Posts made by Puji Endang Lestari 2213053301

Nama: Puji Endang Lestari
NPM: 2213053301

Analisis Jurnal 2

Identitas Jurnal
Nama jurnal : -
Judul jurnal : Pendapat tentang moral di zaman now
Penulis : Ni Komang Rani Pradnyani
Volume : 1
Nomor : 2
Tahun terbit : Desember 2015
Studi kasus : Indonesia
Kata kunci abstrak : Moral , Nilai- Nilai etika, Kesusilaan

Artikel jurnal yang berjudul Pendapat tentang moral di zaman now tersebut membahas pentingnya pendidikan moral dan pembentukan karakter dalam membentuk perilaku dan nilai-nilai individu, terutama generasi muda. Artikulasi tersebut menekankan peran lembaga informal seperti keluarga dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai moral pada anak-anak, dengan menyoroti pentingnya bimbingan orang tua dan contoh positif dalam membentuk kompas moral anak. Artikel juga membahas dampak media dalam membentuk budaya dan gaya hidup remaja, mengakui pengaruh positif dan negatif yang dapat memengaruhi perkembangan moral mereka.

Selain itu, artikel menekankan perlunya perbaikan moral dan pendidikan karakter, terutama dalam mengatasi masalah penurunan moral dan kenakalan remaja. Hal ini menunjukkan bahwa pelestarian dan peningkatan nilai-nilai moral sangat penting untuk masa depan, dengan penekanan pada pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai prinsip panduan bagi masyarakat Indonesia. Metodologi penelitian yang digunakan dalam artikel ini meliputi metode deskriptif kualitatif, dengan fokus pada penyelidikan pemahaman tentang moral, iklim moral saat ini, dan solusi potensial untuk meningkatkan moral dalam masyarakat.

Secara keseluruhan, artikel tersebut menekankan pentingnya pendidikan moral, pengaruh lembaga informal, dan perlunya pengembangan karakter untuk mengatasi tantangan moral yang dihadapi generasi muda dalam masyarakat kontemporer.
Nama: Puji Endang Lestari
NPM: 2213053301

Analisis jurnal 1

Identitas Jurnal
Nama jurnal : Jurnal ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik
Judul Jurnal : Solusi Pencegahan Permasalahan Moralitas Dalam Masyarakat
Penulis : James
Volume : -
Studi Kasus : Indonesia
Kata kunci abstrak : Moralitas , Agama

Artikel jurnal yang berjudul Solusi Pencegahan Permasalahan Moralitas Dalam Masyarakat ini membahas krisis multidimensi yang dihadapi Indonesia, termasuk dalam bidang ekonomi, politik, keamanan, budaya, agama, dan ruang hidup. Para ahli mengaitkan krisis tersebut dengan moralitas bangsa dan krisis etika. Penulis menekankan bahwa masalah moralitas bukan hanya sekadar teori, tetapi perlu dipikirkan bersama-sama untuk menemukan solusinya. Budaya global dan kemajuan teknologi juga membawa perubahan tata nilai dalam kehidupan manusia, baik secara konstruktif maupun destruktif terhadap moralitas manusia. Perubahan tata nilai ini mempengaruhi masyarakat Indonesia, sehingga penanganan masalah moralitas harus mempertimbangkan perubahan ini.

Artikel juga membahas permasalahan moralitas sosial yang relevan dengan masyarakat Indonesia, seperti narkoba, pornografi, konsumerisme, materialisme, dan KKN (Kolusi, Korupsi, Nepotisme),. Penulis menekankan bahwa penanganan yang baik terhadap masalah moralitas memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap permasalahannya,. Selain itu, penulis memberikan beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam penanganan permasalahan moralitas, antara lain faktor lingkungan dan pergaulan, pendidikan, dan pola hidup (life style),. Penulis juga menyoroti dampak negatif dari permasalahan moralitas, seperti kerusakan mental dan spiritual generasi bangsa.

Dengan demikian, artikel jurnal ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai krisis multidimensi dan permasalahan moralitas yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia, serta memberikan beberapa pendekatan dalam penanganan masalah moralitas.
Nama: Puji Endang Lestari
NPM: 2213053301

Analisis Video 4

Video yang bertemakan tentang antikorupsi tersebut memberi edukasi dan juga dampak negatif dari korupsi. Dapat kita ambil pelajaran bahwa tindakan korupsi itu sangat tidak dibenarkan baik sekecil apapun tindakan korupsi itu tetap salah karena korupsi bukan suatu tindakan yang dapat dibenarkan.

Korupsi adalah sebuah penyakit dan tindakan korupsi dapat merusak sebuah negara. Korupsi akan membawa pengaruh buruk terhadap diri sendiri maupun orang lain, maka dari itu sebagai pelajaran kita harus menerapkan sikap anti korupsi dan mencegah terjadinya tindakan korupsi baik di lingkungan sekolah maupun dilingkungan masyarakat. Salah satu yang harus diterapkan sejak kecil agar tidak melakukan korupsi adalah dengan memperkuat pendidikan moral seseorang sejak dini.
Nama: Puji Endang Lestari
NPM: 2213053301

Analisis Video 3

Video tersebut membahas perbedaan sistem pendidikan dasar di Jepang dan Indonesia, menyoroti berbagai aspek seperti kebiasaan membaca, kebersihan sekolah, makan siang di sekolah, dan jumlah mata pelajaran yang diajarkan. Video tersebut menekankan aspek-aspek positif dari sistem pendidikan Jepang dan menyarankan area-area potensial untuk perbaikan dalam sistem pendidikan di Indonesia.

1.Kebiasaan Membaca: Video tersebut menyebutkan bahwa di Jepang, siswa didorong untuk membaca selama 10 menit sebelum memulai pelajaran, sehingga berkontribusi terhadap tingginya minat membaca. Sebaliknya, Indonesia memiliki peringkat minat baca yang rendah dan kurangnya praktik serupa di sekolah.

2.Kebersihan Sekolah: Di Jepang, tidak ada petugas kebersihan di sekolah, dan siswa bertanggung jawab menjaga kebersihan ruang kelas mereka. Hal ini menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran lingkungan. Sebaliknya, video tersebut menyiratkan bahwa Indonesia kurang memberikan penekanan serupa pada kebersihan dan tanggung jawab lingkungan dalam sistem pendidikan.

3. Makan Siang Sekolah: Video ini menyoroti pentingnya makan siang sekolah di Jepang, yang disiapkan dengan cermat dan disantap bersama dengan para guru untuk membangun hubungan yang positif. Hal ini kontras dengan makanan sekolah yang penuh warna dan bervariasi di Indonesia, yang menunjukkan bahwa penekanan pada aspek komunal dalam makan siang di sekolah masih kurang dalam sistem di Indonesia.

4. Jumlah Mata Pelajaran: Video ini membandingkan jumlah mata pelajaran yang diajarkan di kedua negara, dengan catatan bahwa Indonesia memiliki jumlah mata pelajaran yang banyak dengan pengulangan yang sering, sedangkan Jepang memiliki lebih sedikit mata pelajaran yang diajarkan pada hari-hari tertentu. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah lebih baik jika mata pelajaran lebih sedikit diajarkan lebih jarang atau lebih banyak mata pelajaran diajarkan lebih sering.

5. Pendidikan Karakter: Video tersebut secara singkat menyinggung tentang pendidikan karakter, menyebutkan bahwa di Jepang, siswa diuji karakternya pada tiga tahun pertama pendidikan dasar, dengan fokus pada kerja sama dan gotong royong. Hal ini berbeda dengan penekanan pada ujian tertulis di Indonesia, yang menunjukkan adanya potensi perbaikan dalam pendidikan karakter.

Secara keseluruhan, video ini memberikan analisis komparatif mengenai sistem pendidikan dasar di Jepang dan Indonesia, menyoroti berbagai aspek keunggulan sistem Jepang dan menyarankan area-area potensial untuk perbaikan dalam sistem di Indonesia.
Nama: Puji Endang Lestari
NPM: 2213053301

Analisis Video 1

Video tersebut menceritakan langsung tantangan dan pengalaman yang dihadapi seorang guru bernama Martencis Veronica Siregar yang ditempatkan di Tanjung, Kalimantan Utara. Marten menggambarkan sulitnya menjangkau desa terpencil, kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan, dan pernikahan dini pada remaja putri di masyarakat. Ia juga membahas upaya yang ia lakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak-anak, termasuk mengajak mereka keluar kelas agar mereka tetap terlibat dan termotivasi untuk belajar. Selain itu, beliau menyebutkan reward unik yang diberikan Kepala Sekolah kepada siswa berprestasi, seperti jalan-jalan gratis ke luar Tanjung yang menjadi insentif bagi siswa untuk berprestasi dalam studinya.

Video tersebut juga menyentuh pertumbuhan pribadi dan adaptasi guru tersebut, karena ia awalnya berjuang dengan sifat komunitas yang pendiam dan pendiam, namun akhirnya menemukan kehangatan dan penerimaan di antara penduduk setempat. Dedikasi Marten terhadap perannya sebagai guru terlihat saat ia berbagi pengalaman dan tantangan yang ia hadapi dalam upaya memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di desa tersebut.

Secara keseluruhan, video ini menyoroti ketahanan dan tekad guru dan siswa dalam menghadapi keadaan yang penuh tantangan, menyoroti pentingnya pendidikan dan dampak dari pendidik yang berdedikasi di komunitas terpencil.