གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Hakiki 2213033011

PSPS_SLTL_Kelas A_Ganjil_2023/2024 -> Forum Diskusi

Hakiki 2213033011 གིས-
Folklor bukan lisan adalah jenis folklor yang bentuknya bukan berupa lisan, meskipun cara membuatnya mungkin diajarkan secara lisan.Foklor bukan lisan ini memiliki peran penting dalam menyuburkan kebudayaan suatu masyarakat dan dapat mewakili nilai-nilai, kepercayaan, dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.Foklor bukan lisan dapat berupa arsitektur rakyat, kerajinan tangan rakyat, pakaian dan perhiasan tradisional, obat-obatan tradisional, makanan dan minuman tradisional, bunyi isyarat, dan musik tradisional

PSPS_SLTL_Kelas A_Ganjil_2023/2024 -> Forum Diskusi

Hakiki 2213033011 གིས-
Folklor lisan memiliki beberapa hal penting, antara lain:

Tradisi dan Identitas Budaya: Folklor lisan mencerminkan nilai-nilai, kepercayaan, dan identitas suatu budaya. Cerita rakyat, lagu-lagu tradisional, dan pepatah sering menjadi bagian integral dari warisan budaya.

Pemindahan Pengetahuan: Melalui cerita rakyat dan legenda, pengetahuan historis, moral, dan praktis disampaikan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Ini membantu mempertahankan dan mendukung pembelajaran di masyarakat.

Kebudayaan Oral: Folklor lisan sering disampaikan secara lisan dari mulut ke mulut. Hal ini menciptakan kebudayaan oral yang memperkaya interaksi sosial dan menguatkan ikatan komunitas.

PSPS_SLTL_Kelas A_Ganjil_2023/2024 -> Forum Diskusi

Hakiki 2213033011 གིས-
Menurut Danandjaya (1997:22) Folklor sebagian lisan merupakan folklor yang bentuknya gabungan antara unsur lisan dan unsur bukan lisan, Bentuk lisan dapat diartikan sebagai folklor yang dituturkan secara langsung oleh pelaku dan bukan lisan dapat diartikan sebagai folklor yang bentuknya selain tuturan atau percakapan, misalnya berupa gerakan, melalui kegiatan-kegiatan, dan upacara.
Folklor sebagian lisan mencakup berbagai bentuk tradisi lisan, termasuk cerita rakyat, nyanyian, puisi, dan juga upacara adat

PSPS_SLTL_Kelas A_Ganjil_2023/2024 -> Forum Diskusi

Hakiki 2213033011 གིས-
Folklor lisan itu merupakan sebuah tradisional yang disampaikan seutuhnya melalui lisan dari generasi ke generasi selanjutnya yang terdiri dari:
1. Bahasa rakyat adalah bagian integral dari budaya dan identitas sebuah masyarakat. seperti logat bahasa (dialek), slang, bahasa tabu, onomatis.
Hal-hal penting terkait dengan bahasa rakyat termasuk ekspresi kearifan lokal, penjagaan warisan budaya, serta penggunaan yang mewakili keberagaman dan kekayaan sebuah komunitas.
2. Ungkapan tradisional adalah warisan budaya yang mengandung nilai-nilai dan kearifan lokal seperti pribahasa dan sindiran. Pentingnya termasuk mempertahankan identitas budaya, menyampaikan pesan-pesan moral, serta menyimpan pengetahuan turun-temurun yang dapat menjadi panduan bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.
3. Pertanyaan tradisional yang dikenal sebagai teka-teki adalah pertanyaan-pertanyaan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, sering kali membahas nilai-nilai, kearifan lokal, sejarah, atau pengetahuan yang dihormati dalam suatu budaya.
4. Sajak dan puisi rakyat, seperti pantun dan syair adalah cerminan dari nilai-nilai budaya, cerita-cerita, dan ekspresi kreatif masyarakat.