Nama : Putri Aprilliani
NPM : 2213053298
Kelas : 2A
Prodi : PGSD
Pretest
Ketahanan Nasional
Pengertian ketahanan Nasional secara etimologi adalah mampu, kuat, dan tangguh dari sebuah bangsa dalam pengertian politik.
Secara terminologi wajah Ketahanan Nasional Indonesia menggunakan ajaran Astra Gatra (3 wajah Ketahanan Nasional), yaitu :
1. Tannas sebagai Strategi
2. Tannas sebagai Kondisi
3. Tannas sebagai Konsepsi
Perkembangan 3 wajah Ketahanan Nasional mengalami perkembangan yang tercantum dalam GBHN tahun 1998.
Secara terminologi Ketahanan Nasional memiliki banyak dimensi dan konsep berlapis, yaitu : ketahanan Ideologi, ketahanan Politik, ketahanan Sosial, ketahanan Ekonomi, dan ketahanan Budaya. Konsep Ketahanan Nasional berlapis adalah ketahanan nasional sebagai kondisi yang kokoh dan tanggung dari sebuah bangsa tentu tidak akan terwujud jika tidak dimulai dari ketahanan pada lapisan dibawahnya, yaitu ketahanan diri.
Gambaran ketahanan Nasional berlapis, yaitu:
1. Ketahanan Nasional
2. Ketahanan Regional
3. Ketahanan Wilayah
4. Ketahanan Keluarga
5. Ketahanan Diri
Jadi, ketahanan Nasional ialah segala upaya yang dilakukan untuk tetap mempertahankan kedaulatan negara, dan salah satu upayanya yaitu dengan bela negara, dimana bela negara dapat dilakukan secara militer dan non militer.
6 Aspek dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional
1. Aspek Ekonomi ( mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang merata di seluruh wilayah Indonesia, pemerataan pembangunan di seluruh daerah, dll).
2. Aspek Sosial Budaya ( mewujudkan kehidupan sosial budaya masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, mampu memfilter budaya asing yang masuk ke Indonesia, dll).
3. Aspek Ketahanan & Keamanan ( kita harus semangat, tangguh, dan ulet dalam menghadapi berbagai permasalahan yang dapat mengancam ketahanan nasional).
4. Aspek Ilmu Pengetahuan ( penguatan sistem pendidikan dan teknologi, dll).
5. Aspek Ideologi ( mengamalkan Pancasila dan menjadikannya sebagai pandangan serta pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara, dll).
6. Aspek Politik
NPM : 2213053298
Kelas : 2A
Prodi : PGSD
Pretest
Ketahanan Nasional
Pengertian ketahanan Nasional secara etimologi adalah mampu, kuat, dan tangguh dari sebuah bangsa dalam pengertian politik.
Secara terminologi wajah Ketahanan Nasional Indonesia menggunakan ajaran Astra Gatra (3 wajah Ketahanan Nasional), yaitu :
1. Tannas sebagai Strategi
2. Tannas sebagai Kondisi
3. Tannas sebagai Konsepsi
Perkembangan 3 wajah Ketahanan Nasional mengalami perkembangan yang tercantum dalam GBHN tahun 1998.
Secara terminologi Ketahanan Nasional memiliki banyak dimensi dan konsep berlapis, yaitu : ketahanan Ideologi, ketahanan Politik, ketahanan Sosial, ketahanan Ekonomi, dan ketahanan Budaya. Konsep Ketahanan Nasional berlapis adalah ketahanan nasional sebagai kondisi yang kokoh dan tanggung dari sebuah bangsa tentu tidak akan terwujud jika tidak dimulai dari ketahanan pada lapisan dibawahnya, yaitu ketahanan diri.
Gambaran ketahanan Nasional berlapis, yaitu:
1. Ketahanan Nasional
2. Ketahanan Regional
3. Ketahanan Wilayah
4. Ketahanan Keluarga
5. Ketahanan Diri
Jadi, ketahanan Nasional ialah segala upaya yang dilakukan untuk tetap mempertahankan kedaulatan negara, dan salah satu upayanya yaitu dengan bela negara, dimana bela negara dapat dilakukan secara militer dan non militer.
6 Aspek dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional
1. Aspek Ekonomi ( mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang merata di seluruh wilayah Indonesia, pemerataan pembangunan di seluruh daerah, dll).
2. Aspek Sosial Budaya ( mewujudkan kehidupan sosial budaya masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, mampu memfilter budaya asing yang masuk ke Indonesia, dll).
3. Aspek Ketahanan & Keamanan ( kita harus semangat, tangguh, dan ulet dalam menghadapi berbagai permasalahan yang dapat mengancam ketahanan nasional).
4. Aspek Ilmu Pengetahuan ( penguatan sistem pendidikan dan teknologi, dll).
5. Aspek Ideologi ( mengamalkan Pancasila dan menjadikannya sebagai pandangan serta pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara, dll).
6. Aspek Politik