Kiriman dibuat oleh Velinda Widyacahya 2213053130

Nama : Velinda Widyacahya
Npm : 2213053130

video yang disajikan menjelaskan tentang pentingnya pendidikan moral untuk anak sekolah dasar

pada awal video dijelaskan bahwa pengertian pendidikan moral adalah suatu proses yang digunakan untuk menanamkan baik dan buruk mengenai perbuatan untuk mencapai kedewasaan, pendidikan moral ini sangat penting untuk anak sekolah dasar karena anak-anak tersebut harus memiliki sikap atau perilaku yang baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. pendidikan moral sebagai salah satu pendidikan yang harus diterapkan oleh guru. dalam video juga dijelaskan ada beberapa penyebab menurunnya moral pada anak seperti :
-perundungan di sekolah
-kekerasan fisik dalam keluarga
maka orang tua dan guru memiliki peranan yang penting untuk terbentuknya moral yang baik karena orang tua merupakan model dalam perkembangan anak selain itu guru berperan untuk memperkaya dan memperkokoh kepribadian anak.
selain itu dijelaskan penyelesaian terhadap moral anak seperti dengan cara memberikan nasihat setiap hari supaya siswa dapat memahami dan tujuan tidak akan menyimpang.
Nama : Velinda Widyacahya
NPM : 2213053130

Judul jurnal: Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
Penulis: Lia Yuliana, M.Pd

Analisis:
1. Pendahuluan
Artikel ini didahului oleh latar belakang Pendidikan moral diberikan di berbagai macam lembaga pendidikan, salah
satunya di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pentingnya penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini, supaya karakter anak dapat berkembang dengan potensi dan kemampuan anak secara optimal
serta tumbuhnya sikap dan perilaku positif bagi anak.

Isi
Moral merupakan pandangan tentang baik dan buruk, benar dan salah apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan. akhlak itu sendiri oleh Al-Ghazali sebagai padanan kata moral, sebagai perangai
(watak, tabiat) yang menetap kuat dalam jiwa manusia dan merupakan sumber
timbulnya perbuatan tertentu dari dirinya secara mudah dan ringan, tanpa perlu dipikirkan clan direncanakan sebelumnya.

Menurut Syaiful Bahri Djamarah (2000: 52-55) nilai moral memiliki ciri-ciri sebagai
berikut:
a. Berkaitan dengan tanggung jawab kita
b. Berkaitan dengan hati nurani
c. Mewajibkan
d. Bersifat formal

Penulis juga menjelaskan Anak Usia Dini adalah individu yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Anak
usia dini memiliki karakteristik tersendiri (Isjoni, 2009:24-26), diantaranya:
a. Usia 0-1 tahun
b. Usia 2-3 tahun
c. Usia 4-6 tahun.

Juga dijelaskan Hamid Darmadi, (2007: 56-57) Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
dapat dilakukan dengan berbagai macam metode yaitu :
1. Metode Bermain
2. Metode Bercerita
3. Metode Pemberian Tugas
4. Metode Bercakap-cakap

Cara Pelaksanaan Penanaman Nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat
diselenggarakan melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diselenggarakan sebelum
jenjang Sekolah Dasar.
1. Persiapan Kegiatan Pembelajaran
2. Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran
a. Penataan lingkungan bermain
b. Kegiatan Inti Pembelajaran
c. Kegiatan Penutup

Penutup
Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan warga
negara yang berkepribadian tinggi dan berakhlak mulia, sehingga dapat menciptakan
SDM yang berkualitas tinggi. Peranan pendidikan tersebut kapan saja sangat
dibutuhkan, lebih-lebih mengingat salah satu permasalahan bangsa yang sangat
mengkhawatirkan saat ini adalah moral dan akhlak
Nama : Velinda Widyacahya
NPM : 2213053130

A. Identitas Jurnal
1. Nama Jurnal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD
2. Vol : 1
3. No : 1
4. Hal : 68-77
5. Tahun Terbit : 2016
6. Judul Jurnal : PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI
LAMPEUNEURUT
7. Nama Penulis : 1. Ruslan, 2.Rosma Elly, 3. Nurul Aini

B. Analisis Jurnal
1. Judul
Judul jurnal ini sudah sesuai dengan isi jurnal, yang berjudul PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI
LAMPEUNEURUT

2. Penulis
Penulisan nama sudah benar karena ditulis tanpa gelar.

3. Korespondensi
Dalam jurnal ini nama dari penulis dilengkapi dengan lembaga pendidikan nya yaitu "Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Unsyiah Banda Aceh " dan disertakan emailnya yaitu Email: mislina_tp@yahoo.co.id

4. Abstrak
Dalam jurnal ini, abstrak ditulis menggunakan satu bahasa yaitu bahasa Indonesia.

5. Pendahuluan
Membahas mengenai
bangsa ini butuh kembali
menanamkan nilai-nilai moral yang dimiliki bangsa ini. Kemerosotan moral generasi
muda, perlu penanganan yang lebih intensif dimana kita perlu menanamkan nilai
moral sedini mungkin. Kemerosotan moral yang dialami bila tidak diberikan
perhatian khusus akan berakibat buruk bagi generasi mendatang. Pendidikan moral
merupakan salah satu pendekatan yang dianggap sebagai gerakan utama dalam
penanaman nilai moral pada anak. Penanaman nilai-nilai moral adalah bertujuan menanamkan nilai-nilai
moral yang mulai luntur di lingkungan anak-anak akibat pengaruh buruk yang
mereka dapatkan sehingga diharapkan anak-anak di masa yang akan datang
mempunyai moral yang baik, karena kalau dibiarkan semenjak kecil maka akan
mungkin mengahancurkan generasi-generasi muda pada masa yang akan datang.

6. Metode Penelitian
Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif.

7. Hasil Penelitian dan Pembahasan
Membahas tentang Penanaman nilai-nilai moral bertujuan menanamkan nilai-nilai moral yang
mulai luntur di lingkungan anak-anak akibat pengaruh buruk yang mereka dapatkan
sehingga diharapkan anak-anak di masa yang akan datang mempunyai moral yang
baik, karena kalau dibiarkan semenjak kecil maka akan mungkin mengahancurkan
generasi-generasi muda pada masa yang akan datang.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dapat disimpulkan bahwa guru di
SD Negeri Lampeuneurut sudah menanaman nilai-nilai moral kepada siswanya,
nilai-nilai yang ditanamakan adalah nilai agama (religius): kebiasaan berdoa sebelum
memulai pelajaran, karena segala sesuatu yang dilakukan diawali dengan doa maka
akan bermanfaat ilmu yang didapatnya, dan mengajarkan pentingnya belajar agama. Penanaman nilai-nilai moral bukan hanya dapat dilakukan saat proses belajar
mengajar tetapi saat berada di luar kelas juga dapat ditanamkan seperti dilingkungan
sekolah maupun di rumah karena dengan adanya berkesinambungan akan
menjadikan siswa mempunyai moral yang baik. Dan siswa yang sudah mempunyai
nilai moral harus terus dibimbing/diajarkan agar nilai moral tersebut tidak hilang
karena apabila sudah ada dasarnya maka segala sesuatu akan lebih mudah. W.J.S.
Poerdarminta (dalam Hamid, 2006:50) mengatakan “moral merupakan ajaran tentang
baik buruknya perbuatan dan kelakuan”.


8. Kesimpulan
Pada bagian kesimpulan, penulis mengatakan cara untuk menanamkan nilai-nilai tersebut adalah dengan
menyisipkan ke semua mata pelajaran yang diajarkannya, melalui lingkungan
sekolah dan kerjasama dengan orang tua. Disamping itu siswa di SD Negeri
Lampeuneurut mempunyai tingkah laku yang baik karena sudah mengetahui
beberapa nilai-nilai moral dan memudahkan guru untuk melanjutkannya.

9.Daftar Pustaka
Pada bagian daftar Pustaka sudah di cantumkan dengan jelas referensi bacaanya, yabg menggunakan 23 sumber.
Nama : Velinda Widyacahya
Npm : 2213053130

Pada video analisis 2 membahas pendidikan moral disekolah dasar. di dalam video juga dijelaskan bahwa pendidikan adalah usaha secara sadar dan terencana untuk mengubah sikap dan perilaku tindakan kelakuan yang dilakukan peserta didik agar mampu berinteraksi dengan lingkungan masyarakatnya sesuai dengan nilai moral kebudayaan masyarakat setempat.
selain itu dijelaskan juga tahap-tahap perkembangan moral yaitu:
1. usia 6-12 bulan
2. usia 12-18 bulan
3. usia 18-30 bulan
4. usia 30-36 bulan
5. usia 3-4 tahun
6. usia 4-6 tahun
7. usia 7-8 tahun
8. usia 9-11 tahun
9. usia 12-15 tahun
10. usia 16-20 tahun
11. dewasa muda (usia 20-40 tahun)
12. dewasa tengah (usia 40-65 tahun)
13. dewasa tua (usia 65 tahun)

selain itu dijelaskan implikasi perkembangan sosial dan pribadi anak dalam KBM di SD, Implikasi Identitas Gender Dalam Perkembangan Moral Anak SD.

Disebutkan terdapat permasalahan serta solusi perkembangan moral anak SD
1. Hilangnya kejujuran, solusi : mengajak anak lebih percaya diri dan bebicara jujur.
2. hilangnya rasa tanggung jawab, solusi : mengajak anak untuk bersikap tanggung jawab.
3. Rendahnya disiplin, solusi : guru lebih tegas jika mendapatkan anak yang tidak disiplin.
4. kurang bisa bekerja sama, solusi : membiasakan anak terlibat untuk bekerja sama.
5. mengambil hak orang lain, solusi : membiasakan anak untuk menerima apa yang merekea miliki.
Nama : Velinda Widyacahya
Npm : 2213053130

video yang disajikan membahas mengenai pendidikan moral tanggung jawab diri dalam keluarga.

didalam video diberi contoh juga tanggung jawab diri dalam keluarga yaitu seperti mendengar nasehat ayah, membantu ibu, menemani kakak dan menjaga keselamatan adik.
di dalam video juga dijelaskan mengapa tanggung jawab dalam keluarga itu penting, yaitu karena hubungan keluarga akan menjadi lebih erat dan dekat serta keselamatan keluarga terjamin, meringankan tugas keluarga dan membanggakan keluarga. menurut saya video tersebut sudah bagus karna sudah diberi contoh dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak anak lebih mudah memahami dan dijelaskan alasan nya.