Posts made by Celda Vahleviana 2213053286

Nama : Celda Vahleviana
NPM : 2213053286
Kelas : 2A
Prodi : PGSD

POST TEST
Analisis Jurnal berjudul Semangat Bela Negara di Tengah Pandemi Covid-19 (The National Spirit of Defense in The Middle of The Covid-19 Pandemic)
Penulis: Syahrul kemal

Bela negara merupakan kewajiban setiap warganegara Indonesia. Dengan bela negara kita dapat mencerminkan kecintaan dan kesetiaan warga Negara kepada negaranya tersebut maka hal tersebut sangatlah penting bagi suatu negara, sebuah negara tentu membutuhkan masyarakat yang cinta dan rela berkorban bagi bangsanya sendiri. Oleh karena itu di negara Indonesia sendiri bela negara bahkan tertuang dalan UUD negara republik Indonesia yaitu:
• tertuang dalam undang undang dasar 1945 tentang upaya bela negara:
1. Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 menyatakan bahwa semua warga
Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan
Negara.
2. Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa tiap tiap warga
Negara berhak dan berkewajiban ikut serta dalam pertahanan dan keamanan negara.
• Undang undang RI nomor 3 tahun 2003 tentang pertahanan negra pasal 9 ayat 1 mengamatkan bahwa “ setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela Negara yang diwujudkan dalam dalam penyelenggaraan pertahanan Negara “. Selanjutnya pada pasal 2
keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara, sebagaimana yang
dimaksud dalam ayat 1, diselenggarakan melalui:
1. Pendidikan kewarganegaraan.
2. Pelatihan dasar kemilliteran secara wajib.
3. Pengabdian sebagai prajurit tentara nasional Indonesia secara sukarela atau secara wajib.
4. Pengabdian sesuai profesi.

Setiap warganegara harus tergugah hatinya untuk melaksanakan bela negara kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata.Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Kesadaran bela negara perlu ditumbuhkan mulai dari dini dan dilakukan secara terus menerus hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti pembelajaran kewarganegaraan dari SD sampai perguruan tinggi, dengan memberikan motivasi untuk mencintai tanah air dan bangga sebagai bangsa Indonesia. Motivasi setiap warga negara untuk ikut serta membela negara Indonesia juga dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain pengalaman sejarah perjuangan bangsa Indonesia, letak geografis Indonesia yang strategis, kekayaan sumber daya alam, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, keadaan penduduk yang besar, dan kemungkinan timbulnya bencana perang.
Nama : Celda Vahleviana
NPM : 2213053286
Kelas : 2A
Prodi : PGSD

ANALISIS SOAL

1) Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab:
Menurut artikel tersebut kinerja Indonesia terkait HAM selama 2019 masih buruk, masih terdapat banyak pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi terutama dalam artikel tersebut dijelaskan jika tahun 2019 dapat dikatakan sebagai tahun yang kelam, banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Tentu hal ini merupakan situasi yang sangat miris, sudah sebaiknya hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Namun, kabar baiknya masih ada Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.
Hal positif yang saya dapat dari artikel tersebut adalah saya mendapatkan pemahaman lebih tentang HAM yang berlaku di Indonesia yang ternyata masih banyak pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dan kurang mendapat perhatian serius oleh pemerintah. Kita sebagai generasi penerus haruslah menjunjung tinggi HAM dan tidak melakukan pelanggaran terhadap HAM.

2) Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab:
Demokrasi yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia sudah tepat karena pada dasarnya demokrasi memiliki prinsip dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Karena dengan berumber dari Pancasila dan adat istiadat maka demokrasi diharapkan dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan dari setiap sila Pancasila. Dalam menjalankan suatu negara yang demokrasi, maka perlu sesuai dengan jati diri atau budaya bangsa Indonesia itu sendiri.
Menurut saya demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa sangat tepat karena manusia merupakan makhluk tuhan yang sepatutnya memiliki rasa takut dan patuh terhadap aturannya dimana seluruh penyelenggaraan kegiatan pemerintah atau hal hal yang berhubungan dengan politik, kehidupan berbangsa dan bernegara harus dan tidak boleh menyimpang dari nilai nilai yang terkandung didalam nilai-nilai ketuhanan. Yang tentu setiap agama sudah pasti mengarkan hal yang baik dan meninggalkan hal yang buruk.

3) Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawab:
Menurut saya demokrasi dan hak asasi manusia (HAM) merupakan dua hal yang saling berkaitan, yang keduanya harus berimbang. Pelaksanaan HAM dalam Pancasila tidak dapat dipisahkan. Oleh karenanya, pelaksanaan HAM didasari oleh sila kedua yang berbunyi "Kemanusiaan yang adil dan beradab". Praktik demokrasi di Indonesia pada saat ini belum sepenuhnya sesuai dengan sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta HAM. Namun dari tahun ke tahun mulai membaik dalam beberapa tahun belakangan pelanggaran-pelanggaran HAM masih terjadi namun semakin menurun.
Pada saat ini masih banyak terjadi kurangnya kebebasan berpendapat dimana seharusnya masyarakat dibebaskan berpendapat namun juga harus memahami batasan dalam berpendapat. Masih banyak kejadian dimana masyarakat mengungkapkan pendapat namun berakhir mendapatkan masalah.

4) Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi dimana anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawab:
Menurut saya hal itu merupakan suatu tindakan tidak terpuji dan tidak tahu malu dimana seharusnya anggota parlemen menjadi sebuah wakil suara dari rakyat namun melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat, anggota parlemen tersebut harus ditindak tegas agar kejadian tersebut tidak dilakukan secara berulang-ulang.

5) Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawab:
Menurut saya hal itu sangat miris seorang tokoh seharusnya menjadi suri tauladan yang baik bagi masyarakat tetapi dengan adanya kelebihan tersebut menjadi orang yang disegani ia malah menjadikan pengikut atau pengagumnya sebagai alat untuk menjalankan misinya. Tokoh tersebut harus ditindak tegas oleh pemerintah, karena jika tidak ditindaklanjuti pasti kejadian serupa akan terus berulang-ulang dan akan memakan korban semakin banyak yang tentu meresahkan negara.