Nama: Tantri Ayu Ratna Sari
NPM : 2213053269
Video tersebut merupakan monolog komedi yang dilakukan oleh seorang komedian bernama Arie Kriting, ia menceritakan pengalamannya di kampus, terutama fokus pada pendidikan dan moral di Indonesia. Berikut analisisnya video tersebut:
Arie membahas mengenai Pendidikan Tinggi Swasta vs. Negeri
Penyampaian dimulai dengan perbandingan antara kampus swasta dan negeri. Meskipun awalnya kecewa tidak bisa masuk kampus negeri, Arie kemudian menyadari bahwa kampus swasta tempatnya lebih canggih dan berkualitas. Selanjutnya Arie membahas mengenai Pendidikan Moral yang Bermasalah, ia mengkritik perubahan nama dan pendekatan dalam mata pelajaran Pendidikan Moral di Indonesia dari PMP ke PPKN, dan terakhir PKN. Ia menyoroti bahwa aspek moral yang diajarkan tidak selalu mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya, seperti menyeberangkan nenek-nenek. Di video Arie juga membuat lelucon tentang kriteria anak baik yang mencakup menyeberangkan nenek-nenek. Ia menyampaikan bahwa kegagalannya menjadi anak baik dikarenakan tidak pernah menyeberangkan nenek-nenek. Ia juga menyinggung mengenai sulitnya membuat tugas kuliah, terutama saat harus berkelompok dengan mahasiswa yang lebih muda. Ia juga bercanda tentang kemudahan menyalin tugas dari internet. dan yang terakhir ia berharap anak-anak Indonesia menjadi lebih baik di masa depan, bahkan jika itu berarti berdiri di pinggir jalan meminta sumbangan.
Video ini merupakan stand-up comedy yang digunakan untuk menyampaikan kritik dan humor terhadap sistem pendidikan dan moral di Indonesia, sambil menciptakan narasi lucu tentang pengalaman pribadi di kampus.
NPM : 2213053269
Video tersebut merupakan monolog komedi yang dilakukan oleh seorang komedian bernama Arie Kriting, ia menceritakan pengalamannya di kampus, terutama fokus pada pendidikan dan moral di Indonesia. Berikut analisisnya video tersebut:
Arie membahas mengenai Pendidikan Tinggi Swasta vs. Negeri
Penyampaian dimulai dengan perbandingan antara kampus swasta dan negeri. Meskipun awalnya kecewa tidak bisa masuk kampus negeri, Arie kemudian menyadari bahwa kampus swasta tempatnya lebih canggih dan berkualitas. Selanjutnya Arie membahas mengenai Pendidikan Moral yang Bermasalah, ia mengkritik perubahan nama dan pendekatan dalam mata pelajaran Pendidikan Moral di Indonesia dari PMP ke PPKN, dan terakhir PKN. Ia menyoroti bahwa aspek moral yang diajarkan tidak selalu mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya, seperti menyeberangkan nenek-nenek. Di video Arie juga membuat lelucon tentang kriteria anak baik yang mencakup menyeberangkan nenek-nenek. Ia menyampaikan bahwa kegagalannya menjadi anak baik dikarenakan tidak pernah menyeberangkan nenek-nenek. Ia juga menyinggung mengenai sulitnya membuat tugas kuliah, terutama saat harus berkelompok dengan mahasiswa yang lebih muda. Ia juga bercanda tentang kemudahan menyalin tugas dari internet. dan yang terakhir ia berharap anak-anak Indonesia menjadi lebih baik di masa depan, bahkan jika itu berarti berdiri di pinggir jalan meminta sumbangan.
Video ini merupakan stand-up comedy yang digunakan untuk menyampaikan kritik dan humor terhadap sistem pendidikan dan moral di Indonesia, sambil menciptakan narasi lucu tentang pengalaman pribadi di kampus.