Kiriman dibuat oleh Rahmawati 2213053210

Nama : Rahmawati
NPM : 2213053210

Analisis Jurnal 1
Revolusi teknologi telekomunakasi dan transportasi menghadirkan sejumlah kemudahan untuk
melakukan aktivitas kehidupan disegala bidang. Pendidikan nilai moral adalah pendidikan yang berusaha mengembangkan komponen-komponen integrasi pribadi, tidak semua penilaian mengenai baik dan benar merupakan pertimbangan moral. Pendidikan dituntut untuk memiliki wawasan pemikiran ke depan dan mampu membaca peluang dan tantangan global. Untuk menjadikan suatu bangsa berpredikat ganda, tidak hanya memerlukan pengembangan ilmu, keterampilan, dan teknologi, tetapi juga memerlukan pengembangan. aspek-aspek lainnya, seperti kepribadian dan etik-moral. Ke semuanya itu dapat disebut dengan pengembangan pendidikan nilai moral. Isu pendidikan nilai moral yang terjadi di 4 negara (Indonesia, Malaysia, India dan Cina) pendidikan nilai moral di empat negara tersebut sama-sama dihadapkan pada berbagai persoalan, baik yang pendidikan nilai moralnya terencana dan terprogram dalam kurikulum maupun yang tidak. Walaupun demikian, negara-negara itu memberikan penekanan pendidikan nilai moral pada nilai etik-moral; terutama dalam hal nilai-nilai yang bersifat asasi manusia, universal, dan global.
Nama : Rahmawati
NPM : 2213053210

Problem Troli adalah masalah yang di desain untuk memperlihatkan dilema moral, yang dimana jawaban apapun akan berada di dua sudut pandang. The trolley problem membuat kita berpikir lebih jauh tentang konsekuensi dari sebuah pilihan, apakah itu dibuat berdasarkan nilai moral tertentu atau lebih kepada hasil akhirnya dan bagaimana kita mengekspresikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman nilai moral pada masyarakat mengenai mengorbankan sesuatu yg lebih kecil untuk kepentingan yg lebih besar seakan layak untuk dilakukan dan hal ini dapat disalah gunakan oleh para penjabat dan lainnya. Moralitas sering menjadi alat saat kita berada di posisi yang diuntungkan atau yang memiliki kepentingan. Sehingga pada akhirnya moralitas ternyata hanyalah karena egoisme manusia dengan kepentingan dirinya atau kelompoknya sendiri.
Nama : Rahmawati
NPM : 2213053210

Kasus kekerasan di Sekolah Dasar masih sering terjadi diberbagai daerah, seperti yang terjadi di Sukabumi, Jawa barat terdapat siswa kelas 2 SD meninggal dunia setelah berkelahi di halaman sekolah, diduga karena dirundung dan dilempari minuman beku. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah anak terlibat dalam perilaku kekerasan. Dengan memainkan peran aktif dan mendukung anak-anak mereka, orang tua dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman dan mengajar anak-anak nilai-nilai penting seperti empati, penghormatan, dan keberanian. Seharusnya Lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat adalah tiga area dalam ekosistem pembelajaran yang harus terintegrasi. Di luar sekolah, peran keluarga dan lingkungan masyarakat juga harus mendukung pencegahan kekerasan.
Nama : Rahmawati
NPM : 221305320

Proses pendidikan di sekolah harus diarahkan pada pembentukan nilai-nilai kebaikan siswa. Di Indonesia, pendidikan nilai telah diatur dalam sistem pendidikan nasional. Khusus pendidikan di Aceh sama hal nya dengan pendidikan di provinsi lainnya secara nasional. Hanya saja di Aceh diberikan keistimewaan sesuai dengan Undang-Undangan nomor 44 tahun 1999 tentang tentang Keistimewaan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus.

Penyelenggaraan pendidikan di sekolah Provinsi Aceh dilaksanakan secara Islami, mengacu pada ketentuan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 perubahan atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.  Pendidikan di Aceh saat ini sedang mempersiapkan kurikulum Aceh yang disusun berdasarkan ajaran Qanun Aceh tentang penyelenggaraan pendidikan Islam. Kurikulum Aceh
dapat disebut sebagai kurikulum nasional plus, karena seluruh muatan kurikulum nasional 2013 termasuk kurikulum Aceh ditambah dengan materi pendidikan Islam dan materi muatan lokal. Proses pembelajaran yang dilaksanakan di Aceh berbasis dan berorientasi kepada budaya islami yang berbasis syariat islam di Aceh. Penerapan nya dilakukan pada setiap jenjang pendidikan dan setiap lembaga pendidikan yang ada di Aceh serta pada setiap mata pelajaran yang ada.
Nama : Rahmawati
NPM : 2213053210

Di era global seperti sekarang ini posisi pendidikan nilai menjadi sebuah hal yang sangat sentral karena posisinya yang sangat dibutuhkan agar mampu memberikan makna setiap subjek materi untuk mengantarkan bangsa Indonesia menuju peradaban Bangsa yang maju. Globalisasi dapat menjadi hal yang positif apabila para generasi muda sekarang dapat mengambil hal-hal positif dari adanya globalisasi itu. Namun akan menjadi sebuah hal yang buruk apabila generasi muda tidak dapat menyaring hal-hal positif nya dan mengambil hal negatif dari apa yang ada pada globalisasi tersebut, yang tentunya akan mempengaruhi baik buruknya moral seseorang. Secara individual setiap pendidik diharapkan mencoba melaksanakan tugasnya "mengajar" dan "mendidik" secara bertanggungjawab. Hal yang mendesak dan harus dilakukan adalah mengajari anak didik untuk dapat menggunakan nalar dan hati sebaik-baiknya, melalui sarana segala aktivitas yang dapat mendewasakan dirinya. Untuk menghindarkan anak didik dari arus globalisasi harus dibekali dengan nalar dan hati yang benar, norma dan agama yang kuat, rasa nasionalisme yang benar, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa. Dengan adanya pendidikan nilai moral maka seseorang akan diarahkan sesuai dengan norma dan aturan agar perilaku seseorang tidak melewati batas, dan supaya seseorang memiliki perilaku yang baik dalam kehidupan sosialnya di masyarakat.