Posts made by Ufara Alfadila 2213053114

Nama : Ufara Alfadila
NPM : 2213053114
Analisis video 2

"5 Masalah Terbesar Remaja Masa Kini"

1. Penampilan, padahal jika penampilan bagus tetapi attitudenya tidak bagus ya tetap saja banyak yang tidak suka pada orang tersebut. Oleh karena itu, bukan hanya penampilan saja yang harus di upgrade tetapi kualitas diri juga harus di upgrade.

2. Pendidikan dan kemudahan akses
Walaupun mungkin pendidikan sekarang lebih mudah karena bantuan kecanggihan teknologi seperti adanya google, tetapi pendidikan tetap sangat penting karena orang yang berpendidikan seperti orang yang memiliki paspor untuk membuka akses keliling dunia.

3. Persahabatan dan penerimaan lingkungan
Banyak yang melakukan segala cara agar bisa diterima oleh lingkungan, ada yang rela mengikuti aturan aturan yang buruk agar bisa berteman dengan seseorang. Hal hal tersebut adalah cara yang salah. Oleh karena itu, remaja harus bijak dalam memilih sahabat.

4. Percintaan
Remaja biasanya tenggelam dalam masalah percintaan seperti cinta monyet dan LDR sehingga membuat tidak nafsu makan, tidak semangat belajar. Oleh karena itu, jatuh cinta sewajarnya, jadikan rasa jatuh cinta itu penyemangat belajar untuk meraih prestasi.

5. Percaya diri
Remaja biasanya tidak percaya diri dan minderan. Oleh karena itu, untuk bisa percaya diri kita harus sering berlatih dan mengasah kemampuan kita.
Nama : Ufara Alfadila
NPM : 2213053114
Analisis video 1

"Pendidikan nilai dan moral di lingkungan masyarakat"

Nilai moral adalah suatu nilai yang menjadi standar baik atau buruk seseorang.
Moral artinya ajaran tentang baik buruk yang diterima masyarakat umum mengenai sikap, perbuatan, kewajiban, dll. Moral = akhlak, budi pekerti, dan susila.

Contoh nilai dan moral yang baik dilingkungan masyarakat.
1. Tolong menolong
2. Menyapa dan berkenalan dengan bahasa yang baik
3. Menghormati dan menghargai pendapat orang lain
4. Bertegur sapa
5. Mengikuti pembelajaran dengan tentram

Contoh nilai dan moral yang tidak baik di lingkungan masyarakat
1. Mencuri
2. Membuang sampah sembarangan
3. Memandang rendah orang lain
4. Kebut kebutan saat berkendara
5. Membuang sampah ke sungai
6. Berkelahi dengan teman dan tidak melerai teman yang berkelahi.
Nama : Ufara Alfadila
NPM : 2213053114

Judul artikel jurnal : Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat
Oleh : Kanesa Putri dan Muhammad Eko Maryana

Pelanggaran adalah perbuatan yang melawan hukum atau undang undang yang telah diatur sebelumnya. Pelanggaran etika dapat disebabkan oleh kurangnya sanksi yang tegas, kesadaran masyarakat yang belum terbentuk, dan lingkungan tidak etis.
Pelanggaran etika yang terjadi di kampung Cijambe Girang salah satunya adalah pelecehan seksual terhadap perempuan. Pelecehan seksual dapat bermula dari etika dan moral yang buruk. Pendidikan moral dan etika hendaknya difokuskan pada kaitan antara pemikiran moral dan tindakan etika bermoral.

Diantara faktor penyebab tindakan tidak bermoral yaitu
1. Kurangnya kepedulian orang tua terhadap pentingnya menanamkan serta mengajarkan etika (moral) terhadap anak.
2. Perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat pola pikir anak di zaman sekarang menjadi serba instan dan tidak peduli akan lingkungan sekitarnya.
3. Tidak ada nya perhatian dari lingkungan masyarakat yang dapat membentuk karakter dan kepribadian anak.
4. Penanaman jiwa religius yang rendah, dimana pengetahuan agama dapat membentuk anak untuk selalu berperilaku etis.

Upaya pemerintah dalam membentuk moral bangsa yaitu melalui penegakkan hukum dan keadilan. Selain itu, pihak internal juga harus membentuk moral anak yaitu dengan cara :
1. Meningkatkan peran keluarga dalam membentuk moral
2. Menciptkan lingkungan yang baik dalam masyarakat
3. Membatasi teknologi yang ada
Upaya eksternal juga dapat dilakukan diantaranya
1. Mengimplementasikan pendidikan karakter di sekolah.
2. Mengadakan seminar tentang kesadaran hukum.
3. Menegakan HAM dimasyarakat.
4. Pemerintah harus bertindak tegas terhadap para pelaku tindakan yang melanggar hukum.
Nama : Ufara Alfadila
NPM : 2213053114

Judul artikel jurnal : Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat : Suatu Pemikiran Kefilsafatan
Oleh : Suparlan Suhartono

Kehidupan masyarakat masih diliputi berbagai konflik. Secara klasik, ada dua jenis konflik kepentingan, yaitu kepentingan umum dan kepentingan individu. Ketika kepentingan umum tidak menyerap keberagaman tuntutan individual dan ketika kepentingan individual mengganggu kepentingan umum, maka pasti terjadi konflik.

Arti dan Isi Filsafat
Secara etimologis, filsafat berasal dari bahasa Yunani “philo sophia”, tersusun dari kata -kata ‘philein’ atau ‘philia’ yang berarti cinta, dan “sophia” yang berarti kearifan (Suhartono,2005). Jadi, istilah filsafat berarti cinta kearifan. Cinta kearifan adalah perilaku yang bersubstansi nilai nilai aksiologis keindahan, kebenaran dan kebaikan. Oleh sebab itu, secara etimologis, dalam istilah filsafat sendiri memang terkandung persoalan tentang sistem perilaku ( morality) atau etika.

Pemikiran Filosofis tentang Manusia dan Masyarakat
Kehidupan bermasyarakat adalah suatu si stem manajemen untuk mengorganisir kemampuan individual menjadi sebuah kekuatan sosial, agar kemudian tujuan bersama seluruh individu anggotanya dapat terwujud.

Komponen Moral dan Etika yang perlu dibina dan dikembangkan oleh seluruh lapisan masyarakat diantaranya :
1. Kesadaran moral.
Manusia pada dasarnya memiliki potensi yang terbatas. Dengan keterbatasan itu harus mampu mendorong manusia untuk memiliki suatu kesadaran moral. Sadar akan segala keterbatasannya, sehingga atas dasar kesadaran itu mampu menjalin dan memadukan keberagaman potensi yang dimiliki dalam bentuk sistem kerja-sama, sehingga menjadi satu kekuatan sosial untuk mencapai tujuan kesejahteraan umum.
2. Kreativitas dalam reproduksi.
Masyarakat bersatu berkreativitas untuk meningkatkan produksi pangan, sandang, papan, dan perlengkapan hidup lainnya agar memiliki kehidupan yang lebih lebih maju, kreatif, produktif, dan mandiri di masa depan, sehingga, bukan menjadi masyarakat bergantung melainkan masyarakat yang mampu mengelola kehidupan atas kemampuan sendiri.
3. Pengendalian perilaku dalam berproduks
Tujuan meningkatkan produktivitas adalah untuk mewujudkan kesejahteraan umum bagi totalitas kemasyarakatan. Sehingga masyarakat harus menggunakan kesadaran moral yang kuat dalam berkreativitas untuk berproduksi secara terkendaliterkendali sesuai norma demi terwujudnya manusia yang berkeadilan.
Nama : Ufara Alfadila
NPM : 2213053114

Dari video berjudul "Pelajar anti korupsi" dapat saya simpulkan bahwa tindakan yang terlihat seerhana tetapi merupakan salah satu tindakan korupsi. Seperti pada video yang memperlihatkan bahwa seorang siswa diminta tolong temannya untuk memfotokopi. Biaya fotokopi hanya Ro. 5000 rupiah saja tetapi anak tersebut mengatakan biayanya Rp. 10.000. Pada akhirnya tindakan korupsi akan membawa dampak yang buruk bagi orang yang melakukannya sehingga harus segera bertaubat kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengakui tindakan yag telah dilakukannya, meminta maaf, berjanji tidak akan mengulangi, serta bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh pelaku korupsi tersebut.