གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Wulan Agustina

3J 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

Wulan Agustina གིས-
Nama : Wulan Agustina
Npm :2213053011

Pendidikan moral? Pendidikan moral adalah usaha yang dilakukan secara terencana untuk mengubah sikap prilaku tindakan kelakuan yang dilakukan peserta didik agar mampu berinteraksi dengan lingkungan masyarakat nya sesuai dengan nilai moral kebudayaan masyarakat setempat.
Menjelaskan tahap "perkembangan moral
1.pada usia 6-12bulan orang tua akan menggunakan syuting untuk memandu pengendalian dan melindungi bayi.
2.usia 12-18bulan membuat komitmen dan patuh sesuai keadaan merupakan awal tanda hati nurani perhatian terhadap objek yang cacat atau rusak mencerminkan kemasan diri dalam melakukan hal yang salah.
3.usia 18-30bulan anak akan menunjukkan prilaku menolong rasa bersalah,malu dan empati mendorong perkembangan moral.
4.usia 30-36 bulan atau si fisik berkurang lebih banyak verbal .
5.usia 3-4 tahun akruisma dan perilaku menolong yang lain menjadi lebih lazim.
6.usia 4-6tahun penalaran moral makin fleksibel.
7.usia 7-8 tahun penalaran moral makin fleksibel empati dalam prilaku prososial agresi terutama jenis permusuhan berkurang.
8.usia 9-11 tahun penalaran makin dipandu oleh rasa keadilan, anak ingin menjadi baik untuk memelihara tatanan sosial.dan seterusnya.

Implikasi perkembangan sosial dan pribadi anak dalam KBM disekolah dasar baik perkembangan pribadi dan sosial sangat diperlukan dalam belajar anak. Anak kadang membutuhkan teman dalam proses belajar tapi ada anak yang bisa melakukanya sendiri atau mandiri.

3J 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

Wulan Agustina གིས-
Nama : Wulan Agustina
Npm : 2213053011

1.kita sebagai anak mendengar nasihat dari orang tua termasuk ayah kenapa karena ayah hidup lebih lama dari pada kita, dia tahu mana yang baik dan mana yang buruk buat kehidupan. Jadi kita harus mendengarkan nasihat ayah.
2.Membantu ibu maksud gambar itu iyalah anak"harus membantu ibu seperti mencuci piring, mengelap kaca, menyapu,menghidangkan makanan dan banyak lagi.
3.Menemani kakak, jika mempunyai kakak bisa menemani kakak untuk pergi ke toko ataupun dimana".mengelakan akan terjadinya penculikan.
4.Menjaga keselamatan adikadik, menjaga adik bisa juga ajak adik bermain jangan meningggalkan adik sembarangan.
Semoga anak"bisa paham apa itu tanggung jawab, kenapa tanggung jawab itu penting?
hubungan tanggung jawab dalam keluarga karena hubungan keluarga menjadi lebih erat maksudnya kita akan lebih harmoni akan lebih sayang keluarga contohnya ketika libur sekolah anak"bisa liburan kerumah kakek dan nenek dan jika sudah selesai liburanya bisa pulang kembali.
Dan kepentingan seterusnya adalah keselamatan keluarga kita terjamin, jika tidak ada orang dirumah anak" harus mengunci pintu dan pagar rumah supaya selamat tidak terjadi yang diinginkandiinginkan.
Selanjutnya kami menolong nenek didapur untuk meringankan tugas keluarga jika waktu liburan bisa membantu nenek jadi cucu yang rajin jangan malas"an supaya kita dapat menolong kakek dan nenek mereka kan udah tua jadi kita harus membantunya agar mereka senang mempunyai cucu"baik.
1.Mengapakah kamu perlu melaksanakan tanggung jawab terhadap keluarga?
Jika semua anggota keluarga menjalankan tanggung jawabnya dengan baik maka nama baik keluarga tersebut akan terjaga.
2.Nyatakan perasaan kamu apa bila melaksanakan tanggung jawab terhadap keluarga?
Kita akan merasakan senang, bangga, puas hati sebab kita sudah melaksanakan tanggung jawab dengan semestinya.

3J 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 2

Wulan Agustina གིས-
Nama : Wulan Agustina
Npm : 2213053011

Untuk itu diperlukan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini.
Pentingnya penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini agar karakter anak dapat berkembang dengan potensi dan kemampuan anak secara optimal serta tumbuhnya sikap dan perilaku positif bagi anak.

Selain itu moral juga merupakan seperangkat keyakinan dalam suatu masyarakat berkenaan dengan karakter atau kelakuan dan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.
Pendidikan moral perlu ditanamkan kepada anak sejak usia dini, sebab usia dini merupakan saat yang baik untuk mengembangkan kecerdasan moral anak.

Untuk menciptakan dan mengarahkan seseorang menjadi lebih bermoral maka diperlukanlah pendidikan moral, dengan pendidikan moral dimaksudkan agar manusia belajar menjadi manusia yang bermoral.
Yang dimaksud dengan pendidikan moral adalah: suatu program pendidikan (sekolah dan luar sekolah) yang mengorganisasikan dan "menyederhanakan" sumber-sumber moral dan disajikan dengan memperhatikan pertimbangan psikologis untuk tujuan pendidikan.

Yang khusus menandai nilai moral ialah bahwa nilai ini berkaitan dengan pribadi manusia yang bertanggung jawab.
Dalam nilai moral kebebasan dan tanggungjawab merupakan syarat mutlak. Berkaitan dengan hati nurani Semua nilai minta untuk diakui dan diwujudkan, tetapi pada nilai-nilai moral tuntutan ini lebih mendesak dan lebih serius.
Salah satu ciri khas nilai moral adalah bahwa hanya nilai ini menimbulkan "suara" dari hati nurani yang menuduh kita bila meremehkan atau menentang nilai-nilai moral dan memuji kita bila mewujudkan nilai-nilai moral.
Kewajiban absolute yang melekat pada nilai-nilai moral berasal dari kenyataan bahwa nilai-nilai ini berlaku bagi manusia sebagai manusia.

Orang yang tidak mengakui nilai moral mempunyai cacat sebagai manusia. Bersifat formal Nilai-nilai moral tidak memiliki isi tersendiri, terpisah dari nilai-nilai lain.
Tidak ada nilai-nilai moral yang murni, terlepas dari nilai-nilai lain.

Nilai-nilai moral yang bersifat objectivistic dikategorikan sebagai moral kesusilaan, seperti kejujuran, keadilan, keikhlasan, tanggung jawab dan lain-lain.
Adapun nilai-nilai moral yang bersifat relativistic dikategorikan sebagai moral kesopanan, seperti berbicara secara sopan, hormat kepada orang yang lebih tua, tidak bertamu pada jam istirahat dan sebagainya.

Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini Hamid Darmadi, (2007: 56-57) Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini dapat dilakukan dengan berbagai macam metode yaitu : 6 1. Metode Bermain Melalui metode bermain karena dengan bermain anak-anak untuk mampu bersosialisasi dengan orang lain.

Dengan bermain banyak nilai-nilai moral dan sosial yang dapat diajarkan, diantaranya:
a) Mengajarkan kepada anak agar mau bersosialisasi dan mampu bekerjasama dengan teman-teman sepermainan.
b) Mengajarkan kepada anak agar memiliki sikap tenggang rasa, menolong sesama yang sedang membutuhkan.
c) Mengajarkan kepada anak untuk mau berbagi bersama teman serta memiliki rasa peduli kepada orang lain.
d) Mengajarkan tata bicara yang sopan, baik, dan benar kepada anak-anak.
e) Memperkenalkan kepada anak tentang berbagai macam aturan baik yang ada di keluarga, lingkungan, sekolah maupun di jalan.
f) Melatih anak-anak untuk menaati peraturan-peraturan tersebut.
g) Mengajarkan kepada anak untuk belajar menerima konsekuensi atau akibat jika melanggar peraturan tersebut (wawancara dengan pendidik dan observasi
2. Metode Bercerita Melalui cerita dapat menyampaikan pesan-pesan atau informasi moral yang dapat menambah pengetahuan anak tentang nilai-nilai moral yang berlaku di masyarakat.

3J 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

Wulan Agustina གིས-
Nama : Wulan Agustina
Npm : 2213053011

Penelitian ini berupaya mengungkapkan penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut.

Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu deskriptif.
Dalam melakukan observasi (pengamatan), peneliti bertindak sebagai pengamat penuh tanpa terlibat dalam penanaman nilai-nilai moral pada siswa.
Pertama, guru menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa dengan cara menyisipkan 10 nilai moral yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggungjawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan ke semua mata pelajaran yang diajarkan.
Simpulkan penelitian ini adalah penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut adalah sebahagian besar sudah baik karena guru sudah menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa walaupun ada beberapa guru yang belum sepenuhnya mengetahui nilai-nilai yang harus ditanamkan.

Kemudian menanamkan nilai-nilai moral kesemua mata pelajaran, memberi nasehat setiap hari, guru menjadi panutan siswa, melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua.
Disamping itu siswa di SD Negeri Lampeuneurut mempunyai tingkah laku yang baik karena sudah mengetahui beberapa nilai-nilai moral dan memudahkan guru untuk melanjutkannya.
Pendidikan moral merupakan salah satu pendekatan yang dianggap sebagai gerakan utama dalam penanaman nilai moral pada anak.
Pada dasarnya pembentukan anak secara mendasar tergantung kepada orangorang yang membentuknya dan situasi lingkungan yang mendukungnya.

Anak yang hidup pada kondisi lingkungan yang membentuk kepribadian baik tentu akan menjadi baik selama belum terkontaminasi dengan hal - hal yang buruk, begitu juga sebaliknya ketika anak hidup pada kondisi lingkungan yang buruk tentu akan terbentuk kepribadian yang buruk selama belum terkontaminasi dengan hal - hal yang baik yang bisa mengubah.
Kegiatan di dalam dan di luar kelas, diupayakan memuat nilai-nilai moral yang berguna bagi pembentukan kepribadian peserta didik sebagai bekal hidup bermasyarakat masa kini dan masa datang.

Jadi penanaman nilai-nilai moral yaitu bertujuan menanamkan nilai-nilai moral yang mulai luntur di lingkungan anak-anak akibat pengaruh buruk yang mereka dapatkan sehingga diharapkan anak-anak di masa yang akan datang mempunyai moral yang baik, karena kalau dibiarkan semenjak kecil maka akan mungkin mengahancurkan generasi-generasi muda pada masa yang akan datang.
Berdasarkan uraian di atas, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "Bagaimana penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut ?".

Maka tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut.
Dan Al-Ghazali mengatakan bahwa istilah moral adalah " akhlaq".
Menurutnya : Akhlak adalah perilaku jiwa, yang dapat dengan mudah melahirkan tan, tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan.

3J 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 2

Wulan Agustina གིས-
Nama : Wulan Agustina
Npm :2213053011

Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema "Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk menjawab fenomena di atas.

Saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka.
Program PKM yang akan dilaksanakan, disesuaikan dengan bidang keilmuan di setiap Prodi dan kebutuhan masyarakat.
Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama.

Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital.
Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital.

Hasil dan pembahasan kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan yang dilakukan sebelu berkunjung langsung.
Pada tahap ini, dilakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM.
Adapun pemateri pada pelatihan ini adalah Ahmad Yani Nasution berisikan "Fenomena Degradasi Moral di Era Digital pada kalangan millennial", dengan moderator Firdaus.

Pertanyaan ini dijawab oleh Ahmad Yani Nasution sebagai berikut: "Globalisasi memudahkan kita mengakses segala sesuatu dari mana saja, termasuk dari kiblat Barat yang tentu saja memiliki standar moral yang berbeda dengan Indonesia; sehingga saat kalangan millennial meniru gaya hidup tersebut dianggap telah melakukan degradasi moral; moral yang baik adalah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan standar Al-Qur'an dan hadits.
Kemudian pada pertanyaan kedua "Bagaimana metode dakwah yang tepat bagi kalangan milenial?" Kemudian Muhammad Jazuli (Pemateri kedua) Menjawab bahwa dakwah yang efektif di kalangan millennial adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik.

Siswa sangat antusias mengkuti kegoatan PKM yang dilakukan oleh TIM PKM dari Universitas Pamulang karena kegiatan PKM dilakukan dalam bentuk pengarahan yang disertai games dan kegiatan seru lainnya KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan PKM dengan tema "Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial di Mts Insan Madani Kp.
Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang terlaksana dengan baik sesuai dengan yang direncanakan Saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan PKM ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka.