrik tersebut dan memikirkan kenyamanan warga sekitar.
Nama : Celda Vahleviana
NPM : 2213053286

Analisis Jurnal yang berjudul "URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"
Ditulis oleh Ika Setyorini

Sudah kita ketahui Pancasila merupakan dasar negara atau
pokok kaidah negara yang fundamental
yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yang juga merupakan pedoman kita dalam berbangsa dan bernegara Indonesia.
Pancasila sebagai idiologi negara
merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia.
Pancasila sebagai idiologi bangsa
Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara.
Di masa kini perkembangan ilmu dan teknologi sudah berkembang sangat pesat, hal ini dapat kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu meliputi : (i) nilai dasar (intrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan
tempat dan bersifat abstrak, (ii) nilai instrumental, yaitu
penjabaran nilai dasar sebagai arahan
kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu,
bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman, (iii) nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.
Setiap perkembangan IPTEK di Indonesia harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan tidak bertentangan
dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Dalam mengembangkan IPTEK kita harus berpegang teguh pada nilai nilai Pancasila :
1. Pertama sila ketuhanan yang maha esa
Jika berpegang teguh dengan agama yang dianut pasti kita tidak akan terjerumus dalam hal-hal yang buruk, tentu saja setiap agama mengajarkan hal-hal yang baik pada penganutnya sementara jika diikuti pandangan sekular dunia barat sepertinya berlawanan.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Kita sebagai manusia harus mau memanusiakan orang lain, dalam mengembangkan IPTEK seseorang harus bersikap beradab karena IPTEK merupakan hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila persatuan Indonesia
Dalam perkembangan IPTEK masa ini kita harus memupukkan rasa nasionalisme dalam diri kita sebagai negara Indonesia yang memiliki beragam suku dan budaya.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Dalam sila ini menegaskan bahwa pengembangan IPTEK harus secara demokratis dan terarah, serta setiap pengembang harus memiliki kebebasan berpendapat dan memiliki sikap terbuka dengan rela dikritik serta dibandingkan dengan pengembang lainnya.
5. Sila keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila ini menegaskan bahwa dalam mengembangkan IPTEK kita harus menyeimbangkan keadilan dalam kehidupan dengan hal yang berhubungan dengan kehidupan manusia itu sendiri.
Nama : Celda Vahleviana
NPM : 2213053286

Analisis jurnal yang berjudul "Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi"
Penulis : Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, Mohamad Khamim.

Menurut jurnal tersebut di era saat ini dimana sudah terjadi perkembangan teknologi yang signifikan banyak kemajuan yang telah dialami dalam era globalisasi ini, globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan, contohnya seperti segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Globalisasi mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain. Dengan semua ini semua bisa mempermudah kehidupan manusia namun meski banyak hal positif dari hal tersebut tentu saja terdapat hal negatif dari era globalisasi ini. Nilai-nilai Pancasila pun dapat ikut terpengaruh dalam berkembangnya teknologi informasi ini, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi pancasila menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut.
Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut dibiarkan akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis bahkan habis tergilas budaya barat yang berkembang. Pancasila yang akomodatif terhadap agama tidak dapat tergantikan oleh ideologi sekulerisme yang tidak selalu
bersahabat dengan agama. Oleh karena itu, perlu adanya pemulihan kembali kesadaran kolektif bangsa tentang posisi vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan
masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila. Kita sebagai warga negara Indonesia harus selalu senantiasa berpedoman pada Pancasila kita harus menyaring hal-hal yang tidak baik dalam menyikapi perkembangan teknologi ini. Pembelajaran pendidikan Pancasila sangat penting diterapkan pada masa kini dimana globalisasi dan perkembangan teknologi merambat dengan sangat pesat diharapkan
dapat tercipta wahana pembelajaran bagi para mahasiswa untuk secara akademik mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia. Jadi di era globalisasi dan perkembangan teknologi ini sebagai warga negara Indonesia kita harus selalu berpedoman teguh pada nilai nilai Pancasila agar dapat menjadi pribadi yang baik dan bertanggung jawab dalam perkembangan teknologi saat ini.
Nama : Celda Vahleviana
NPM : 2213053286

Analisis video

IPTEK sangat penting dipelajari pada masa ini karena membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. IPTEK dapat berdampak positif dan negatif, kita sebagai generasi muda harus cerdas agar tidak mendapatkan dampak buruk dari IPTEK.
Pancasila merupakan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi warga negara Indonesia.
Nilai yang terkandung dalam Pancasila ternyata hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi baik di masa sekarang maupun masa depan.
Sila Pancasila menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK
1. Pertama sila ketuhanan yang maha esa
Jika berpegang teguh dengan agama yang dianut pasti kita tidak akan terjerumus dalam hal-hal yang buruk, tentu saja setiap agama mengajarkan hal-hal yang baik pada penganutnya sementara jika diikuti pandangan sekular dunia barat sepertinya berlawanan.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Kita sebagai manusia harus mau memanusiakan orang lain, dalam mengembangkan IPTEK seseorang harus bersikap beradab karena IPTEK merupakan hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila persatuan Indonesia
Dalam perkembangan IPTEK masa ini kita harus memupukkan rasa nasionalisme dalam diri kita sebagai negara Indonesia yang memiliki beragam suku dan budaya.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Dalam sila ini menegaskan bahwa pengembangan IPTEK harus secara demokratis dan terarah, serta setiap pengembang harus memiliki kebebasan berpendapat dan memiliki sikap terbuka dengan rela dikritik serta dibandingkan dengan pengembang lainnya.
5. Sila keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila ini menegaskan bahwa dalam mengembangkan IPTEK kita harus menyeimbangkan keadilan dalam kehidupan dengan hal yang berhubungan dengan kehidupan manusia itu sendiri.