Posts made by Vita Novianti 2213053238

Nama : Vita Novianti
NPM : 2213053238
Kelas : 3F

Analisis jurnal 2 " Proses pendidikan nilai moral di lingkungan keluarga sebagai upaya mengatasi kenakalan remaja"

Keluarga adalah pendidikan utama dan pertama bagi seorang anak. Lingkungan pertama yang dikenal oleh anak adalah lingkungan keluarga, seorang anak waktu sehari-harinya ada dilingkungan keluarga. Dengan itu dapat kita maknai bahwasannya lingkungan keluarga memiliki peranan yang sangat penting. Bahkan keluarga juga dikatakan sebagai pondasi untuk pendidikan.

Saat ini perkembangan teknologi dan informasi berkembang sangat pesat, akses informasi pun semakin tidak terbatas kita dapat mengakses informasi kapanpun dan dimanapun. Namun derasnya perkembangan tersebut juga memiliki dampak negatif terutama pada moralitas. Sudah tidak asing lagi bagi kita banyak kasus terkait penurunan moral yakni kasus kenakalan remaja tawuran antar pelajar, narkoba, penyimpanan seksual, kekerasan dll.

Oleh karena itu, peranan pendidikan dilingkungan keluarga harus senantiasa dilakukan secara terus menerus. Pendidikan keluarga dengan rasa cinta, kasih sayang, dan ketentraman dapat meningkatkan moral anak dan menjadi generasi penerus bangsa yang senantiasa bertindak positif.
Nama : Vita Novianti
NPM: 2213053238
Kelas : 3F

Analisis jurnal 1
" Pendidikan Moral di Sekolah"

Sekolah adalah lingkungan yang memiliki peran dalam membangun moral anak. Pendidikan moral di sekolah perlu dirancang secara komprehensif yaitu mencangkup pendidik, materi, metode, dan evaluasi sehingga hasilnya diharapkan akan optimal. Guru atau tenaga pendidik dapat memberikan pembelajaran mengenai nilai moral materi pendidikan moral mencakup ajaran dan pengalaman belajar untuk menjadi orang bermoral dalam kaitan dengan diri sendiri, moral terhadap sesama manusia dan alam semesta serta moral terhadap Tuhan Yang Maha Esa.Tidak hanya pembelajaran saja guru juga perlu merealisasikan pada perilakunya. Guru menjadi roll model yang mana setiap tindakan akan dicontoh oleh peserta didiknya, oleh karena itu seorang guru sudah seharusnya memberikan teladan yang baik sehingga tindakan tersebut dapat menjadi kebiasaan dan dapat diterapkan dikehidupan sehari-hari.

Dengan komponen yang komprehensif serta dengan pembiasaan tindakan positif maka moral anak akan akan terus berkembang dan menjadi generasi muda yang memiliki moral yang kuat, berintegritas dan berkomitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Nama : Vita Novianti
NPM: 2213053238
Kelas : 3F

Analisis video 4 " Etika dan Moral Dalam Keluarga dan Pembelajaran Daring"

Saat ini perkembangan teknologi dan informasi sangat pesat yang mana kita dapat mengakses informasi kapanpun dan dimanapun. Akses informasi pun semakin tidak terbatas. Perkembangan tersebut memiliki dampak positif yakni mempermudah kita dalam melakukan segala hal, namun disamping itu perkembangan tersebut memiliki dampak negatif yang cukup besar terutama pada moralitas.
Kemudahan akses informasi tidak terbatas tetapi kemudahan tersebut tidak diimbangi dengan moral dan etika yang baik sehingga kemudahan tersebut menimbulkan tindakan-tindakan yang negatif seperti pelecahan, pembunuhan, pembullyan, narkoba dll.

Moral secara etimologi berasal dari bahasa Latin yaitu MOS dan secara jamak MORES yang artinya perasaan atau adat. Dapat kita definisikan moral adalah aturan kesusilaan mengenai baik buruk dan benar salah. Sedangkan etika adalah cabang ilmu mengenai nilai dan norma yang membentuk prilaku manusia. Ada 3 persamaan dalam etika dan moral yaitu:
1). Mengacu pada perbuatan, tingkah laku, dan sifat seseorang.
2). Prinsip atau aturan hidup manusia.
3). Bukan faktor keturunan.
Perilaku yang menunjukkan bahwa etika dan moral sering diabaikan seperti tidak berpamitan saat keluar rumah, tidak membantu orang tua, membantah perkataan orang tu dll.

Lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat adalah lingkungan yang memiliki peran penting dalam membentuk moral anak. Lingkungan sekolah adalah lingkungan kedua dimana disetiap sekolah tentu memiliki aturan tata tertib yang sudah seharusnya dipatuhi oleh seluruh warga sekolah. Aturan tersebut pun bertujuan untuk membiasakan beretika dan bermoral.
Saat Pandemi covid-19 kegiatan pembelajaran tatap muka disekolah digantikan dengan pembelajaran daring menggunakan gadget. Meskipun begitu etika dan moral harus tetap diterapkan. Tata cara dalam belajar online yang benar adalah sopan santun saat pembelajaran daring yakni dengan Memperhatikan waktu saat ingin menghubungi guru, menggunakan bahasa yang baik dan sopan saat menghubungi guru, mengawali dengan mengucapkan salam, mengucapkan kata maaf, memperkenalkan diri secara lengkap, menyampaikan pesan secara jelas, dan mengucapkan terima kasih saat mengakhiri pesan.
Nama : Vita Novianti
NPM: 2213053238
Kelas : 3F

Analisis video 3 "Menerapkan dan Menanamkan Nilai - Nilai Moral Dalam Keluarga"

Pendidikan moral dimulai dari lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga adalah lingkungan pertama dan utama bagi seorang anak. Lingkungan dimana seorang anak mulai mengembangkan moralnya. Oleh karena itu orangtua memiliki peran yang sangat penting. Orangtua dapat menanamkan nilai-nilai moral dengan memberi contoh melakukan tindakan-tindakan yang positif. Tindakan tersebut yang awalnya sebagai tindakan biasa namun nantinya akan menjadi kebiasaan dan kebiasaan yang akan diterapkan oleh seorang anak dalam kehidupan sehari-hari.

8 fungsi keluarga dalam penanaman dan penerapan nilai moral yaitu sebagai berikut :
1). Fungsi Agama, dalam agama nilai moral yang terkandung adalah keimanan, ketaqwaan, kejujuran, bersyukur, kepedulian, tenggang rasa, kerajinan, kesalehan, ketaatan, suka menolonh, disiplin, kesabaran, dan kasih sayang.
2). Fungsi sosial, adapun nilai moral yang terkandung adalah gotong royong, sopan santin, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi, dan kebangsaan.
3). Fungsi Cinta Kasih, nilai moral yang ada adalah empati, keakraban, keadilan, pemaaf, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong, dan bertanggung jawab.
4). Fungsi Perlindungan, nilai moral yang ada adalah pemaaf, tanggap, dan ketabahan.
5). Fungsi Reproduksi, nilai moral yang ada adalah bertanggung jawab, kesehatan, dan keteguhan.
6). Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan, nilai moral yang ada adalah percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreativitas, bertanggung jawab, dan bekerja sama.
7). Fungsi Ekonomi, nilai moral yang ada adalah hemat, ketelitian, dispilin, kepedulian, dan keuletan.
8). Fungsi Pemeliharaan Lingkungan, nilai moral yang ada adalah kebersihan dan kedisiplinan.

Dengan 8 fungsi tersebut orangtua atau lingkungan keluarga dapat bekerja sama saling berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang positif dengan senantiasa menjadi teladan bagi anaknya. Sehingga nantinya moral anak akan terus berkembang dan menjadi generasi muda yang memiliki moral yang kuat, berintegritas dan berkomitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Nama : Vita Novianti
NPM: 2213053238
Kelas : 3F

Analisis video 2
" Pendidikan Moral Anak Sekolah (Pendidikan Pancasila) "

Perlu kita ketahui bahwasanya Pendidikan moral adalah suatu hal yang penting yang mana di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik dan diperuntukkan bagi generasi selanjutnya.
Seiring perkembangan zaman perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat tidak dipungkiri bahwasanya moral anak sering terabaikan.
Banyak kasus yang dapat kita liat dari media sosial maupun media elektronik yang menginformasikan tentang kasus-kasus penurunan moral yang dilakukan oleh anak dibawah umur.

Pendidikan Pancasila adalah salah satu upaya lewat pembelajaran yang bertujuan untuk membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran moral yang kuat, berintegritas, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Tidak hanya itu, pembelajaran semata tidak akan cukup dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada anak. Perlu adanya kerjasama antara lingkungan keluarga dengan lingkungan sekolah agar dapat menciptakan suasana sekolah yang efektif yang dapat meningkatkan moral anak-anak. Serta orangtua dan para pendidik dapat menjadi teladan dalam berperilaku sehingga anak akan mengikuti dan akan terbiasa sehingga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.