Nama : Andika Purbaya
Npm : 2213053169
Kelas : 3G
Analisis video 1 :
Pentingnya pendidikan nilai moral
Setelah melihat tayangan video tersebut dapat diketahui bahwa pada video tersebut menjelaskan tentang Bagaimana peran seorang pendidik sekolah dasar dalam menanamkan pentingnya pendidikan nilai dan juga moral melalui mata pelajaran PPKN atau Pendidikan Kewarganegaraan. Kesadaran moral saat ini masih sangat lah kurang di perhatikan. Pentingnya pendidik untuk memiliki dan menanamkan kesadaran nilai moral ke anak didik, guna untuk mengarahkan anak agar mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di masyarakat. Banyaknya kasus atau masalah yang berkaitan dengan kesadaran moral pada saat ini sangat memprihatinkan di dunia pendidikan.
Usaha untuk menanggulangi masalah kemerosotan Moral ini telah banyak dilakukan baik oleh lembaga keagamaan pendidikan sosial maupun instansi pemerintah. Pendidikan moral ini sangat penting disosialisasikan kepada seluruh peserta didik karena pendidikan moral ini sangat berarti bagi kemajuan sekolah bangsa maupun negara dalam membentuk kepribadian karakter peserta didik. Dengan kepribadian dan karakter peserta didik yang baik akan membentuk Generasi masa depan yang cerah.
Pendidikan Kewarganegaraan atau yang sering kita dengar dengan PPKN merupakan mata pelajaran yang memiliki salah satu misinya sebagai pendidikan nilai. Dalam proses pendidikan nasional PPKN pada dasarnya merupakan Wahana pedagogis, pembangunan Watak atau karakter secara makro. PPKN juga merupakan Wahana sosial pedagogis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini sejalan dengan konsep fungsi pendidikan nasional dalam membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai pendidikan nilai dan juga moral. Pendidikan Kewarganegaraan ini diharapkan dapat membantu peserta didik untuk dapat meningkatkan pengetahuan serta pemahaman peserta didik tentang nilai dan juga moral.
Dalam menanamkan pentingnya pendidikan nilai dan juga moral melalui mata pelajaran PPKN, yang harus dilakukan oleh pendidik SD agar pendidikan nilai dan moral itu dapat tertanam pada peserta didik yaitu dengan menggunakan beberapa pendekatan. Pendekatan pertama yang dapat dilakukan oleh pendidik SD adalah pendekatan indoktrinasi. Pendekatan indoktrinasi ini akan membantu peserta didik untuk tumbuh menjadi dewasa untuk tumbuh menjadi dewasa, mereka harus ditanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini melalui interaksi antara guru dan juga siswa. Selanjutnya adalah pendekatan klarifikasi nilai, pendekatan klarifikasi nilai ini secara tidak langsung Guru menyampaikan ke peserta didik mengenai benar atau salah baik atau buruk. Namun siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan dan menyatakan nilai-nilai dengan caranya sendiri. Peserta didik diajak untuk mengungkapkan mengapa suatu perbuatan ini benar atau buruk. Dalam pendekatan ini peserta didik diajak untuk mendiskusikan isu-isu moral Peran pendidik. Selanjutnya adalah memberi teladan atau contoh, anak-anak memiliki kemampuan yang menonjol dalam hal meniru. Oleh karena itu seorang guru hendaknya dapat dijadikan suri tauladan atau contoh dalam bidang moral bagi peserta didik. Lalu dengan melakukan pembiasaan dalam melakukan penanaman moral biasanya lebih banyak dilakukan melalui pembiasaan. Pembiasan tingkah laku dalam proses KBM misalnya berdoa sebelum dan sesudah belajar, berdoa sebelum makan dan minum, mengucap salam kepada guru dan teman.
Npm : 2213053169
Kelas : 3G
Analisis video 1 :
Pentingnya pendidikan nilai moral
Setelah melihat tayangan video tersebut dapat diketahui bahwa pada video tersebut menjelaskan tentang Bagaimana peran seorang pendidik sekolah dasar dalam menanamkan pentingnya pendidikan nilai dan juga moral melalui mata pelajaran PPKN atau Pendidikan Kewarganegaraan. Kesadaran moral saat ini masih sangat lah kurang di perhatikan. Pentingnya pendidik untuk memiliki dan menanamkan kesadaran nilai moral ke anak didik, guna untuk mengarahkan anak agar mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di masyarakat. Banyaknya kasus atau masalah yang berkaitan dengan kesadaran moral pada saat ini sangat memprihatinkan di dunia pendidikan.
Usaha untuk menanggulangi masalah kemerosotan Moral ini telah banyak dilakukan baik oleh lembaga keagamaan pendidikan sosial maupun instansi pemerintah. Pendidikan moral ini sangat penting disosialisasikan kepada seluruh peserta didik karena pendidikan moral ini sangat berarti bagi kemajuan sekolah bangsa maupun negara dalam membentuk kepribadian karakter peserta didik. Dengan kepribadian dan karakter peserta didik yang baik akan membentuk Generasi masa depan yang cerah.
Pendidikan Kewarganegaraan atau yang sering kita dengar dengan PPKN merupakan mata pelajaran yang memiliki salah satu misinya sebagai pendidikan nilai. Dalam proses pendidikan nasional PPKN pada dasarnya merupakan Wahana pedagogis, pembangunan Watak atau karakter secara makro. PPKN juga merupakan Wahana sosial pedagogis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini sejalan dengan konsep fungsi pendidikan nasional dalam membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai pendidikan nilai dan juga moral. Pendidikan Kewarganegaraan ini diharapkan dapat membantu peserta didik untuk dapat meningkatkan pengetahuan serta pemahaman peserta didik tentang nilai dan juga moral.
Dalam menanamkan pentingnya pendidikan nilai dan juga moral melalui mata pelajaran PPKN, yang harus dilakukan oleh pendidik SD agar pendidikan nilai dan moral itu dapat tertanam pada peserta didik yaitu dengan menggunakan beberapa pendekatan. Pendekatan pertama yang dapat dilakukan oleh pendidik SD adalah pendekatan indoktrinasi. Pendekatan indoktrinasi ini akan membantu peserta didik untuk tumbuh menjadi dewasa untuk tumbuh menjadi dewasa, mereka harus ditanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini melalui interaksi antara guru dan juga siswa. Selanjutnya adalah pendekatan klarifikasi nilai, pendekatan klarifikasi nilai ini secara tidak langsung Guru menyampaikan ke peserta didik mengenai benar atau salah baik atau buruk. Namun siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan dan menyatakan nilai-nilai dengan caranya sendiri. Peserta didik diajak untuk mengungkapkan mengapa suatu perbuatan ini benar atau buruk. Dalam pendekatan ini peserta didik diajak untuk mendiskusikan isu-isu moral Peran pendidik. Selanjutnya adalah memberi teladan atau contoh, anak-anak memiliki kemampuan yang menonjol dalam hal meniru. Oleh karena itu seorang guru hendaknya dapat dijadikan suri tauladan atau contoh dalam bidang moral bagi peserta didik. Lalu dengan melakukan pembiasaan dalam melakukan penanaman moral biasanya lebih banyak dilakukan melalui pembiasaan. Pembiasan tingkah laku dalam proses KBM misalnya berdoa sebelum dan sesudah belajar, berdoa sebelum makan dan minum, mengucap salam kepada guru dan teman.