Posts made by Ni Wayan Deliani 2253053030

Nama : Ni Wayan Deliani
Npm : 2253053030
Kelas : 2C
PRODI: PGSD

Analisis Jurnal
Bela Negara adalah hak dan kewajiban seorang warga Negara karena semua itu punya keseimbangan dimata hukum oleh karena itu kita wajib melakukan bela Negara ini walaupun dalam keadaan yang sulit seperti saat covid-19 karena semua ini masalah bersama bukan masalah satu pihak saja maka karena itu kita wajib melakukan bela Negara contoh bela Negara yaitu dengan tetap diam dirumah saja dan tidak menyebarkan berita yang belum benar kejadiannya.Banyak kasus - kasus sosial di lingkungan sekitar kita yang kurang kita perhatikan yang berkaitang dengan bela Negara padahal hal tersebut bila dibiarkan saja akan berdampak buruk untuk kedepanya makanya harus kita tangani dengan baik dan serius agar tidak berdampak buruk untuk kedepannya

Bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangakat perundangan dan petinggi suatu Negara tentang patriotisme seseorang, kelompok atau seluruh komponen dari suatu Negara dalam kepentingan pertahanan eksitensi suatu Negara tersebut, Dengan melakukan bela Negara maka disitu sudah mencerminkan bahwa kita ikut serta dalam melakukan bela Negara dan terbinanya suatu hubungan baik antara warga Negara Bela Negara sebenarnya adalah wujud kecintaan, nasionalisme kita terhadap Negara yang harus ada disetiap waga Negara Tanpa kesadaran bela Negara,semakin tinggi kesadaran suatu warga Negara tentang bela Negara maka akan semakin kokoh juga Negara tersebut maka yang terjadi konflik di Negara tersebut akan rendah karena kesadaran warganya terhadap bela Negara sangatlah tinggi hingga Negara tersebut bisa maju dan sukses dalam pengembangan negaranya.
Nama : Ni Wayan Deliani
Npm : 2253053030
Kelas : 2C
Prodi : PGSD

Analisis video
Ketahanan nasional adalah keuletan, keterampilan, ketangguhan dan kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang Negara Indonesia dilindungi oleh sebuah dinding dan benteng yang mana kemudian banyak pihak yang mencoba menyerang negara keutuhan Indonesia
Terdapat ancaman dan gangguan serangan pada bangsa kita yaitu :
1. Integritas
2. Identitas
3. Kelangsungan hidup
4. Perjuangan mencapai tujuan nasional

Pada dasarnya tantangan dan ancaman tersebut dibagi menjadi dua yaitu secara langsung luar dalam dan tidak langusng , kemudian ancaman terdiri dari dua yaitu
1. Ancaman unsur TRIGATRA yang mengancam
- lokasi dan posisi geografis Indonesia
-keadaan dan kekayaan alam
-kemampuan penduduk
2. Ancama unsur PANCA GATRA yang dapat mengancam
- ideologi
- politik
- ekonomi
- sosial budaya
- hankam

Pada hal ini perwujudan pada aspek almiah TRI GATRA diantaranya
- Lokasi dan posisi geografis dimana peningkatan potensi laut dan darat yang posisinya dengan negara tetangga
- Sumber daya alam kesadaran nasional dan pemanfaatan kekayaan alam
- Keadaan dan kemampuan penduduk pada hal pendidikan
Pada hal ini perwujudan Aspek Sosial Panca Gatra diantaranya:
- ideologi ( rangkaian nilai mampu menampung aspirasi)
- politik ( Demokrasi,serta keseimbangan input dan out put
- ekonomi (sarana modal serta teknologi
- Sosial Budaya (tradisi adat pendidikan dan kepemimpinan
- Hankam (partispasi dan kesadaran masyarakat)
Nama : Ni Wayan Deliani
Npm : 2253053030
Kelas : 2C
Prodi : PGSD


A.Jadi isi dari artikel tersebut dimana dalam penegakan Hak Asasi Manusia yaitu dimana dalam mengupayakan penegakan HAM dimana seluruh tindakan yang dilakukan dengan tujuan membuat HAM makin dihormati dan diakui oleh masyarakat dan pemerintah. Karena dalam mengupayakan penegakan hak dan kewajiban manusia umumnya dilakukan dengan pencegahan. Pencegahan adalah upaya untuk menciptakan kondisi yang semakin kondusif bagi tegaknya HAM, jadi hal positif yang dapat kita ambil yaitu dengan tidak menggangu katertiban umum, contohnya pada saat dmokrasi, selanjutnya saling menjaga dan melindungi harkat manusia, serta dapat menghargai pendapat satu sama lain.

B.Demokrasi Pancasila sendiri sejatinya merupakan demokrasi yang berlandaskan kepada nilai yang terkandung dalam ideologi pancasila, sebagai paham demokrasi yang bersumber dari falsafah hidup yang digali dari kepribadian rakyat Indonesia. Demokrasi berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Segala hal mengenai sistem serta perilaku dalam menyelenggarakan kenegaraan RI harus taat asas, konsisten, atau sesuai dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar Ketuhanan yang Maha Esa.

C.Penerapan demokrasi pancasila jelas lebih sesuai dengan karakter bangsa Indonesia dimana senantiasa lebih mengutamakan musyawarah mufakat. Musyawarah mufakat dianggap lebih sesuai dengan nilai-nilai bangsa Timur. Konsep dasar demokrasi merupakan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.Pancasila sebagai sumber nilai HAM mengandung tiga nilai hak asasi manusia, yaitu nilai ideal, nilai instrumental, dan nilai praktikal. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman dalam penegakkan hak asasi manusia dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.

D.Karena ada yang salah dengan sistem ketatanegaran kita sehingga kehendak rakyat tidak jadi agenda politik para penyelenggara negara. Pada sistem politik di Indonesia, kehendak rakyat itu disalurkan lewat partai politik. Partai politik harus bisa menyerap aspirasi dan kemudian mendesign programnya sebagai respon atas kehendak rakyat tersebut.

Kenyataannya adalah, program partai didasarkan atas keputusan elit partai, sering tak relevan dan tak menjawab aspirasi dari warga. Diketahui ada jutaan aspirasi dan mustahil semua dipenuhi, meski demikian seharusnya partai memenuhi dan mendengar 10 aspirasi utama yang jadi kehendak rakyat

E.Karena pada era ini, masih banyak rakyat yang kurang pemahaman mengenai agamanyasecara tepat dan mendalam, mereka langsung percaya penuh pada tokoh agama yangdapat menarik mereka secara emosional, begitu pula dengan tokoh tradisi. Mereka mudahdibodohi tokoh agama yang mereka percayai ini, padahal tokoh agama ini belum tentu benar. Selain itu, pendalaman rakyat mengenai Ideologi Pancasila masih sangat lemah.Karena kebodohan rakyat yang langsung percaya penuh pada tokoh agama dan tradisi ini,dan kurangnya pemahaman mengenai dasar Negara, dimanfaatkan oleh tokoh politik untuk mengerahkan masyarakat guna mencapai tujuan mereka. Tokoh politik mengiming – imingi tokoh agama dan tokoh tradisi dengan hadiah tertentu ( sebagai tumbal ),dengan syarat mereka harus menyebarkan kepentingan politik tertentu di dalam ajaran mereka