Kiriman dibuat oleh Adinda Febriele Rindiyani 2213053030

Nama: Adinda Febriele Rindiyani
Npm: 2213053030
Kelas: 2A
Prodi:PGSD

Analisis Video
Judul : GEOPOLITIK INDONESIA
Nama YouTube : yesa Creative
Tahun Dipublikasikan : 4 Mei 2018
Pembahasan :
A.Pengertian Geopolitik
Geopolitik merupakan suatu ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa.

B. Macam -Macam Teori Geopolitik
1. Teori Geopolitik Frederich Ratzel
2. Teori Geopolitik Rudolph Kjellen
3. Teori Geopolitik Karl Haushofer
4. Teori Geopolitik Halford Mackinder
5. Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan
6. Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller

C. Konsep Geopolitik Indonesia
Teori geopolitik bangsa Indonesia menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan kepada kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia. Teori geopolitik diperkenalkan pertama kali oleh insinyur Soekarno pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945.

D. Prinsip Geopolitik Indonesia
Prinsip geopolitik Indonesia tidak mementingkan dalam hal wilayah namun lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah.



E. Konsep wawasan nusantara sebagai geopolitik Indonesia
Wawasan nusantara ialah suatu wawasan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD negara Republik Indonesia. Hakikat dari wawasan nusantara adalah kesatuan bangsa serta keutuhan wilayah Indonesia.

F. Cara pandang bangsa Indonesia
A. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai suatu kesatuan politik
B. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi
C. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya
D. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan
G. Kehidupan bernegara dalam konsep NKRI
Konsep NKRI dicantumkan dalam pasal 1 ayat 1 UUD negara Republik Indonesia 1945 yang isinya berbunyi “negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik”.
Sebagai negara kesatuan Republik Indonesia atau NKRI kesatuan wilayah Indonesia mencakup, yaitu:
1. Kesatuan Politik
2. Kesatuan Hukum
3. Kesatuan Sosial – Budaya
4. Kesatuan Pertahanan dan Keamanan

Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik yang wilayahnya wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan pulau yang terletak diantara samudra Pasifik dan samudra Hindia serta diantara benua Asia dan Australia.
Keunggulan bangsa Indonesia, yaitu:
1. Jumlah dan potensi penduduknya cukup besar
2. Memiliki keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya
3. Letak wilayah yang strategis, dll.
Nama: Adinda Febriele Rindiyani
Npm: 2213053030
Kelas:2A
Prodi: PGSD

Izin menjawab soal pada kasus berjudul “Awan gelap untuk HAM di Indonesia” bu,
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
=> Beberapa lembaga mencatat bahwa kinerja Indonesia terkait HAM selama 2019 masih buruk. Komisi Nasional (Komnas) HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah, terutama soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA). Dengan banyaknya agenda HAM yang mengalami kemacetan dan kemunduran pada tahun 2019, namun, masih ada kabar baik yang muncul. Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Seperti yang kita ketahui prinsip HAM itu sangat jelas, yaitu tiada seorang pun yang boleh dilanggar kemerdekaan dan kebebasannya serta diperlakukan diskriminatif.
Hal positif yang dapat saya ambil darii artikel diatas yaitu, kita sebagai manusia memiliki kepentingan untuk memahami HAM, karena dengan begitu kita bisa menghormati sesama dan tidak memandang kedudukan yang tinggi dan rendah karena kita semua itu sama-sama memiliki hak asasi manusia yang patut untuk dijunjung tinggi.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
=> Demokrasi memang harus diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat, karena dengan begitu Indonesia memiliki demokrasi yang sesuai dengan kesetaraan antara budaya asli dan masyarakatnya. Masyarakat akan lebih mudah menyetarakan hidup dan sikap demokrasi Indonesia jika diambil dari budaya asli masyarakat. Demokrasi Pancasila itu sangat penting bagi negara Indonesia sebab dengan adanya sistem demokrasi tersebut dapat menjamin setiap warga negara untuk terlibat secara setara dalam kehidupan bernegara melalui hak yang dijamin. Dengan berkeTuhanan Yang Maha Esa, maka demokrasi akan selalu berpatokan dan mengingat Tuhan. Artinya seluk beluk sistem serta perilaku dalam menyelenggarakan kenegaraan RI harus taat asas, konsisten (sesuai) dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar Ketuhanan Yang Maha Esa.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
=> Menurut saya sudah sesuai, karena sudah telaksananya kegiatan seperti memberikan hak pilih saat musyawarah berlangsung dan menghormati perbedaan pendapat orang lain dengan menjamin kebebasan seorang manusia untuk berpendapat dan menentukan hak pilihnya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
=> Sikap saya mungkin lebih mewaspadai hal itu, karena jika sering kali berbeda dengan kepentingan rakyat mungkin terdapat penyalahgunaan, namun sebenarnya tidak semua agenda politik berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Anggota parlemen dapat mengatasnamakan rakyat, karena negara Indonesia merupakan negara demokrasi yang kedaulatannya berada di tangan rakyat.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
=> Sangat tidak terpuji, karena dengan mengandalkan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas sama saja menyia-nyiakan sesuatu. Dengan kekuasaan kharismatik, mereka memang memiliki tujuan dan kekuasaan politik, namun tidak untuk menguasai negeri ini. Masalah tersebut tentu melanggar HAM dan sangat tidak boleh untuk dilakukan. Negara Indonesia adalah negara hukum yang berdemokrasi, maka pemerintah harus dapat melindungi HAM warga negara Indonesia manusia.
Nama: Fany Primandari
Npm: 2213053032
Kelas:2D
Prodi: PGSD

Izin menjawab soal pada kasus berjudul “Awan gelap untuk HAM di Indonesia” bu,
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
=> Beberapa lembaga mencatat bahwa kinerja Indonesia terkait HAM selama 2019 masih buruk. Komisi Nasional (Komnas) HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah, terutama soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA). Dengan banyaknya agenda HAM yang mengalami kemacetan dan kemunduran pada tahun 2019, namun, masih ada kabar baik yang muncul. Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Seperti yang kita ketahui prinsip HAM itu sangat jelas, yaitu tiada seorang pun yang boleh dilanggar kemerdekaan dan kebebasannya serta diperlakukan diskriminatif.
Hal positif yang dapat saya ambil darii artikel diatas yaitu, kita sebagai manusia memiliki kepentingan untuk memahami HAM, karena dengan begitu kita bisa menghormati sesama dan tidak memandang kedudukan yang tinggi dan rendah karena kita semua itu sama-sama memiliki hak asasi manusia yang patut untuk dijunjung tinggi.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
=> Demokrasi memang harus diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat, karena dengan begitu Indonesia memiliki demokrasi yang sesuai dengan kesetaraan antara budaya asli dan masyarakatnya. Masyarakat akan lebih mudah menyetarakan hidup dan sikap demokrasi Indonesia jika diambil dari budaya asli masyarakat. Demokrasi Pancasila itu sangat penting bagi negara Indonesia sebab dengan adanya sistem demokrasi tersebut dapat menjamin setiap warga negara untuk terlibat secara setara dalam kehidupan bernegara melalui hak yang dijamin. Dengan berkeTuhanan Yang Maha Esa, maka demokrasi akan selalu berpatokan dan mengingat Tuhan. Artinya seluk beluk sistem serta perilaku dalam menyelenggarakan kenegaraan RI harus taat asas, konsisten (sesuai) dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar Ketuhanan Yang Maha Esa.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
=> Menurut saya sudah sesuai, karena sudah telaksananya kegiatan seperti memberikan hak pilih saat musyawarah berlangsung dan menghormati perbedaan pendapat orang lain dengan menjamin kebebasan seorang manusia untuk berpendapat dan menentukan hak pilihnya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
=> Sikap saya mungkin lebih mewaspadai hal itu, karena jika sering kali berbeda dengan kepentingan rakyat mungkin terdapat penyalahgunaan, namun sebenarnya tidak semua agenda politik berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Anggota parlemen dapat mengatasnamakan rakyat, karena negara Indonesia merupakan negara demokrasi yang kedaulatannya berada di tangan rakyat.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
=> Sangat tidak terpuji, karena dengan mengandalkan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas sama saja menyia-nyiakan sesuatu. Dengan kekuasaan kharismatik, mereka memang memiliki tujuan dan kekuasaan politik, namun tidak untuk menguasai negeri ini. Masalah tersebut tentu melanggar HAM dan sangat tidak boleh untuk dilakukan. Negara Indonesia adalah negara hukum yang berdemokrasi, maka pemerintah harus dapat melindungi HAM warga negara Indonesia agar tidak terancamnya hak asasi
Nama : Adinda Febriele Rindiyani
Npm: 2213053030
Kelas:2A
Prodi: PGSD

1. Dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia, beberapa lembaga mencatat bahwa kinerja Indonesia terkait HAM pada tahun 2019 masih belum cukup baik. Hal ini dikarenakan Komisi Nasional HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah, terutama soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam. Namun, ada beberapa perkembangan baik dan bisa menjadi harapan ke depannya. Hal positif yang dapat diambil setelah membaca artikel tersebut yaitu pentingnya memahami HAM agar dapat saling menghargai sesama dan tidak berlaku seenaknya bahkan terhadap orang yang tidak memikiki kedudukan karena pada hakikatnya semua orang memiliki HAM.

2. Budaya demokrasi pancasila merupakan paham demokrasi yang berpedoman pada asas-asas yang terkandung dalam Pancasila. Kelima asas tersebut menjadi pedoman bangsa Indonesia dalam menjalankan kehidupannya untuk meraih cita-cita bangsa Indonesia. Budaya demokrasi pancasila mengakui adanya sifat kodrat manusia sebagai makhluk individu dan makluk sosial dalam kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Membangun bangsa dan negara merupakan kekuatan dan kepribadian bangsa Indonesia sendiri, namun saat ini budaya Indonesia telah terpengaruh oleh westernisasi. Hal ini akan berdampak pada perubahan terhadap masyarakat multikultural Indonesia yang semakin lupa akan nilai-nilai luhur bangsa, budaya, norma, adat istiadat yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita.

Demokrasi yang berketuhanan Yang Maha Esa berarti terus menerus menyuntikkan dan menanamkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dalam demokrasi. Dalam penerapannya sejalan atau tidak bertentangan dengan norma agama. Di Indonesia, tidak semua wakil nasional yang dipilih bertanggung jawab untuk menjalankan misi nasionalnya. Namun pada Hari Penghakiman, segala perbuatannya juga merupakan tanggung jawabnya kepada Tuhan YME. Demikian pula sebagai pemegang otoritas tertinggi, manusia juga harus bertanggung jawab di hadapan Tuhan atas apa yang dilakukannya. Oleh karena itu, ketika melaksanakan demokrasi antara pemerintah dan rakyat, kita harus mengakui bahwa hukum yang berlaku bukan hanya hukum buatan tetapi juga hukum Tuhan. Oleh karena itu, semua tujuan adalah untuk mendapatkan kasih karunia Tuhan, bukan untuk mendapatkan kasih karunia Tuhan. Berkah. Melakukan tindakan buruk seperti korupsi dan suap.

3. Baik atau tidaknya pelaksanaan demokrasi dapat dilihat dari pelaksanaan pemilihan umum yang dijalankan untuk memilih para pemimpin bangsa dan negara. Namun, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme menunjukkan bahwa sebagian pemerintah masih mementingkan kepentingannya dirinya sendiri dan kelompoknya dibandingkan dengan rakyat secara luas. Ditambah lagi tindakan pelaksanaan kebebasan berpendapat belum mampu dilaksanakan secara baik dan bertanggung jawab. Berbagai hal tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan demokrasi di Indonesia saat ini belum lah berjalan dengan baik.

4. Apabila terdapat kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat maka telah menyalahi aturan. Indonesia adalah negara demokrasi, dimana kedaulatan berada di tangan rakyat. Jika sering kali berbeda, maka seharusnya bisa lebih diwaspadai karena tidak semua agenda politik berkaitan dengan kepentingan rakyat.

5. Berbagai pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas karena mereka ingin memainkan politik agar dapat menguasai negeri ini. Antara Hak Asasi Manusia dan demokrasi memiliki hubungan yang sangat erat. HAM tidak mungkin eksis di suatu negara yang bersifat tidak demokratis, namun negara yang demokratis pasti menjamin eksistensi HAM. Suatu negara dapat dikatakan demokratis apabila menghormati dan melindungi HAM.