Posts made by Puji Endang Lestari 2213053301

Nama: Puji Endang Lestari
NPM: 2213053301

Analisis Video 2

Video di atas menggambarkan kondisi sekolah dasar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. Sekolah tersebut terletak di dusun terpencil dan terpaksa melakukan kegiatan belajar-mengajar di teras kelas karena ketiadaan ruang kelas yang memadai. Sekolah hanya memiliki enam ruangan, lima di antaranya digunakan sebagai ruang kelas dan satu ruangan sebagai ruang guru. Bahkan, tidak ada ruang perpustakaan di sekolah tersebut. Para siswa harus berjalan kaki hingga dua kilometer setiap hari untuk bisa belajar di sekolah. Selain itu, wilayah tersebut belum memiliki jaringan telekomunikasi, sehingga pemerintah sulit untuk melaksanakan kampanye belajar dari sekolah di masa pandemi COVID-19. Kondisi ini membuat anak-anak terpaksa belajar di luar ruangan, bahkan harus berteduh di bawah pohon saat hujan atau panas terik.

Sekolah tersebut berharap agar pemerintah segera membangun ruang kelas baru agar anak-anak dapat belajar dengan aman dan nyaman. Mereka juga berharap pemerintah dapat melihat keadaan mereka dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa masih ada banyak sekolah di Indonesia, terutama di daerah terpencil, yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah dalam hal penyediaan fasilitas pendidikan yang layak.
Nama : Puji Endang Lestari
NPM : 2213053301

Analisis Jurnal 2

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : JURNAL RECHTEN: RISET HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
Volume : 3
Nomor : 31
Halaman : 17-27
Tahun Terbit : 2021
Judul Jurnal : Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat
Nama Penulis : 1.Kanesa Putri
2. Muhammad Eko Maryana

Artikel jurnal berjudul “Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat” yang ditulis oleh Kanesa Putri dan Muhammad Eko Maryana bertujuan untuk mengatasi penegakan hukum terhadap pelanggaran etika pada masyarakat Kampung Cijambe Girang, Sukaresmi, Kabupaten Sukabumi. Para penulis menyoroti perlunya tindakan hukum untuk menegakkan standar etika dan pembentukan moralitas nasional. Pengamatan tersebut dilatarbelakangi oleh maraknya pelanggaran etika di masyarakat sehingga berdampak pada merosotnya moralitas bangsa akibat rendahnya pengetahuan hukum dan pendidikan moral. Para penulis menekankan pentingnya penegakan hukum dan upaya hukum untuk mencegah pelanggaran etika dan menumbuhkan moralitas dalam masyarakat. Mereka menyarankan pembentukan undang-undang yang mengatur etika masyarakat dan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah untuk menegakkan standar moral. Artikel ini menggarisbawahi pentingnya mengatasi masalah ini untuk menegakkan nilai-nilai moral masyarakat Indonesia.

Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini digunakan untuk menerjemahkan data terkait kondisi sosial, keterkaitan antar variabel, dan munculnya fakta baru serta dampaknya terhadap lingkungan. Metode analisis yang digunakan adalah kualitatif untuk menganalisis data dengan fokus pada norma etika yang ada pada masyarakat Kampung Cijambe Girang Sukaresmi. Pengumpulan data melibatkan sumber primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui penelitian lapangan dan observasi langsung ke masyarakat, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan sumber yang relevan seperti teori, konsep, majalah, dan internet.

Penulis menekankan pentingnya analisis kualitatif, yang bersifat deskriptif dan berbasis teori, untuk memastikan fokus penelitian sejalan dengan data faktual yang diperoleh dari lapangan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi empiris tentang norma-norma etika dalam masyarakat, memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih baik mengenai tantangan etika dan perlunya upaya hukum untuk mengatasinya.

Kesimpulannya, artikel ini menyoroti kebutuhan mendesak akan penegakan hukum dan upaya hukum untuk mengatasi pelanggaran etika dan menumbuhkan moralitas dalam masyarakat Kampung Cijambe Girang, Sukaresmi. Para penulis menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah untuk menegakkan standar moral dan mencegah pelanggaran etika, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pelestarian nilai-nilai moral Indonesia.

Secara keseluruhan, artikel ini memberikan wawasan berharga mengenai tantangan etika yang dihadapi masyarakat dan perlunya upaya hukum untuk mengatasinya, serta menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam masyarakat Indonesia.
Nama : Puji Endang Lestari
NPM : 2213053301

Analisis Jurnal 1

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Tidak terdapat nama jurnal pada jurnal tersebut.
Volume : Tidak terdapat volume pada jurnal ini.
Nomor : Tidak terdapat nomor pada jurnal ini.
Halaman : 1-9
Tahun Terbit :Tidak terdapat tahun terbit pada jurnal ini.
Judul Jurnal : Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat
Suatu Pemikiran Kefilsafatan
Nama Penulis : Suparlan Suhartono

Artikel jurnal yang berjudul Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat tersebut membahas tentang konflik antara individualisme dan kolektivisme dalam masyarakat serta perlunya mengelolanya sesuai nilai moral dan etika agar menjadi kekuatan sosial bagi kehidupan bermasyarakat. Pasal tersebut menekankan pentingnya pengembangan tiga komponen nilai-nilai moral dan etika dalam masyarakat: pertama, kesadaran moral, yang penting bagi individu untuk membangun kehidupan komunal dengan memadukan potensi-potensi yang beragam ke dalam suatu sistem kerja sama. Hal ini sejalan dengan penekanan Van Peursen pada kualitas pribadi sebagai pendorong utama kehidupan, yang mendorong individu untuk bertindak berdasarkan kenyataan dan kreatif dalam mengambil keputusan untuk beradaptasi dengan perubahan dan tantangan hidup.

Artikel ini juga mendalami hakikat manusia dan masyarakatnya, dengan tujuan untuk menilai kesesuaian konflik antara individualisme dan kolektivisme dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini menyoroti peran filsafat moral (etika) dalam membentuk perilaku sosial dan menekankan pentingnya kesadaran moral individu dan etika dalam menyeimbangkan kepentingan individu dan kolektif secara adil.

Metodologi yang digunakan dalam artikel ini melibatkan penggunaan metode analitis dan sintetik, yang digabungkan dengan cara verifikatif dialektis untuk menganalisis dan mensintesis pokok bahasan. Pendekatan ini melibatkan penguraian materi ke dalam berbagai bentuk dan kemudian disusun kembali sehingga membentuk pengetahuan baru, seperti pencapaian kebaikan bersama sebagai hasil keseimbangan kepentingan individu dan kolektif.

Secara keseluruhan, artikel ini memberikan analisis komprehensif mengenai konflik antara individualisme dan kolektivisme dalam masyarakat, menekankan pentingnya nilai-nilai moral dan etika dalam mengelola konflik ini dan mencapai kesejahteraan komunal. Buku ini mengacu pada perspektif dan metodologi filosofis untuk memberikan wawasan mengenai dinamika konflik sosial dan potensi kemajuan masyarakat.
Nama: Puji Endang Lestari
NPM: 2213053301

Analisis video 3

Dalam video yang berjudul Fungsi Keluarga Menerapkan dan Menanamkan Nilai Nilai Moral Dalam Keluarga di jelaskan mengenai nilai-nilai moral yang bisa diterapkan dalam keluarga.

1. fungsi agama, Keluarga sering menjadi tempat pertama di mana individu diperkenalkan pada nilai-nilai agama dan keyakinan spiritual.Keluarga dapat menjadi tempat ibadah, pembelajaran, dan pengamalan agama.
2. fungsi sosial budaya, Keluarga adalah tempat di mana individu memahami budaya, tradisi, dan nilai-nilai masyarakatnya.Mereka memperkenalkan norma sosial, bahasa, adat istiadat, dan nilai-nilai budaya
3. fungsi cinta kasih, Keluarga memberikan cinta, dukunga emosional, dan perasaan aman kepada anggota keluarga.
4. fungsi perlindungan, Keluarga memberikan perlindungan fisik, emosional, dan sosial kepada anggota keluarga.Mereka merawat, melindungi, dan mendukung anggota keluarga, terutama anak-anak.Keluarga adalah tempat di mana individu merasa aman dari ancaman dan bahaya.
5. fungsi reproduksi, Keluarga adalah tempat di mana reproduksi manusia terjadi, di mana anak-anak lahir dan dibesarkan.
6. fungsi sosialisasi dan pendidikan, Keluarga berperan dalam pendidikan awal dan sosialisasi anak-anak, mengajarkan nilai-nilai, norma, etika, dan keterampilan dasar.
7. fungsi ekonomi, Keluarga juga memiliki peran dalam menyediakan kebutuhan ekonomi anggota keluarga, seperti makanan, tempat tinggal, dan pendidikan.
8. fungsi pemeliharaan lingkungan, Keluarga bertanggung jawab untuk menjaga dan merawat lingkungan tempat tinggal mereka.Mereka harus memastikan rumah dan sekitarnya bersih, aman, dan berkelanjutan untuk kesejahteraan keluarga.

Keluarga memiliki peran penting dalam membentyl nilai dan moral pada setiap individu.
Nama: Puji Endang Lestari
NPM: 221305330

Analisis video 2

Video yang berjudul Pendidikan Moral Anak Sekolah menjelaskan kondisi anak pada saat ini yang sedang mengalami krisis moral.

Banyak terlihat perilaku siswa yang menunjukkan perilaku yang kurang sopan seperti Ketika hendak pulang sekolah, para siswa tidak berpamitan dan salim kepada guru, Mereka langsung menyelonong keluar meninggalkan kelas, Siswa berlari-lari dan menabrak guru sehingga barang bawaan guru terjatuh semua, tetapi siswa tersebut tidak meminta maaf dan membantu merapikan buku yang terjatuh, siswa tersebut tidak peduli dan langsung pergi, Siswa tidak menaati ketertiban sekolah, memakai seragam sekolah tidak rapi baju dikeluarkan dan tidak memakai dasi, dan Pada saat diluar sekolah, siswa tersebut merokok dan minum-minum.

Segala perilaku kurang baik siswa dalam video tersebut menunjukkan kurangnya pendidikan nilai dan moral pada anak generasi sekarang. Maka dari itu pendidikan moral sangat penting diterapkan dan diajarkan sedini mungkin untuk mencegah terjadinya krisis moral pada generasi bangsa.