Kiriman dibuat oleh Issa Virnama 2213053043

Nama : Issa Virnama Della
Npm : 2213053043

Perbedaan pendidikan dasar Jepang dan Indonesia
1. Kebersihan sejak dini
Di Jepang anak sekolahnya diajarkan menjaga kebersihan dini bahkan disana tidak ada petugas kebersihan karna para guru ingin siswanya bisa menjaga kebersihan sejak dini
2. Makan bersama
Di Jepang para siswa diajarkan untuk makan bersama bahkan cara makan mereka pun diajarkan oleh para gurunya supaya mereka bisa melakukan hubungan positif antara siswa dengan guru
3. Mata pelajaran sedikit
Jika di Indonesia mata pelajaran banyak maka berbeda dengan Jepang.
4. Pendidikan Karakter
Di Jepang diajarkan Pendidikan karakter seperti mereka diajarkan fokus, sopan santun, tolong menolong dan Pendidikan karakter lainnya.
5. Membaca dulu
Di Indonesia masih banyak siswanya yang kurang minat dalam membaca dan jika di Jepang para siswa wajib membaca selama 10 menit sebelum masuk jam pelajaran.
6. Perlengkapan sekolah
Di Jepang semua perlengkapan disamakan supaya tidak ada siswa yang mider
7. Seragam sekolah
Indonesia ada 3 seragam sementara di Jepang ada 1 seragam
Nama : Issa Virnama Della
Npm : 2213053043

Sekolah di SD terpencil ini tetap melakukan pembelajaran secara tatap muka meski masih covid-19 karna didaerah ini belom bisa mengakses jaringan.
Kendala akses jaringan: Anak-anak di daerah tersebut menghadapi kesulitan dalam mengakses pembelajaran daring karena kurangnya infrastruktur jaringan atau jangkauan sinyal yang cukup. Ketidaksetaraan akses pendidikan: Dalam situasi ini, anak-anak di daerah tersebut menghadapi ketidaksetaraan akses pendidikan. Mereka tidak dapat mengikuti pembelajaran secara online atau menggunakan sumber daya digital seperti teman-teman sebaya mereka di daerah yang memiliki akses internet yang memadai.
Faktor-faktor sosial, ekonomi, dan kebijakan yang mempengaruhi akses jaringan di daerah tersebut. Selain itu, perlu juga melihat implikasi jangka panjang dari kurangnya akses terhadap pendidikan anak-anak dan bagaimana hal ini dapat memperburuk kesenjangan pendidikan yang sudah ada.
Nama : Issa Virnama Della
Npm : 2213053043

Anak-anak Dayak Kalimantan Utara, Martencis Veronica Siregar pengajaran muda dari gerakan Indonesia mengajar yang ditempatkan di desa tanjung matol Kalimantan Utara.
Anak-anak di tanjung matol masih sedikit yang minat melanjutkan sekolahnya setelah lulus dari SD karna para orang tua di tanjung matol masih kurang sadar pentingnya pendidikan. Banyak anak perempuan yang menikah diusia dini dari umur 14tahun bahkan ada yang baru tamat SD.
Kurangnya kesadaran masyarakat di daerah tanjung matol mengenai pendidikan merupakan masalah yang cukup serius dan memiliki dampak negatif yang besar bagi perkembangan di daerah tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut kepada daerah mengajak murid yang pintar untuk diajak jalan-jalan keliling daerah hal, siswa yang diajak keliling daerah sesampainya disekolah mencaritakan pengalamannya saat berjalan-jalan agar menginspirasi teman-teman yang lainnya.
Pendidikan memiliki peran penting dalam perkembangan negara, termasuk Indonesia seperti : pembangunan sumber daya manusia, peningkatan kualitas hidup, meningkatkan inovasi dan kreativitas, pengembangan kemampuan kepemimpinan dan sebagai sarana permasyarakatan.
Masyarakat di daerah ini masih sangat tradisional.
Nama : Issa Virnama Della
Npm : 2213053043

Judul "Etika Dan Moral Dalam Keluarga Dan Pembelajaran Daring"
Etika dan moral sangat penting dalam keluarga dan pembelajaran daring karena membentuk nilai-nilai dan sikap yang baik pada individu. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hal ini:

1. Etika dan moral dalam keluarga:
- Ikatan emosional yang kuat antar anggota keluarga akan membentuk etika dan moral yang positif. Misalnya, saling menghormati, mendukung, dan peduli satu sama lain.
- Mendidik anak-anak tentang nilai-nilai moral yang baik seperti jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan empati.
- Menjaga komunikasi yang terbuka dan sehat antar anggota keluarga untuk membangun kepercayaan dan pengertian yang baik.
- Memberikan teladan yang baik dengan mengamalkan nilai-nilai moral yang diajarkan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Etika dan moral dalam pembelajaran daring:
- Mengajarkan etika dan moral juga penting dalam pembelajaran daring. Misalnya, melalui diskusi, tugas, atau konten yang terintegrasi dengan nilai-nilai moral.
- Memastikan aturan dan kedisiplinan yang jelas dalam lingkungan pembelajaran daring, seperti tata tertib dan etika penggunaan teknologi.
- Mendorong siswa untuk saling menghormati dan mendukung satu sama lain dalam interaksi daring.
- Membantu siswa memahami pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam bekerja sendiri tanpa pengawasan langsung.
- Memiliki kesadaran untuk melindungi privasi dan keamanan online siswa dalam lingkungan pembelajaran daring.

Secara keseluruhan, etika dan moral dalam keluarga dan pembelajaran daring berperan penting dalam membentuk individu yang bertanggung jawab, memiliki nilai-nilai moral yang baik, dan mampu berinteraksi dengan dunia maya dengan bijak.
Nama : Issa Virnama Della
Npm : 2213053043

Judul "Fungsi Keluarga Menerapkan dan Menanamkan Nilai Nilai Moral Dalam Keluarga"
Penanaman dan penerapan nilai-nilai moral melalui 8 fungsi keluarga
1. Fungsi agama
Nilai Moral: keimanan, ketakwaan, kejujuran, bersyukur, kepedulian, tenggang rasa, kerajinan, kesalehan, ketaatan, suka menolong, disiplin, kesabaran, kasih sayang
2. Fungsi sosial budaya
Nilai Moral : gotong royong, sopan santun, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi, kebangsaan
3. Fungsi cinta kasih
Nilai Moral : Empati (peka), keakraban, keadilan, pemaaf, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong, bertanggung jawab
4. Fungsi perlindungan
Nilai Moral : pemaaf, tanggap, ketabahan
5. Fungsi reproduksi
Nilai Moral : bertanggung jawab, kesehatan, keteguhan
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
Nilai Moral : percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreatifitas, bertanggung jawab, bekerja sama
7. Fungsi Ekonomi
Nilai Moral : Hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian, keuletan
8. Fungsi pemeliharaan lingkungan
Nila moral : kebersihan, kedisiplinan