Kiriman dibuat oleh Annisatul Alfaidah

Nama: Annisatul Alfaidah
NPM: 2213053078

Analisis video 2

Dalam video ini diperlihatkan bagaimana anak pada jaman sekarang krisis moral. Pendidikan moral bangsa ini lama kelamaan menjadi luntur dan semakin kesini semakin memudar.

Dalam video itu menunjukan ada siswa SMA yang melempari kertas kepada guru yang sedang menjelaskan materi dipapan tulis. Itu merupakan perilaku yang sangat menyimpang. Menunjukkan bahwa Anak-anak tersebut tidak menghargai dan menghormati guru atau orang yang lebih tua. Dan saat jam pelajaran selesai. Seorang anak menabrak seorang guru dan akhirnya buku yang dibawa terjatuh. Seharusnya anak membantu guru untuk mengambil buku dan meminta maaf. Tetapi malah kabur dan berlari.Video tersebut juga menunjukkan cara berpakaian anak yang tidak menaati peraturan sekolah.

Bukan hanya itu saat diluar sekolah. Anak-anak tersebut melakukan tindakan seperti merokok, minum minuman keras.

Contoh-contoh degradasi moral para anak tersebut yang seharusnya tidak boleh dilakukan.

Pendidikan moral harus selalu diterapkan dan diajarkan sedini mungkin untuk mencegah terjadinya degradasi generasi muda selanjutnya.
Nama: Annisatul Alfaidah
NPM: 2213053078

Analisi video 1

Dalam video itu memaparkan mengenai
Pentingnya pendidikan moral untuk anak sekolah dasar.
Video oleh Karina Cahyani itu menjelaskan tentang
Pendidikan nilai dan moral adalah suatu proses yang digunakanproses yang digunakan untuk menanamkan baik dan buruk mengenai perbuatan untuk mencapai kedewasaan. Pendidikan nilai moral sangat penting untuk anak sekolah dasar karena mereka harus memiliki sikap atau perilaku yang baik dilingkungan sekolah maupun keluarga.

Penyebab Menurunnya Moral Pada Anak
1. Perundungan di sekolah
Perundungan kerap terjadi di lingkungan sekolah yang dilakukan oleh anak sekolah dasar baik perempuan maupun laki-laki. Kerudungan yang dimaksud yaitukerudungan yang dimaksud yaitu dengan menyakiti secara fisik maupun sosial.

2. Kekerasan fisik dalam keluarga
Adanya kekerasan keluarga yang dilakukan oleh saudara kandungnya dirumah kepada anak tersebut.

Peranan Orang Tua dan Guru
1. Orang tua
Dalam hal ini kita sangat memerlukan peran orang tua dilingkungan keluarga maupun masyarakat
2. Guru
Guru berperan untuk memperkaya dan memperkokoh kepribadian anak

Penyelesaian Terhadap Moral anak
Diperlukan motivator untuk mengajarkan tentang kebaikan agar tujuannya tercapai. Dengan cara memberi nasihat setiap harinya.

Dalam video tersebut dapat disimpulkan bahwa
upaya dalam mewujudkan nilai-nilai moral melalui pendidikan moral harus diupayakan agar pendidikan moral.benar-benar maksimal. Bukan hanya dari guru tetapi juga ornag tua yang memiliki peran yang sangat penting. Terlebih anak sangat meniru perilaku orang tuanya. Maka dari itu orang tua adalah peran utama yang mencontohkan sikap dan perilaku yang baik. Agar anak juga dapat memiliki sikap yang baik dilingkungan sekolah, keluarga, masyarakat.

Video ini sangat cocok ditonton oleh kita para calon pendidik sekolah dasar.
Nama: Annisatul Alfaidah
NPM: 2213053078

Hasil analisis jurnal 2

Judul jurnal: Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
Penulis: Lia Yuliana, M.Pd

Pendahuluan
Artikel ini didahului oleh latar belakang pentingnya penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini. Karena pendidikan moral menyangkut sikap dan kepribadian, sehingga sangat penting di ajarkan sedini mungkin

Isi
Moral merupakan pandangan tentang baik dan buruk, benar dan salah apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan.

Penulis mengatakan pendidikan moral perlu ditanamkan kepada anak sejak usia dini, saat usia dini adalah saat-saat yang baik untuk mengembangkan kecerdasan moral anak. Nah dengan pendidikan moral kita bisa mengajarkan anak sedini mungkin. Nilai moral memiliki ciri-ciri
1. Berkaitan dengan tanggung jawab
2. Berkaitan dengan hati nurani
3. Mewajibkan
4. Bersikap formal

Penulis mengatakan Anak usia dini adalah individu yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Berusia 0-6btahun.

Penulis menjelaskan untuk menanamkan nilai moral pada anak usia dini dapat dilakukan dengan cara
1. Metode bermain
2. Metode bercerita
3. Metode pemberian tugas
4. Metode bercakap-cakap

Dalam penggunaan metode ini disesuaikan dengan kondisi dan pertimbangan tertentu.

Artikel ini juga menjelaskan bagaimana cara yang efektif dalam menerapkan pendidikan nilai dan moral pada anak usia dini.

Penanaman nilai dan moral pada anak usia dini tidak hanya didalam formal saja. Bisa denga nonformal melalui pendidikan keluarga dan lingkungan sekitar.

Jadi artikel jurnal ini membahas mengenai betapa pentingnya pendidikan moral diajarkan sedini mungkin. Baik dilingkungan sekolah ataupun keluarga dan lingkungan. Dan cara yang digunakan pun bervariasi sesuai kondisi.
Artikel ini sangat menambah pengetahuan mengenai pentingnya pendidikan nilai moral. Khususnya pada anak usia dini.
Nama: Annisatul Alfaidah
NPM: 2213053078

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD
Volume : 01
Nomor : 01
Halaman : 68-77
Tahun Terbit : 2016
Judul Jurnal : PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI
LAMPEUNEURUT
Nama Penulis : Ruslan, Rosma Elly, Nurul Aini.
Kata Kunci: Penanaman, nilai-nilai moral

Hasil Analisis dari artikel jurnal tersebut yaitu:

Abstrak
Dalam penulisan abstrak peneliti menulis menggunakan bahasa Indonesia. Dalam abstrak penulis menulis tujuan penelitian dilakukan, metode dan hasil dari penelitian secara ringkas dan jelas.

Isi
Dalam artikel menjelaskan mengenai kemrosotan nilai moral di bangsa Indonesia. Bangsa ini harus kembali menanamkan nilai-nilai moral yang telah hilang itu. Jika tidak segera ditangani maka akan berdampak pada generasi yang akan datang.

Penulis mengatakan bahwa pendekatan pendidikan nilai moral adalah Gerakan utama untuk penanaman nilai moral pada anak.
Pada dasarnya pembentukan nilai seorang anak tergantung lingkungan dan situasi yang mendukung.

Penanaman adalah proses, cara, perbuatan menanam, menanami atau menanamkan. Sedangkan nilai adalah sifat-sifat yang penting bagi manusia.
Penulis melakukan penelitian ini untuk mengetahui penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD negeri Lampeunerut.

Penulis dalam melakukan kegiatan ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 10 orang guru. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan observasi dan wawancara. Dari hasil wawancara dan observasi guru sudah menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa karena secara keseluruhan dari observasi menunjukkan 64% adalah ya. Sedangkan yang tidak menanamkan nilai-nilai moral 36%.

Nah hasil dari wawancara nya adalah guru SD Negeri Lampeuneurut telah menanamkan sepulih nilai moral yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggung jawab dan nilai penghargaan dengan lingkungan. Caranya dengan menanamkan Nilai-nilai tersebut dengan menyisipkan ke semua mata pelajaran, melalu lingkungan sekolah dan kerja sama dengan kedua orang tua.

Artikel jurnal ini dapat menambah wawasan kita mengenai bagaimana cara seorang guru menanamkan Nilai-nilai moral saat disekolah. Karena nilai moral sangat penting untuk diajarkan sedini mungkin kepada anak. Agar kemerosotan nilai yang saat ini sedang terjadi bisa teratasi dan tidak menjadi pengaruh untuk generasi yang akan datang.
Nama: Annisatul Alfaidah
NPM: 2213053078

Analisis video 2
Video kedua ini membahas mengenai pendidikan moral disekolah dasar.

Dalam video dijelaskan bahwa pendidikan moral adalah usaha yang dilakukan secara terencana untuk mengubah sikap, perilaku, tindakan, kelakuan, yang dilakukan peserta didik agar mampu berinteraksi dengan lingkungan masyarakat nya sesuai dengan nilai dan moral kebudayaan setempat.

Tahap-tahap perkembangan moral
1. Usia 6-12 bulan
2. Usia 12-18 bulan
3. Usia 18-30 bulan
4. Usia 30- 36 bulan
5. Usia 3-4 tahun
6. Usia 4-6 tahun
7. Usia 7-8 tahun
8. Usia 9-11 tahun
9. Usia 12-15 tahun
10. Usia 16-20 tahun
11. Dewasa muda ( usia 20-40 tahun)
12. Dewasa tengah (usia 40-65 tahun)
13. Dewasa tua ( usia 65 tahun)

Dalam video juga dibahas mengenai beberapa implikasi

•Implikasi perkembangan sosial dan pribadi anak dalam KBM disekolah dasar.
Baik pertimbangan pribadi maupun sosial. Anak terkadang memerlukan teman untuk belajar. Tapi kadang bisa secara mandiri.
•Implikasi indentitas gender dalam perkembangan moral anak sekolah dasar.
Orang tua dan guru harus mengenalkan identitas gender kepada peserta didik, sehingga mereka bisa berperilaku sesuai identitas nya.

Dalam video menjelaskan permasalahan apa yang sering terjadi pada anak dan bagaimana solusinya
Permasalahan serta solusi perkembangan moral anak sekolah dasar:
1. Hilangnya kejujuran, solusinya mengajak anak untuk lebih percaya diri.
2. Hilangnya rasa tanggung jawab, solusinya mengajarkan untuk tanggung jawab.
3. Rendahnya disiplin, solusinya harus bersikap tegas
4. Kurang bisa bekerja sama, solusi nya melibatkan anak
5. Mengambil hak orang lain, solusinya membiasakan anak untuk menyadari apa yang dia miliki.

Video ini cukup mengedukasi kita. Video ini bisa di tonton oleh anak-anak maupun orang dewasa seperti kita. Tetapi sayangnya dalam video tidak terdapat ilustrasi yang bisa memudahkan kita dalam memahami materi.