གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Qurota A'yunin 2213053183

Nama : Qurota A'yunin
NPM: 2213053183

Dalam video ini memaparkan bahwa pendidikan memang menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia. Oleh karena itu dunia pendidikan pasti jadi perhatian untuk pemerintah. Berikut 5 perbedaan pendidikan dasar jepang dan indonesia.
1. Menjaga kebersihan,bersih-bersih sangat penting,di jepang kebersihan diajarkan di dalam kurikulum pendidikan Jepang. Sekolah di Jepang tidak memiliki petugas kebersihan, hal ini pun disebabkan kurikulum Jepang mengharuskan semua siswa bertanggung jawab atas kebersihan kelas mereka sendiri, hal ini dilakukan supaya semua siswa ini bisa bekerja sama berbagi tanggung jawab dan peka dengan kondisi lingkungan yang kotor.
2. Pendidikan Jepang di proses makan juga dianggap penting oleh mereka, makanya pendidikan Jepang mengatur makanan siswa di sana mulai dari menu yang disiapkan sampai cara mereka makan. Makan siang siswa di Jepang akan dilakukan bersama-sama dan diikuti oleh para guru. Kegiatan makan siang bersama ini dilakukan untuk membangun hubungan positif antara siswa dan juga siswa dengan guru .
3. Mata pelajaran sedikit, Indonesia terkenal dengan jumlah mata pelajaran yang banyak. Tidak hanya banyak tapi juga bisa berulang pula. Untuk pendidikan dasar di Jepang mata pelajarannya itu tergolong sedikit dan cuma diajarkan di hari tertentu saja jadi tidak akan ada mata pelajaran yang berulang dalam seminggu.Pendidikan dasar Jepang tidak melibatkan ujian, untuk 3 tahun awal pendidikan dasar mereka ujian supaya mereka fokus dalam belajar pendidikan karakter publik dan pendidikan karakter lainnya, hal ini dilakukan karena pihak pemerintah Jepang percaya kalau pendidikan karakter akan menjadi dasar yang baik untuk para siswa dan membantu pendidikan mereka nantinya. hmm kira-kira kalau ini
4. Membaca dahulu sebelum memulai pembelajaran, Indonesia itu berada di urutan ke-60 dari 61 negara soal minat baca, minat baca orang Indonesia tergolong rendah . Di Jepang mereka itu membiasakan para siswa untuk membaca buku selama 10 menit sebelum masuk pelajaran,itulah mengapa Jepang memiliki minat baca yang tinggi.
5. Perlengkapan sekolah, perlengkapan sekolah juga mempengaruhi proses belajar mengajar siswa, dunia pendidikan Jepang memang harus diberi gelar dunia pendidikan yang paling perhatian karena perhatian sampai perlengkapan sekolah muridnya di Jepang tidak ada yang beda sepatu. Seragam sekolah kalau yang ini sih mau di Indonesia ataupun Jepang seragam tetap diatur dalam dunia pendidikan tapi di Jepang tetap sama disetiap jenjang hanya berbeda di setiap sekolah. Meskipun sistem pendidikan Jepang punya banyak kelebihan tapi pendidikan Jepang juga punya minus yaitu tekanan pelajar yang kering bahkan kasus bunuh diri di Jepang itu salah satu yang terbanyak di dunia.

3J 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

Qurota A'yunin 2213053183 གིས-
Nama : Qurota A'yunin
NPM: 2213053183

Vidio ini mengisahkan tentang program dokumenter yang diangkat dari kisah nyata pengalaman Martencis Veronica Siregar, anak muda yang rela melepaskan peluang karir dan kemapanan kehidupan kota besar untuk menjadi guru dan mengajar di desa desa terpencil di pelosok negeri yang jaraknya jauh dari pusat kabupaten yaitu Tanjung matoa selama kurang lebih satu tahun.Pendidikan di desa Matoa ini dipandang kurang penting oleh masyarakat di sana. Banyak anak kecil yang putus sekolah dan pernikahan dini serta para orang tua kurang peduli tentang pendidikan anaknya.

Martencis saat mengajar di daerah ini dia seringkali memutar otak mencari metode dan strategi agar pembelajaran yang dilakukan tidak membosankan,hal itu dikarenakan anak-anak didaerah Matoa ini cepat bosan. Dalam hal ini dia lalukan untuk memotivasi anak-anak agar rajin belajar, dia memberikan reward pada siswa yang berprestasi mendapat hadiah pergi jalan-jalan keluar kota. Lalu setelahnya anak tersebut menceritakan pengalamannya didepan kelas kepada temannya.

Vidio ini menceritakan pengalamannya hidup sehari-hari ,bagaimana bertahan hidup di pelosok negri masih harus mencari dengan berburu di hutan untuk menyambung hidup mereka. Dari cerita ini mengajarkan kita bahwa kita harus selalu berusaha untuk memastikkan saudara kita bersekolah dan selalu bersyukur atas apa yang dimiliki,karena kita masih bisa pergi ke sekolah, menggunakan seragam sekolah yang bagus, mengikuti kelas, dan tidak mengalami kesulitan untuk makan setiap hari merupakan anugerah yang harus kita syukuri. Sangat menyedihkan mengingat saudara kita yang tinggal di desa yang rusak itu. Semuanya serba kekurangan dan tidak lengkap.Untuk memastikan bahwa semua anak di Indonesia memiliki akses ke pendidikan, diharapkan pemerintah segera memberikan bantuan pendidikan ke desa-desa terpencil . Kita harus selalu ingat betapa pentingnya pendidikan. Pendidikan akan membantu kita mencapai tujuan kita.
Nama : Qurota A'yunin
NPM: 2213053183

Pada vidio ini membahas tentang para siswa SDN Glak,Kabupaten Sikka membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pasalnya sekolah yang terletak di sebuah dusun terpencil ini terpaksa harus melakukan kegiatan belajar-mengajar di teras kelas, teras dipakai sebagai ruang kelas lantaran ketiadaan ruang kelas sekolah yang terletak di kaki gunung api gone ini hanya memiliki enam ruangan dimana lima ruangan dipakai sebagai ruang kelas dan satu ruangan sebagai ruang guru.
Jangankan kelas perpustakaan saja tak dimiliki sekolah ini ,meski begitu para siswa tetap bersemangat untuk bersekolah. Setiap hari mereka harus berjalan kaki hingga dua kilometer guna bisa belajar di sekolah. Saat masa pandemi covid- 19 ini ketika pemerintah aktif mengkampanyekan belajar dari rumah,sekolah ini tak mampu melaksanakannya,karena di wilayah ini belum ada jaringan telekomunikasi sama sekali, karena itu pihak sekolah terpaksa tetap melakukan kegiatan di sekolah. Daari penjelasan bu Susana Loren Kepala sekolah SDN Glak beliau menyampaikan terkadang yang belajar di luar tidak bisa belajar karena hujan angin pagi juga mereka harus berteduh dibawah pohon karena panas matahari tembus langsung ke anak. Jadi harapan Bu Susana kepada pemerintah supaya pemerintah segera membangunkan satu ruang kelas supaya anak aman belajar. Dari pihak sekolah pun berharap pemerintah bisa membuka mata melihat keadaan mereka dengan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan saudara kita.
Nama :Qurota A'yunin
NPM: 2213053183

Dalam artikel ini membahas mengenai moral merupakan perilaku yang baik yang membentuk karakter dari individu atau kelompok yang bisa dilihat dari cara berpikir bertindak dan merespons suatu keadaan. Dalam hal ini pancasila sebagai moral bangsa Indonesia yang menjadi acuan bangsa dan negara dalam mengambil sikap dan kebijakan. Moral bangsa tidak lagi sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila.
Hakikatnya manusia adalah makhluk yang bermoral. Maksudnya bermoral tidak berjalan secara otomatis, perlu membantu usaha yang disebut pendidikan. Humanisme manusia memiliki kemampuan untuk mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif dan rasional. PRO Manusia dapat mengarahkan, mengatur, dan mengontrol dirinya sendiri.
Terbentuknya moral bangsa yang baik sangat memerlukan etika dalam kehidupan masyarakat sering dikenal dengan norma atau kaidah, yang memiiki kepribadian baik serta bermoral tidak berjalan secara otomatis. Kehidupan masyarakat Indonesia terdapat berbagai agama, budaya, suku dan Bahasa. Masing-masing mempunyai etika kebiasaan yang berbeda-beda, mengingapankan nilai integritas.
Dalam kehidupan, etika atau moral memiliki peran yang penting yang membuka peranan yang berjalan dengan baik. Penegakan hukum selalu menjadi kewajiban yang mutlak harus diadakan dalam hukum yang berdasarkan Pancasila.Kurangnya pemahaman tentang kewajiban beretika dalam masyarakat yang menghilangkan citra dari karakter bangsa. Etika baik masyarakat sedikit demi sedikit hilang dan berubah dengan etika yang kurang baik dan tidak sesui dengan nilai, norma, kaidah yang terdapat di dalam rumpun masyarakat itu sendiri.
Pembahasan dalam artikel ini mengenai penegakan hukum terhadap pelanggaran etika yang terjadi di masyarakat Kampung Cijambe Girang Sukabumi, Kabupaten Sukabumi. Norma tersebut biasanya adalah etika, yang membantu individu dalam kehidupan bermasyarakat. Etika dalam arti sering dipahami masyarakat sebagai sopan santun. Etika menyelidiki tentang kesusilaan masyarakat sama halnya dengan moral.

Moral adalah prinsip yang membantu individu dalam kehidupan bermasyarakat. Meski moral dapat berubah seiring berjalannya waktu, moral menjadi standar perilaku yang digunakan untuk menilai benar dan salah. Istilah etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Etos mempunyai banyak kehidupan yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan, akhlak, watak, perasaan, sikap, cara berpikir.

Etika adalah ilmu yang membahas perbuatan baik dan buruk manusia sejauh dapat dipahami oleh pikiran manusia. Aristoteles membagi pengertian etika menjadi dua, Terminus Technikus dan Manner And Custom. Terminus Technikus merupakan etika yang meempelajari suatu masalah tindakan atau perbuatan manusia, sedangkan Tata Krama dan Adat merupakan pembahasan etika yang berhubungan atau berkaitan dengan tata cara dan adat kebiasaan yang melekat dalam kodrat manusia atau melekat pada sifat manusia yang sangat terkait dengan arti baik dan buruk suatu perilaku, tingkah laku atau perbuatan manusia.Hukum dapat menghasilkan kehidupan manusia yang harmonis dalam masyarakat, sehingga antara hak dan kewajiban menjadi seimbang. Pelanggaran adalah perbuatan yang melawan hukum hanya dapat ditentukan setelah ada hukum atau undang-undang yang mengaturnya. Penyebab yang menyebabkan masyarakat melakukan pelanggaran etika adalah memberikan sanksi yang tegas, kesadaran masyarakat yang belum terbentuk, dan lingkungan yang tidak etis. Hal ini disebabkan karena kerusakan moral dan etika bisa menjadi perhatian orang diman saja, baik dalam masyarakat belum maju dan masyarakat telah maju.
Perkembangan moralitas di Indonesia dipengaruhi oleh sistem hukum yang berlandaskan pada asas keadilan dan kewajaran. Namun, sistem hukum menghadapi tantangan di zaman modern karena kurangnya keseimbangan antara pemerintah dan masyarakat. Hukum terutama digunakan untuk mencegah konflik dalam masyarakat, untuk menciptakan keseimbangan antara pemerintah dan masyarakat, dan untuk menegakkan norma-norma yang ada.

Untuk meningkatkan moralitas masyarakat, ada tiga faktor internal yang dapat diatasi:

1. Penguatan akhlak masyarakat. Masyarakat merupakan faktor internal yang mempengaruhi perkembangan dan pembelajaran individu dalam perkembangan moral. Penting bagi individu untuk belajar bagaimana mengembangkan dan memelihara nilai-nilai moral mereka, serta belajar untuk meningkatkan moralitas dalam kehidupan sehari-hari.
2. Menciptakan lingkungan yang baik dalam masyarakat. Lingkungan memainkan peran penting dalam perkembangan moral, karena memungkinkan individu untuk belajar dan mengembangkan nilai-nilai moral mereka. Lingkungan ini juga mempengaruhi perkembangan moralitas, karena individu lebih mungkin mempelajari dan mengembangkan nilai-nilai moral dalam kehidupannya sendiri.
3. Membatasi teknologi yang ada.Pada era globalisasi ini, banyak tercipta teknologi yang sering digunakan dalam kehidupan manusia. Teknologi ini digunakan untuk mempermudah setiap pekerjaan manusia, dan keperluannya.
Nama : Qurota A'yunin
NPM : 2213053183

Dalam artikel tersebut membahas tentang konflik antara pandangan bahwa setiap orang harus fokus pada dirinya sendiri (individualisme) dan pandangan bahwa kepentingan masyarakat bersama lebih penting daripada kepentingan pribadi (kolektivisme) dalam kehidupan. Artikel ini juga membahas bagaimana kesadaran akan apa yang benar dan salah serta prinsip-prinsip moral dapat membantu mengatasi konflik tersebut. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika dalam masyarakat.

Artikel juga membahas tentang sifat dasar manusia sebagai individu dan bagaimana manusia juga merupakan bagian dari masyarakat. Kesadaran akan apa yang benar dan salah serta prinsip-prinsip moral sangat penting dalam kehidupan bersama, dan kreativitas dianggap sebagai kunci dalam menghadapi perubahan.

Kesadaran akan apa yang benar dan salah, kreativitas, dan prinsip-prinsip moral sangat penting dalam kehidupan bersama. Kesadaran akan apa yang benar dan salah mendorong kerja sama dalam mencapai tujuan kesejahteraan umum, meningkatkan produktivitas produktivitas, dan prinsip-prinsip pengendalian moral dalam berproduksi. Pendidikan memiliki peran penting dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai moral dan etika dalam masyarakat. Konflik antara pandangan bahwa setiap orang harus fokus pada dirinya sendiri dan pandangan bahwa kepentingan bersama lebih penting dapat diatasi melalui nilai-nilai moral dan etika.Kesadaran akan apa yang benar dan salah yang kuat mendorong kreativitas untuk berproduksi sesuai dengan norma etika, dan tiga pilar moralitas dan etika tersebut harus ditanam dan dikembangkan melalui pendidikan. Konflik antara pandangan bahwa setiap orang harus fokus pada dirinya sendiri dan pandangan bahwa kepentingan bersama lebih penting dapat menjadi energi sosial untuk mendorong pertumbuhan masyarakat yang adil.