གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ NOVA NOVA ENJELINA SIMANULLANG

Nama: Nova enjelina simanullang
NPM: 2213053227

Analisis Video
Video yang membahas tentang masalah lingkungan dalam kajian etika dan moral yaitu Lemahnya kesadaran kita terhadap lingkungan hidup itu terjadi karena anggapan yang memandang bahwa pemamfaatan alam bagi manusia itu adalah hal wajar menebang pohon guna kebutuhan manusia adalah yang yang sangat umrah.
Ada 3 masalah lingkungan dalam perspektif etika dan moral yang dibahas yaitu:
1) Penyusutan sumber daya alam
2) Polusi atau pencemaran
3) Bisnis dan konservasi sumber daya alam.

Maka dapat disimpulkan bahwa masalah lingkungan ini adalah masalah moral dan itu berkaitan dengan perilaku manusia, dengan demikian krisis ekologi global yang kita alami saat ini merupakan persoalan moral,krisis moral secara global. Karna itu perlu etika dan moralitas untuk mengatasinya dan pendidikan nilai dan moral tidak dilakukan secara mendadak namun tahapan mulai dari kecil.
Nama: Nova enjelina simanullang
NPM: 2213053227

Analisis Video
Video yang membahas tentang Pengaruh lingkungan terhadap pendidikan moral dimana didalam kata moral mengacu pada kata baik buruknya manusia. Sehingga pendidikan moral adalah bidang kehidupan manusia yang dilihat dari segi kebaikannya. Pendidikan moral itu dapat ditemukan di lingkungan sekolah, lingkungan rumah sendiri, dan masyarakat.
Ada 3 faktor-faktor penyebab permasalahan pendidikan nilai dan moral yaitu:
1) Kurangnya pada lingkungan keluarga
2) Adanya pengaruh globalisasi
3) Kurangnya peranan agama,lingkungannya maupun disetiap individu itu sendiri

Maka dari itu untuk membangun kualitas anak-anak bangsa untuk memiliki moral yang baik tidak bisa hanya memberikan berbagai penyuluhan. Pemerintah dan masyarakat juga harus turun tangan untuk membenahi lingkungan yang tidak layak bagi pertumbuhan moral setiap individu, dan ,membangun lingkungan baru yang membangun tumbuh kembang seseorang dalam berbagai aspek.
Nama: Nova enjelina simanullang
NPM: 2213053227

Analisis Video
Video yang membahas tentang refleksi moral hidup dalam kehidupan manusia yaitu dimana didalam video tersebut terlihat seorang anak muda yang suka menolong kepada orang yang membutuhkan hingga saat semuanya terjadi perubahan menjadi lebih baik. Kebaikan yang kita berikan kepada orang lain akan memberikan kebahagiaan dalam hidup kita serta lingkungan sekitar kita. Kita juga harus menanamkannya dalam kehidupan sehari-hari seperti menolong tanpa membeda-bedakan suku,ras,agama, kepercayaan, ekonomi, dan latar belakang dan dengan kita melakukan kebaikan hidup kita menjadi tenang dan banyak yang menyanyangi kita.
Nama: Nova enjelina simanullang
NPM: 2213053227

Analisis jurnal
Jurnal yang berjudul "PENGARUH PENGETAHUAN MORAL TERHADAP PERILAKU MORAL PADA SISWA SMP NEGERI KOTA PEKAN BARU BERDASARKAN PENDIDIKAN ORANGTUA" membahas tentang aspek moralitas yang menjadi pengaruh pengetahuan moral terhadap perilaku moral Siswa SMP Negeri Kota Pekanbaru berdasarkan pendidikan orang tua.sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap pengikisan jatidiri yang terkait merosotnya penghayatan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, nilai sosial budaya bangsa dan perkembangan moralitas individu. Hal ini menimbulkan kecemasan sehingga memerlukan satu pendekatan yang lebih serius dalam memperkokoh jati diri generasi muda melalui pendidikan karakter dan budaya bangsa. Di negara-negara maju, pembangunan karakter menjadi satu elemen penting dalam proses pendidikan guna menerapkan kembali nilai-nilai yang baik dan menyaring segala bentuk unsur negatif yang dapat mempengaruhi tingkahlaku kalangan anak-anak dan tidak terkecuali kalangan remaja.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pengetahuan moral (moral knowing) siswa kelas VIII SMP Negeri Kota Pekanbaru mempengaruhi Perilaku moral(moral action) siswa berdasarkan pendidikan orangtua. Hal-hal yang mendukung bahwa pendidikan orang tua siswa berdampak baik terhadap pengetahuan moral siswa dan mempengaruhi perilaku moral siswa.

3J 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Tugas analisis

NOVA NOVA ENJELINA SIMANULLANG གིས-
Nama: Nova enjelina simanullang
NPM: 2213053227

Hasil Analisa saya yaitu:
Penanaman Nilai di Lingkungan Keluarga
Cara Menanamkannya:
1) Model Perilaku: Orang tua berperan sebagai model utama. Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai yang diinginkan akan memberikan contoh langsung kepada anak.
2) Komunikasi Terbuka: Membahas nilai-nilai tersebut secara terbuka dan terus terang dengan anak-anak, memberikan penjelasan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
3) Keterlibatan Aktif: Melibatkan anak dalam aktivitas yang memperkuat nilai-nilai tersebut, seperti kerja sama, kejujuran, dan empati.

Hambatan:
1) Perbedaan Nilai: Anggota keluarga mungkin memiliki pandangan yang berbeda tentang nilai tertentu, sehingga konsistensi dalam penyampaian nilai bisa menjadi tantangan.
2) Keterbatasan Waktu: Kesibukan orang tua dapat menjadi hambatan dalam memberikan perhatian yang cukup untuk memperkuat nilai-nilai tersebut.

Strategi untuk Menjadi Kebiasaan:
1) Konsistensi: Menjaga konsistensi dalam penerapan nilai-nilai tersebut dalam setiap situasi.
2) Penguatan Positif: Memberikan penguatan positif saat anak menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai yang diajarkan.
3) Keterlibatan Aktif: Melibatkan anak dalam kegiatan yang berkaitan dengan nilai-nilai tersebut secara teratur.

Penanaman Nilai di Lingkungan Sekolah
Cara Menanamkannya:
1) Kurikulum dan Pengajaran: Memasukkan pendidikan karakter ke dalam kurikulum untuk menyampaikan nilai-nilai tersebut secara formal.
2) Kegiatan Ekstrakurikuler: Mengadakan kegiatan yang mendorong pengembangan nilai seperti kepemimpinan, kerjasama, dan tanggung jawab.
3) Peran Guru: Guru dapat menjadi panutan yang kuat dalam menanamkan nilai-nilai melalui cara mengajar dan interaksi dengan siswa.

Hambatan:
1) Keterbatasan Waktu dan Materi: Kurangnya waktu atau sumber daya untuk mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam kurikulum.
2) Konsistensi Pengajaran: Ketidaksesuaian antara pengajaran di sekolah dan nilai-nilai yang ditanamkan di rumah.

Strategi untuk Menjadi Kebiasaan:
1) Keterlibatan Aktif Sekolah: Membuat program yang berkelanjutan dan terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari di sekolah.
2) Pelatihan untuk Guru: Memberikan pelatihan kepada guru untuk memperkuat cara mereka dalam menanamkan nilai-nilai tersebut.
3) Keterlibatan Orang Tua: Melibatkan orang tua dalam aktivitas sekolah yang memperkuat nilai-nilai tersebut.

Penanaman Nilai di Masyarakat
Cara Menanamkannya:
1) Peran Model Masyarakat: Tokoh masyarakat, media, dan institusi lainnya berperan dalam menyebarkan dan memperkuat nilai-nilai yang diinginkan.
2) Program Komunitas: Mengadakan program atau kegiatan yang mempromosikan nilai-nilai tersebut di masyarakat.
3) Penghargaan dan Pengakuan: Memberikan penghargaan kepada individu atau kelompok yang menunjukkan nilai-nilai yang diinginkan.

Hambatan:
1) Tantangan Budaya: Nilai-nilai tradisional atau budaya yang bertentangan dengan nilai-nilai yang ingin ditanamkan.
2) Resistensi Terhadap Perubahan: Beberapa individu atau kelompok mungkin menolak adanya perubahan nilai-nilai yang mereka anut.

Strategi untuk Menjadi Kebiasaan:
1) Kemitraan antara Lembaga: Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung nilai-nilai yang diinginkan.
2) Kampanye Publik: Mengadakan kampanye yang terus-menerus untuk meningkatkan kesadaran dan penerimaan terhadap nilai-nilai tersebut.