Kiriman dibuat oleh Florentic Helau 2213053023

Nama : Florentic Helau
NPM : 2213053023

Instrumen Penilaian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data sebagai bahan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik dengan berbagai cara dan beragam alat penilaian belajar peserta didik.

Manfaat penilaian bagi anak adalah untuk memelihara pertumbuhan anak agar lebih sehat dan konsisten, melalui ini guru dapat mengukur setiap perkembangan anak, perkembangan anak juga menjadi lebih optimal, anak mendapatkan stimulasi sesuai dengan minat perkembangannya, anak mendapatkan dukungan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan perkembangannya.

Manfaat bagi orang tua yaitu, orang tua akan memperoleh informasi tentang perkembangan dan pertumbuhan anak, memudahkan orang tua dalam memberikan stimulasi yang sesuai dan berkelanjutan ketika dirumah, membuat keputusan bersama antar orangtua dengan pihak sekolah dan memberikan dukungan untuk memenuhi kebutuhan anak.

Manfaat bagi guru untuk mengetahui perkembangan sikap pengetahuan dan keterampilan anak, mendapatkan informasi awal tentang hambatan dalam tumbuh kembang setiap anak, memberikan dukungan yang tepat kepada setiap anak, memiliki data dan informasi tentang perkembangan anak untuk pembuatan rencana pembelajaran selanjutnya.

Prinsip prinsip penilaian meliputi :
1. Mendidik
2. Berkesinambungan
3. Objektif
4. Akuntabel
5. Transparan
6. Sistematis
7. Menyeluruh
8. Bermakna

Teknik dan lingkup penilaian dengan instrumen penilaian proses, catatan anekdot, rubrik dan penilaian instrumen penilaian hasil kemampuan anak.

Mekanisme penilaian
1. Menyusun teknik, Instrumen penilaian serta menetapkan indikator pencapaian perkembangan anak.
2. Melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap, teknik, dan Instrumen penilaian.
3. Mendokumentasikan mendokumentasikan Penilaian proses dan hasil belajar anak secara akuntabel dan transparan
4. Melaporkan capaian perkembangan

Teknik penilaian dibagi menjadi 4 yaitu:
1. BB (Belum Berkembang) harus dibantu dibimbing dna dicontohkan
2. MB (mulai berkembang) harus diingatkan dan sedikit dibantu oleh guru
3. BSH (Berkembangan sesuai harapan) anak dapat melakukan kegiatan secara mandiri dan konsistem tampa bantuan guru.
4. BSB (Berkembang sangat baik) dapat melakukan kegiatan secara mandiri dan dapat membantu temannya.
Nama : Florentic Helau
NPM : 2213053023

Etika, nilai dan moral yang saling berkaitan karena semuanya berusaha mengarahkan manusia agar memiliki pola pikir, sikap dan perilaku yang baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.  Etika sendiri memiliki arti yaitu cara manusia memperlakukan sesama dan menjalani hidup dan kehidupan dengan baik, sesuai aturan yang berlaku di masyarakat. Nilai memiliki arti sesuatu yang memberi makna hidup dijunjung tinggi, yang mewarnai dan menjiwai tindakan atau perilaku seseorang. Sedangkan moral adalah hal hal yang dapat mendorong manusia untuk melakukan tindakan yang baik sebagai kewajiban atau keharusan juga sebagai sarana untuk mengukur benar atau tidaknya sikap dan tindakan manusia. Manfaat dari kita mempelajari etika, nilai dan moral adalah kita dapat menjunjung tinggi dan menghargai nilai nilai manusia, kita lebih toleran dalam bersikap dan bertindak.

Nama : Florentic Helau
NPM : 2213053023

Pendekatan Pentahelix
1. Pemerintah, Dalam UU No 12 tahun 2012 pasal 35 ayat 3 bahwa agama, pancasila, pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia wajib dalam dunia pendidikan sebagai upaya penanaman nilai.
2. Masyarakat atau Komunitas, kebiasaan kebiasaan masyarakat yang membantu dalam menanamkan nilai.
3. Akademisi, guru maupun dosen yang bekerja di bidang akademisi pasti melakukan transfer of knowladge serta transfer of value di dalamnya.
4. Pengusaha atau Pemilik Modal, sangat jelas erat kaitannya dengan bidang tersebut.
5. Media, Nilai dan moral dapat dipelajari melalui elektronik atau media sosial.

Aliran dalam pengajaran nilai
1. Relativisme : nilai tidak dapat diajarkan karna bersifat relatif, subjektif, temporer dan situasional.
2. Kebebasan : nilai tidak boleh diajarkan karena bertentangan dengan kodrat kebebasan dasar manusia untuk bebas menentukan pilihannya sendiri.