གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ufara Alfadila 2213053114

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 3

Ufara Alfadila 2213053114 གིས-
Nama : Ufara Alfadila
NPM : 2213053114
Analisis Video 3

"Masalah Lingkungan dalam Kajian Etika dan Moral"

Dari video diatas dapat saya simpulkan bahwa sikap manusia terhadap alam akan memberikan dampak bagi manusia itu sendiri. Dalam kehidupan sehari hari manusia baru tersadar akan sikap buruknya ketika ia sudah mendapatkan akibatnya.
Sumber Daya Alam yang dieksploitasi akan memberikan dampak negatif bagi manusia seperti polusi udara, tanah, air, dan sebagainya. Ekploitasi bisa memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan manfaat yang didapatkan dari eksploitasi tersebut seperti bencana alam. Sumber Daya Alam perlu diadakan konservasi agar tetap terjaga dan seimbang. Konservasi artinya pemeliharaan atau perlindungan untuk mencegah kerusakan dan pemusnahan.
Masalah lingkungan hidup termasuk masalah moral karena berkaitan dengan periaku manusia. Pendidikan Etika dan moralitas diperlukan untuk mengatasi masalah moral tersebut.

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

Ufara Alfadila 2213053114 གིས-
Nama : Ufara Alfadila
NPM : 2213053114
Analisis Video 2

“Pengaruh Lingkungan Terhadap Pendidikan Moral”

Dari video di atas dapat saya analisis bahwa moral adalah suatu aturan tentang baik dan buruk. Moral adalah suatu ajaran yang berasal dari masyarakat akan hal baik dan buruk. Pendidikan moral akan lahir dari perilaku setiap individu sesuai dengan lingkungannya. Pendidikan moral tumbuh dan berkembang dilingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.
Masalah pendidikan moral yang hadapi saat ini yaitu
1. Kurangnya pendidikan moral di lingkungan keluarga.
2. Adanya pengaruh dari globalisasi.
3. Kurangnya peranan agama dari lingkungannya.
Dalam rangka peningkatan kualitas nilai dan moral anak selain orang tua dan keluarga, pemerintah dan masyarakat juga harus turut membenahi lingkungan yang akan menjadi wahana pendidikan nilai dan moral anak. Peran pemerintah dan masyarakat dalam pembentukan moral dan karakter akan sangat memberikan andil dalam terciptanya generasi yang berkarakter.

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

Ufara Alfadila 2213053114 གིས-
Nama : Ufara Alfadila
NPM : 2213053114
Analisis Video 1

“Refleksi Moral Dalam Kehidupan Manusia Berdampak Bagi Sekitar Kita”

Dari video diatas dapat saya analisis bahwa pada awalnya mungkin kita tidak melihat adanya manfaat bagi kita ketika selalu berbuat baik terhadap semua orang. Kita tidak mendapatkan material dari apa yang telah kita lakukan tetapi dengan terus berbuat baik kita akan mendapatkan kebahagiaan secara emotional, bisa mengerti keadaan orang lain secara mendalam (empati), mendapatkan cinta, dan hal lain yang tidak dapat dibeli. Dengan terus berbuat baik akan membawa dampak bagi sekitar kita yaitu akan membuat sekitar kita peka dan ikut berbuat baik.

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Tugas analisis

Ufara Alfadila 2213053114 གིས-
Nama : Ufara Alfadila
NPM : 2213053114

Berdasarkan hasil analisis saya terkait penanaman nilai dan moral dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat hendaknya harus dilakukan secara terintegrasi dan berkesinambungan agar proses penanaman dapat efektif.
Penanaman nilai dan moral ini dapat dilakukukan dengan cara diantaranya :
1. Di rumah, anak diberikan teladan yang baik sehingga anak akan mengikutinya dan menjadi terbiasa misalnya menghormati orang tua dan bersikap sopan dan santun serta nilai-nilai religius seperti sholat tepat pada waktunya, berbuat baik kepada setiap orang, dan sebagainya. Kemudian kebiasaan ini ia bawa ke sekolah.
2.Di sekolah cara menanamkannya dengan penekanan penerapan pendidikan nilai dan moral yang telah didapat dari rumah misalnya sopan dan santun, disekolah lebih ditekankan dengan cara menerapkan prinsip 5S. Nilai-nilai religius ditekankan disekolah dengan cara sholat tepat waktu dan dilakukan berjamaah. Serta masih banyak lagi penekanan nilai dan moral lainnya. Kemudian di sekolah selain penekanan nilai dan moral ditambah juga dengan penanaman nilai dan moral lainnya seperti kejujuran, tanggung jawab, berani, saling menghargai pendapat, dan sebagainya.
3. Di masyarakat, setelah anak mendapat pendidikan nilai dan moral di rumah dan di sekolah, masyarakat juga menjadi bagian dari penanaman nilai moral ini, yaitu misalnya dengan gotong royong. Anak akan melihat bahwa dengan bergotong royong akan membantu pekerjaan cepat terselesaikan. Selain itu, dalam masyarakat pasti ada perbedaan, oleh karena itu masyarakat harus memiliki sikap toleransi dan empati. Maka anak dapat melihat dan menilai bahwa walaupun mereka berbeda tetapi mereka menjalin hubungan baik dan saling tolong menolong.

Namun, dalam kenyataannya penanaman nilai moral selalu ada hambatannya seperti
1. Dirumah, kesibukan orang tua membuat anak tidak mempunyai banyak waktu bersama dengan orang tua sehingga penanaman nilai dan moral menjadi tidak berjalan secara continu, padahal seharusnya untuk dapat menjadikan nilai dan moral yang baik sebagai kebiasaan perlu adanya keteladanan yang continue.
2. Di sekolah, hambatan ini bisa berasal dari kurikulum yang tidak mengintegrasikan nilai dan moral ke dalamnya, sehingga pembelajaran hanya berfokus pada pengajaran pengetahuan saja.
3. Di masyarakat, hambatan ini bisa terjadi jika masyarakat tidak memberikan contoh yang baik, misalnya bertengkar didepan umum sehingga dapat dilihat oleh anak sekolah. Kondisi ekonomi juga mempengaruhi masyarakat untuk melakukan tindakan negatif seperti mencuri. Hal ini menjadi hambatan dalam penanaman nilai dan moral pada anak.

Strategi agar penanaman nilai dan moral menjadi kebiasaan dan dilakukan secara terus menerus oleh anak didik kita dapat dilakukan dengan
1. Keteladanan
Keteladanan ditunjukkan melalui perilaku dan tindakan nyata yang dilakukan oleh keluarga, guru, dan masyarakat.
2. Reward
Memberikan reward ketika anak dapat menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moral yang diajarkan baik berupa pujian, penghargaan, pengakuan, atau hadiah.
3. Integrasi dalam Kurikulum
Kurikulum dapat mengintegrasikan nilai-nilai moral ke dalamnya secara terstruktur, sehingga menjadi bagian integral dari pembelajaran sehari-hari.
4. Konteks Relevan
Hubungkan nilai-nilai moral dengan situasi dan konteks kehidupan sehari-hari anak-anak agar mereka melihat relevansinya dalam kehidupan mereka.

Keempat strategi ini harus dilakukan secara berkesinambungan dan terintegrasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk tercapainya pembiasaan yang baik dan berjalan secara efektif.

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 2

Ufara Alfadila 2213053114 གིས-
Nama : Ufara Alfadila
NPM : 2213053114

Judul artikel jurnal : PENGARUH PENGETAHUAN MORAL TERHADAP PERILAKU MORAL PADA SISWA SMP NEGERI KOTA PEKAN BARU BERDASARKAN PENDIDIKAN ORANGTUA
Penulis : Ilham Hudi

Tujuan pendidikan karakter yang menjadi harapan dari pendidikan tentang pengetahuan moral diantaranya :
1. Kesadaran Moral (Moral Awareness)
Kesadaran moral sangat diperlukan akibat dari masalah kebutaan moral, yaitu kondisi di mana orang tak mampu melihat bahwa situasi yang sedang ia hadapi melibatkan masalah moral dan membutuhkan pertimbangan lebih jauh. Pendidikan nilai dapat mengajarkan siswa cara memastikan fakta terlebih dahulu sebelum membuat sebuah pertimbangan moral.
2. Mengetahui nilai nilai moral (moral values)
Dapat memahami bagaimana menerapkan nilai-nilai moral tersebut dalam berbagai situasi.
3. Pengambilan Perspektif(Perspektive Taking)
Siswa mampu bagaimana melihat suatu masalah atau keadaan dari perspektif yang berbeda sehingga ia dapat bersikap menghormati dan berbuat adil terhadap suatu situasi yang ia lihat dari perspektif berbeda tersebut.
4. Penalaran Moral (Moral Reasoning)
Penalaran moral pada perkembangan anak terjadi secara bertahap. Pada tingkatan tertinggi, penalaran moral akan sampai pada pemahaman prinsip moral klasik seperti harus saling menghormati harkat martabat setiap individu, banyak berbuat baik, dan perlakukan orang lain dengan baik sebagaimana ingin diperlakukan.
5. Membuat Keputusan (Decision Making)
Menghadapi persoalan moral dan mencari langkah penyelesaiannya dengan pertimbangan nilai moral (kerampilan pengambilan keputusan reflektif)
6. Memahami Diri Sendiri (Self Knowledge)
Memahami diri sendiri adalah kemampuan mengulas perilaku diri sendiri dan mengevaluasinya secara kritis dan menyadari akan kelebihan dan kelemahan diri sendiri untuk memperbaiki kelemahan tersebut.

Perilaku Moral (Moral Action)
1. Kompetensi
Kompetensi moral adalah kemampuan mengubah pertimbangan dan perasaan moral ke dalam tindakan moral yang efektif.
2. Kehendak
Kehendak merupakan sebuah keberanian moral yang dibutuhkan untuk dapat menahan godaan, bertahan dari tekanan orang terdekat, dan melawan gelombang.
3. Kebiasaan
Banyak sikap dan tindakan terjadi secara spontan karena telah terbiasa. Sehingga pendidikan moral yang baik perlu dijadikan kebiasaan agar siswa memiliki kemampuan terbiasa untuk melakukan penilaian dan penerapan moral yang baik.

Pendidikan Orang Tua
Dalam keluarga pendidikan karakter ini dapat dilakukan melalui pembiasaan dan peneladanan, pembinaan imtaq dan pembudayaan dinilai akan lebih berhasil karena adanya penghayatan terhadap nilai-nilai agama yang melahirkan keyakinan, sikap, perilaku, budi pekerti dan akhlak yang bagus. Pendidikan keluarga dan orang tua berpengaruh terhadap perilaku moral anak sehingga harus terus ditekankan melalui pembiasaan yang berkelanjutan.