Posts made by Annisatul Alfaidah

Nama: Annisatul Alfaidah
NPM: 2213053078

Analisis video 1
Judul Jurnal: Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat: Suatu Pemikiran Kefilsafatan
Penulis: Suparlan Suhartono
Keywords: Social life, morality consciousness

Jurnal ini membahas tentang adanya dua kepentingan yang saling bertentangan di setiap masyarakat. Individualisme mengedepankan kepentingan individu. kolektivisme menekankan kepentingan masyarakat.Fakta ini benar-benar dipahami sebagai hakikat masyarakat manusia itu sendiri. Menurut filsafat etika, masyarakat adalah suatu sistem komunikasi sosial antara individu untuk mencapai tujuan bersama. Dengan demikian, konflik antara kepentingan individu (individualisme) dan kepentingan kolektif (kolektivisme) justru menjadi potensi bagi eksistensi masyarakat .
Oleh karena itu, pertanyaan kuncinya terletak pada sejauh mana kesadaran moral dan moralitas menjadi ciri perilaku setiap individu. Jika kesadaran moral dibingkai dalam suatu sistem standar perilaku sosial (moral), maka kedua kepentingan tersebut akan terwujud secara adil. Metode analisis dan sintesis digunakan dalam refleksi ini. Keduanya digabungkan secara dialektis , sehingga menjadi metode analisis sintetik. Penilaian ini menegaskan bahwa ada tiga komponen moral dan etika dalam masyarakat yang perlu didorong untuk pembangunan berkelanjutan. Yang pertama adalah kesadaran moral, yang kedua adalah kreativitas dan reproduksi. Ketiga, mengontrol perilaku dalam produksi.
Kesadaran moral yang kuat mendorong kemampuan kreatif setiap individu untuk dihasilkan secara mandiri melalui pendidikan keluarga, pendidikan sekolah, dan pendidikan masyarakat. Jika berhasil maka konflik kepentingan antara individualisme dan kolektivisme akan benar-benar menjadi motor penggerak sosial yang mendorong berkembangnya masyarakat berkeadilan. Dalam masyarakat yang adil, setiap individu mempunyai kebebasan dinamis untuk memaksimalkan potensinya untuk menjadi individu berkepribadian ideal.
Di sisi lain, masyarakat dengan sendirinya menemukan identitasnya sendiri, yaitu sistem manajemen sosial.
Nama: Annisatul Alfaidah
NPM: 2213053078

Analisis video 4

Dalam video ini menampilkan sebuah film pendek mengenai korupsi
Diceritakan ada seorang anak SMA yang selalu mengambil uang sisa hasil print dan fotocopy. Setelah melakukan korupsi anak itu merasa badannya terasa sakit semua. Lalu, ada temannya yang mengatakan bahwa korupsi itu tindakan dosa dan jika memakan hasil uang korupsi maka akan menimbulkan penyakit dalam tubuh. Anak yang korupsi ini, setelah mendengar ucapan itu langsung tersadar dan meminta maaf, dan berjanji tidak akan mengulangi hal itu lagi.

Dari video film pendek itu, kita bisa mengambil pelajaran, sekecil apapun tindak korupsi itu tidak dibenarkan. Karena hal kecil yang dibiarkan itu bisa menjadi hal besar yang mengkhawatirkan. Kita harus menolak keras adanya korupsi. Korupsi adalah penyakit bangsa yang harus ditangani. Maka dari itu kita haru mencegah korupsi dimulai dari diri kita sendiri.
Nama: Annisatul Alfaidah
NPM: 2213053078

Analisis video 3

Video ini membahas mengenai perbedaan pendidikan dasar Jepang dan Indonesia.
Banyak sekali perbedaan pendidikan Antara negara maju dan negara berkembang. Mulai dari kebudayaan, ekonomi, penduduk, sampai watak.

Dalam video banyak dijelaskan mengenai perbedaan belajar negara Jepang dan negara Indonesia. Dinegara Jepang sekolah tidak menyediakan tukang bersih-bersih, jadi siswa harus bertanggung jawab sendiri akan kebersihan, berbeda dengan Indonesia. Dan juga dinegara maju mata pelajaran yang lebih sedikit. Dinegara maju pendidikan karakter lebih diutamakan karena mereka percaya bahwa karakter adalah awal pendidikan yang menunjang kemajuan. Dan tidak lupa dinegara maju jajanan untuk anak-anak sangat dijaga, karena nutrisi dan pemenuhan gizi harus selalu seimbang. Selain itu untuk seragam dari sepatu, tas, baju semua sama tidak ada yang berbeda, agar tidak menimbulkan kesenjangan.

Tetapi dari kelebihan pendidikan di negara maju tersebut, ada hal negatif nya juga yaitu seperti tekanan belajar yang besar menyebabkan anak stres.

Dari video itu mungkin kita bisa mencontoh hal baik yang ada di negara Maju, terutama Jepang yang memang menjadi negara pendidikan yang terbaik. Saya yakin Negara Indonesia bisa melakukan perubahan untuk pendidikan yang lebih maju, jika pemerintah dan masyarakat bekerja sama akan hal tersebut.
Nama: Annisatul Alfaidah
NPM: 2213053078

Analisis video 2

Dalam video menampilkan sebuah sekolah dasar tepatnya SD Negeri Gilak Kabupaten Sikka. Sekolah ini terletak di dusun yang terpencil. Saran dan prasarana sekolah ini sangat butuh perhatian pemerintah. Hanya ada 6 ruang kelas, 5 untuk ruang belajar dan 1 untuk ruang guru. Jadi ada satu kelas yang harus belajar diteras kelas. Dan sekolah ini pun tidak memiliki perpustakaan.

Tetapi para anak-anak tetap bersemangat untuk sekolah. Setiap hari mereka berjalan sejauh 2 km untuk ke sekolah.

Dan pada masa pandemi covid-19, dimana pemerintah menyarankan belajar daring, sekolah ini terpaksa tetap melakukannya secara tatap muka karena belum ada jaringan telekomunikasi sama sekali didaerah ini.

Pihak sekolah sangat berharap pemerintah bisa melihat keadaan seperti ini dan menyediakan fasilitas kepada sekolah ini.

Dari video ini kita dapat ketahui bahwa pemerataan pendidikan belum tercapai. Masih banyak sekolah yang tertinggal. Terutama dari segi fasilitas. Semoga pemerintah bisa segera menangani hal ini secepatnya.
Nama: Annisatul Alfaidah
NPM: 2213053078

Analisis video 1

Video ini menampilkan seorang Martencis Veronica Siregar, dia adalah seorang yang mengikuti Indonesia mengajar dan ditempatkan di desa pelosok terpencil yang jaraknya jauh dari pusat kabupaten yaitu Tanjung matoa.
Didesa ini pendidikan masih kurang disadari oleh masyarakat. Banyak anak kecil yang putus sekolah. Dan pernikahan dini. Orang tua kurang peduli tentang anak nya tentang pendidikan. Pendidikan anak usia dini atau PAUD belum masuk ke daerah ini. Martencis berharap para masyarakat didesa ini bisa menyadari pentingnya pendidikan dan pemerintah lebih memperhatikan.

Saat Martencis, mengajar di daerah ini dia selalu melakukan metode dan strategi agar pembelajaran tidak membosankan. Karena anak-anak didaerah ini cepat bosan. Dan untuk memotivasi anak-anak untuk rajin belajar, siswa yang berprestasi mendapat hadiah pergi jalan-jalan keluar kota. Lalu anak tersebut menceritakan pengalamannya didepan kelas kepada temannya.

Dalam video ini juga diceritakan mengenai bagaimana hidup di daerah ini.
Didaerah ini banyak sekali tradisi masyarakat. Memburu dan meramu masih menjadi cara bertahan hidup. Desa ini jauh dari pusat kabupaten. Daerah ini masih kental akan budaya.

Dari video ini kita dapat melihat bahwa masih banyak daerah-daerah kecil dan pelosok yang butuh bantuan kita, butuh perhatian kita. Apalagi dari segi untuk memajukan pendidikan.