Posts made by DWI RATNA ASIH 2213053037

Nama : Dwi Ratna Asih
NPM :2213053037

Guru merupakan ujung tombak dari kegiatan pendidikan dan
pembelajaran yang menjadi motivator bagi peserta didik dalam memacu
aktivitas belajarnya (Baharun, 2017b). Dalam proses pembelajaran kurikulum
2013, saat ini lebih banyak memberikan ruang pada peserta didik untuk
mengeksplor secara bebas pengetahuan yang diperoleh, bahkan ada ramburambu “guru haram menerangkan”.
Maka peran pendidikan sebagai agen perubahan adalah merubah orang
yang kurang beradab menjadikan orang yang beradab atau merubah orang
yang perilakunya tidak baik menjadi baik. Seorang ahli sosiologi Pierre
Bourdieu mengatakan pendidikan adalah agen bagi reproduksi kultural (Piere
Bourdieu). Artinya pendidikan berperan besar dalam memproduksi ulang dan
terus menerus mendampingi kelas-kelas sosial yang ada di masyarakat. Di
sekolah anak-anak yang datang berangkat dari keluarga yang memiliki kultur
berbeda-beda dalam bentuk relasi/pergaulan sosial, bahasa dan tradisi, serta
gaya hidup lainnya.
Nama : Dwi Ratna Asih
NPM : 2213053037

Pendidikan nilai dan moral. Nilai dendiri artinya yakni suatu yang mrmberikan harga dati konsep yang di hadapi. Sedangkan moral artinya suatu kebiasaan yang berulang ulang oleh suatu seseorang. Terdapat beberapa prndekatan yakni
1. Pemerintah
2. Masyarakat / komunitas
3. Akademisi
4. Penguasa atau kepemilikan modal
5. Media
Juga terdapat, Aliran dalam pengajaran nilai, yakni
1. Relativisme
Nilai tidak dapat diajarkan karna bersifat relatif, subjektif, temporer dan situasional.
2. Kebebasan
Nilai tidak boleh diajarkan karena bertentangan dengan kodrat kebebasan dasar manusia untuk bebas menentukan pilihannya sendiri.
Nama : Dwi Ratna Asih
NPM : 2213053037

Dari video tersebut dapat kita ambil bahwa pendidikan nilai dan moral sangat lah penting yang sebagaimana telah mengarah ke anak untuk mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dalam kehidupan sehari-hari baik disekolah maupun di masyarakat. Jika sorang anak tidak di bekali pendidikan moral sejak kini makan maka anak tersebut tidak dapat membentuk kepribadian karakter pada dirinya.
Dengan mata pelajaran PPKN ini pendidikan nilai dan moral dapat tertanam pada peserta didik dan dapat dengan menggunakan beberapa pendekatan yang pertama pendekatan induksi, pendrkatan ini dapat membantu peserta didik untuk tumbuh lebih dewasa. mereka harus ditanamkan nilai-nilai bisnis melalui interaksi antara tenaga pendidik dan tugas peserta didik. Dan yang kedua yakni pendekatan kualifikasi, pendekatan inu secara tidak langsung tenaga pendidim menyampaikan kepada peserta didik tentang benar atau salah baik atau buruk namun peserta didik diberi kesempatan untuk menyampaikan nilai-nilai dengan caranya sendiri peserta didik diajak untuk mengungkapkan mengapa suatu perbuatan ini benar atau buruk, dan dalam pendekatam ini peserta didik di tuntut untuk berdiskusi.
Nama : Dwi Ratna Asih
NPM : 2213053037

Pendekatan
pendidikan nilai dan moral yang dabulu
cukup efektif: tidak sesuai lagi untuk
generasi sekarang dan yang
akan datang. Perhatian yang cukup
besar terhadap nilai dan moralitas tel'lh
diberikan oleh para orang tua, pemukaagama, ,guru, dan politisi. Meningkatnya
perhatian itu disebabkan oleh kemampuan
negara tersebut mengatasi masalah minuman
keras,kriJninaiitas, kekerasan, diisintegrasi
dalam keluarga, meningakatnya jumlah
remaja yang bunuh diri dan remaja putri
yang mengandung, menurunnya tanggung
jawab masyarakat, tumbuhnya pertentangan
rasial dan etnis, serta tidak terkeodalinya
jwnlah skandal pada taboo I 980-an, yang
merupakan gejala "kehampaan etis" dalam
pemerintahan dan kehidupan secara umum.
Kondisi negatif tersebut telah menggugah
para orang tua, pendidik, dan pemuka rnasyarakat .untuk bersatu padu melibatkan diri
dalam Inendidikkml nilai datI moralitas kepada geoerasi muda.sedangkan Watak merupkan suatu konsep lama yang berarti seperangkat sifat-sifat yan selalu dikagumi sebagai fanda-tanda kebaikan: kebajikan , dan kematangan moral.