Nama : miftahul jannah
Npm :2253053012
ANALISIS JURNAL
A. IDENTITAS JURNAL
Judul jurnal : INTEGRASI NASIONAL
SEBAGAI PENANGKAL ETNOSENTRISME DI INDONESIA
Halaman : hlm 1-7
Nama Penulis: Agus Maladi Irianto
Kata kunci: national integration, ethnocentrism and conflict of interest
B . Pembahasan
memegang kendali pemerintahan, adalah penerapan politik pemerintahan yang
sentralistik, sebagai bentuk peredaman atas
munculnya aksi separatis dari daerah-daerah. di diperlukan,
suatu strategi kebudayaan nasional
senyampang sejak kemerdekaan hingga hari
ini negeri ini karena belum memiliki adanya strategi
kebudayaan.
Identitas dan Integrasi Nasional
Identitas adalah representasi diri
seseorang atau masyarakat melihat dirinya
sendiri dan bagaimana orang lain melihat
mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya.
Dengan demikian, identitas adalah produk
kebudayaan yang berlangsung demikian
kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu
bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejak
semula dan tetap bertahan dalam suatu esensi
yang abadi. Sedangkan dilihat dari aspek
ruang juga bukan hanya satu atau tunggal,
tetapi terdiri dari berbagai lapisan identitas.
Lapis-lapis identitas itu tergantung pada
peran-peran yang dijalankan, keadaan objektif yang dihadapi, serta ditentukan pula
dari cara menyikapi keadaan dan peran
tersebut.
Identitas sebagai
sarana pembentukan pola pikir masyarakat
diperlukan adanya suatu kesadaran nasional
yang dipupuk dengan menanamkan gagasan
nasionalisme dan pluralisme. Untuk menciptakan pergaulan
dalam pembentukan integrasi nasional
tersebut identitas justru berfungsi secara
ganda.
Integrasi nasional terjadi juga akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik
yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun
sosial.
Intergrasi Nasional Versus Otonomi
Daerah
pada dasarnya pluralitas bagi bangsa
indonesia adalah takdir. Akan tetapi,
perbedaan tersebut tidak selalu memisahkan,
apalagi menimbulkan pertentangan
sepanjang masing-masing anggota
masyarakat menyadari akan pluralitas
tersebutkonsep tentang integrasi nasional menjadi penting untuk dijadikan strategi kebudayaan bagi bangsa Indonesia yang
telah berusia lebih dari enam dasa warsa ini.
Strategi kebudayaan dalam hal ini mengacu
pada kekuatan budaya yang bertolak pada
kedekatan dan pandangan hidup pelaku
kebudayaan dalam kaitannya dengan
kompleksitas kebudayaan yang dianut.
Kesimpulan
Integrasi
nasional adalah proses sosial dan interaksi sosial dalam upaya penyatuan berbagai bentuk kelompok sosial budaya ke dalam satu kesatuan wilayah kekuasaan. Dan integrasi nasional ialah jalan keluar untuk
menghadapi yang hingga saat ini masih
terus-menerus melanda Indonesia.
Npm :2253053012
ANALISIS JURNAL
A. IDENTITAS JURNAL
Judul jurnal : INTEGRASI NASIONAL
SEBAGAI PENANGKAL ETNOSENTRISME DI INDONESIA
Halaman : hlm 1-7
Nama Penulis: Agus Maladi Irianto
Kata kunci: national integration, ethnocentrism and conflict of interest
B . Pembahasan
memegang kendali pemerintahan, adalah penerapan politik pemerintahan yang
sentralistik, sebagai bentuk peredaman atas
munculnya aksi separatis dari daerah-daerah. di diperlukan,
suatu strategi kebudayaan nasional
senyampang sejak kemerdekaan hingga hari
ini negeri ini karena belum memiliki adanya strategi
kebudayaan.
Identitas dan Integrasi Nasional
Identitas adalah representasi diri
seseorang atau masyarakat melihat dirinya
sendiri dan bagaimana orang lain melihat
mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya.
Dengan demikian, identitas adalah produk
kebudayaan yang berlangsung demikian
kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu
bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejak
semula dan tetap bertahan dalam suatu esensi
yang abadi. Sedangkan dilihat dari aspek
ruang juga bukan hanya satu atau tunggal,
tetapi terdiri dari berbagai lapisan identitas.
Lapis-lapis identitas itu tergantung pada
peran-peran yang dijalankan, keadaan objektif yang dihadapi, serta ditentukan pula
dari cara menyikapi keadaan dan peran
tersebut.
Identitas sebagai
sarana pembentukan pola pikir masyarakat
diperlukan adanya suatu kesadaran nasional
yang dipupuk dengan menanamkan gagasan
nasionalisme dan pluralisme. Untuk menciptakan pergaulan
dalam pembentukan integrasi nasional
tersebut identitas justru berfungsi secara
ganda.
Integrasi nasional terjadi juga akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik
yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun
sosial.
Intergrasi Nasional Versus Otonomi
Daerah
pada dasarnya pluralitas bagi bangsa
indonesia adalah takdir. Akan tetapi,
perbedaan tersebut tidak selalu memisahkan,
apalagi menimbulkan pertentangan
sepanjang masing-masing anggota
masyarakat menyadari akan pluralitas
tersebutkonsep tentang integrasi nasional menjadi penting untuk dijadikan strategi kebudayaan bagi bangsa Indonesia yang
telah berusia lebih dari enam dasa warsa ini.
Strategi kebudayaan dalam hal ini mengacu
pada kekuatan budaya yang bertolak pada
kedekatan dan pandangan hidup pelaku
kebudayaan dalam kaitannya dengan
kompleksitas kebudayaan yang dianut.
Kesimpulan
Integrasi
nasional adalah proses sosial dan interaksi sosial dalam upaya penyatuan berbagai bentuk kelompok sosial budaya ke dalam satu kesatuan wilayah kekuasaan. Dan integrasi nasional ialah jalan keluar untuk
menghadapi yang hingga saat ini masih
terus-menerus melanda Indonesia.