Posts made by Mita prinanda febri 2213053084

Mita prinanda febri
2213053084

Analisis jurnal

PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

Pancasila sebagai Filsafat Ilmu
Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pancasila merupakan bagian dari filsafat ilmu. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek Ketuhanan yang merupakan landasan dalam setiap berfikir manusia.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK

1. Ketuhanan yang maha esa
Ketuhanan berasal dari kata Tuhan adalah pencipta semua yang ada dan semua ciptaan. Yang Maha Esa berarti satu-satunya, tanpa sekutu, satu dalam isi, satu dalam hakikat, satu dalam perbuatan, yang berarti bahwa hakikat Tuhan tidak terdiri dari banyak zat yang kemudian menjadi satu, bahwa hakikat Tuhan itu sesempurna mungkin. Bahwa karya Tuhan tidak bisa dibandingkan dengan siapapun. Jadi Ketuhanan Yang Maha Esa berarti memahami dan meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa, pencipta alam semesta dan segala sesuatu
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Implikasi Sila kedua yaitu, Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan yaitu memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab juga memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah secara beradab. Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral. Oleh karena itu, pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia. Iptek harus dapat diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat dari penggunaan IPTEK
3. Persatuan Indonesia
Ilmu pengetahuan dan teknologi harus dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan ini dapat dikembangkan lebih lanjut dalam hubungan Indonesia dengan dunia internasional. Manusia yang berpedoman pada Hikmah dalam diskusi yang representatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan memiliki sikap terbuka narasumber terbuka untuk kritik/penilaian dan dibandingkan dengan seorang ilmuwan.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia berarti bahwa setiap orang Indonesia mendapat perlakuan yang ada dalam bidang hukum, politik, ekonomi, dan kebudayaan.
Nama : Mita prinanda febri
Npm : 2213053084

Analisis 2

A. Bagaimana peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab :
Pancasila memiliki peran sebagau paradigma ilmu bagi disiplin ilmu. Dalam setiap sila memiliki kandungan nilai. Pancasila menjadi acuan persaingan global saat ini. Dengan nilai nilai yang terkandung dan juga sebagai pandangan hidup bangsa.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab :
Harapan saya yaitu pemimpin yang bertanggung jawab dan jujur, warga negara yang disiplin dan memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi.
Mita prinanda febri
2213053084

Analisis Soal 1

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawaban:
Menurut saya berita itu benar-benar terjadi di masa ini, pesatnya perkembangan teknologi salah satunya sangat mempengaruhi kemajuan media sosial, dan saat ini banyak berita yang tersebar secara leluasa di media sosial yang belum bisa dipastikan kebenarnya tetapi banyak masyarakat mempercayai tanpa mencari tahu kebenaran dan ikut menyebarluaskan hanya untuk kesenangan dan keuntungan pribadi. Tentu hal ini merupakan suatu tindakan yang salah, karena dapat merugikan berbagai pihak. Untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax menurut saya perlu adanya edukasi ke masyarakat bagaimana cara mebedakan berita hoax dan menginfokan media yang terpercaya terkait berita serta mengimbau agar mengkonsumsi berita sesuai dengan kebutuhannya dan tidak menyebarluaskan berita jika belum tentu kebenarannya.

2.Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawaban:
Pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial yaitu banyaknya berita hoax yang menyebar di media sosial dikarenakan kurangnya edukasi dan tidak adanya sisi kemanusiaan sehingga terjadi pembulian ataupun hujatan, banyaknya konten pornografi yg dapat merusak anak bangsa, banyaknya aplikasi yg tidak mendidik, dan banyak profokasi agama yang dapat menyababkan perpecahan dan keributan antar umat beragama.
Untuk melakukan pengembangan iptek ke arah yang lebih baik salah satunya yaitu menghindari pengaruh buruk dari perkembangan iptek serta bersikap selektif dalam menghadapinya dan dalam perkembangan iptek kita juga harus mampu berpegang teguh pada dasar negara dan berpegang pada nilai nilai etika Pancasila dalam perkembangan iptek saat ini.

3.Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawaban
Menurut program studi yang saya ambil yaitu program studi PGSD sebaiknya sebagai calon pendidik harus lebih menanamkan ke peserta didik agar mau menggunakan produk-produk lokal karena dengan demikian peserta didik akan memenuhi kebutuhan nya dari produk dalam negeri. Kemudian peserta didik perlu diajarkan untuk melatih kreativitas sejak dini sehingga peserta didik lebih berani mencoba dan menghasilkan suatu karya, baik berupa produk, alat, dan berbagai macam yang bernilai ekonomis, sehingga Indonesia mampu menghasilkan barang yang sebelumnya tidak tersedia menjadi tersedia, tentunya hal ini dapat mengurangi sikap konsumerisme masyarakat terhadap produk luar negeri. Lalu peserta didik juga perlu diajarkan untuk membeli sesuai dengan kebutuhan dan tidak mengkonsumsi suatu barang secara berlebihan.
Mita prinanda febri
2213053084

Vid 2

15 Agustus 75 tahun terjadi peristiwa bersejarah dimana Jepang menyerah kepada sekutu yang membuka peluang bangsa Indonesia untuk memplokamasikan kemerdekaan Indonesia. Setelah 2 hari kemudian 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan amerika serikat di pulau hurber memicu bersatunya persekutuan amerika serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda dan sejumlah negara jajan Inggris serta sejumlah negara Amerika latin untuk bersama-sama melawan Jepang. Jerman dan Italia juga bergabung kemudian puncak perang sekutu melawan Jepang adalah kehilangan nama bom atom ke kota Hiroshima jepang pada 6 Agustus 1945.


Pada perang tersebut terdapat 140rb orang tewas seketika dari setengah penduduk kota Hiroshima yang ketika jumlahnya 350rb, tidak berhenti disitu bom atom kedua menyelesaikan sekutu kekota Nagasaki Jepang 3 hari kemudian tanggal 9 Agustus 1945, 6 hari pasca pengeboman Nagasaki tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu, menteri luar negeri Jepang ketika itu sigimatsu sakaibara menanda tangani surat tanda Jepang menyerah di atas kapal perang amerika serikat.