གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ ALYA RIFA DWI PANGESTU 2213053152

Alya Rifa Dwi Pangestu
2213053152

Dari video tersebut terdapat kesimpulan
lingkungan dalam kajian perspektif etika dan moral yaitu :
1. penyusutan sumber daya alam,
• SDA meliputi sumber daya lahan,hutan,air,dan mineral
• SDA merupakan modal utama dan fundamental untuk melaksanakan aktifitas pembangunan.
• SDA yang di eksploitasi akan mengalami penyusutan dan akan menimbulkan dampak bagi lingkungan.
2. polusi/pencemaran,
• Udara
• Tanah
• Air
• Suara
• Limbah domestic RT
• Radiasi (alam/buatan)
• Teknologi
3. bisnis dan konservasi sumber daya alam.
• Konservasi merupakan segenap proses pengelolaan suatu tempat agar makna kultural yang dikandungnya terpelihara dengan baik.(Piagam Burra,1981)
• Konservasi adalah pemeliharan dan perlindungan terhadap sesuatu yang dilaksanakan secara tertaur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dengan cara pemngawetan.(Peter Salim,1991)
Konservasi SDA di Indonesia
1. Sifat SDA yang menonjol adalah penyebaran yang tidak merata dan sifat ketergantungan antar SDA.
2. Tujuan konservasi SDA yaitu memlihara proses ekologi yang penting dan sistem penyangga kehidupan,menjamin keanekaragaman genetik,dan pelestarian pemanfaatan jenis dan ekosistem.
Masalah lingkungan
1. Erosi
2. Penurunan keanekaragaman hayati
3. Kehilangan sumber plasma nutfah
Alya Rifa Dwi Pangestu
2213053152

Dari video tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai moral masyrakat pada pendidikan perkembangan iptek menjadi faktor utama dalam kemerosotan moral pada remaja di indonesia. Dikemukakan oleh suseno dalam sigit muryono 2011 bahwa moral mengacu pada baik buruknya manusia sebagai manusia, sehingga moral merupakan bidang yang di lihat dari segi kebaikkan nya, karna moral merupakan aturan atau suatu ajaran tentang baik buruk,layak tidak layak, nya dari diri sendiri yang di ajarkan oleh agama orang tua lingkungan dalam bertingkah laku sehari hari. Faktor- faktor yang menjadi krisis pendidikan moral, yaitu melalui pendidikan moral pada lingkungan keluarga, adanya pengaruh dari globalisasi, dan kurangnya peranan agama dilingkungannya maupun disetiap individu itu sendiri.
Alya Rifa Dwi Pangestu
2213053152

Dari video tersebut dapat disimpulkan bahwa kita harus hidup saling tolong menolong,manusia tidak bisa hidup sendiri.Hal tersebut sangat berdampak untuk kita kedepanya seperti hal baik tersebut akan balik ke diri kita sendiri.Jika kita hidup sesuai aturan norma-norma yang berlaku dimasyarakat maka hidup kita akan damai dan rukun.

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum Tanya Jawab

ALYA RIFA DWI PANGESTU 2213053152 གིས-
Alya Rifa Dwi Pangestu
2213053152

8 fungsi keluarga menanamkan moral terhadap anak-anak dirumah

1. Fungsi Agama
Keluarga menjadi tempat dimana nilai agama diberikan, diajarkan, dan dipraktikkan. Keluarga yang berhasil menerapkan nilai-nilai agama melalui contoh dalam kehidupan sehari-hari mampu memberikan fondasi yang kuat bagi setiap anggota keluarganya.
2. Fungsi kasaih saying
Perasaan disayangi sangat penting bagi seorang anak, karena kelak ia akan tumbuh menjadi seseorang yang mampu menyayangi pula. Hal ini akan menjadi modal bagi semua anggota keluarga untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dalam konteks yang lebih luas dan mampu mengurangi munculnya bibit permusuhan dan anarkisme dalam masyarakat.
3. Fungsi perlindungan
Keluarga mampu menjadi tempat yang membuat anggotanya merasa aman dan tentram. Karena itu, seburuk apapun konflik yang terjadi di dalam keluarga, hindari terjadinya tindak kekerasan verbal maupun fisik, diskriminasi, dan pemaksaan kehendak.
4. Fungsi sosial budaya
Keluarga juga punya peran penting dalam memperkenalkan anak kepada nilai-nilai sosial budaya yang ada di masyarakat. Dari anggota keluarga yang lebih tua lah anak bisa belajar bagaimana harus bersikap terhadap orang yang lebih tua dan mempelajari hal-hal yang pantas dan tidak pantas dalam budayanya.
5. Fungsi reproduksi
Salah satu tujuan sebagian besar umat manusia untuk berkeluarga adalah untuk mendapatkan keturunan. Pendidikan seks sejak dini dan sikap menghargai lawan jenis perlu ditanamkan dalam keluarga.
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
Keluarga menjadi tempat pertama seorang anak belajar bersosialisasi dengan orang lain, yaitu orangtua dan saudara-saudaranya. Di dalam keluarga pula proses pendidikan untuk pertama kalinya diterima oleh anak.
7. Fungsi ekonomi
Kondisi ekonomi sebuah keluarga biasanya mempengaruhi keharmonisan keluarga. Karena itu, mengajarkan anak untuk berhemat dan menumbuhkan jiwa wirausaha akan membuat mereka kelak dapat cerdas secara finansial.
8. Fungsi pembinaan lingkungan
Gaya hidup ramah lingkungan dapat terwujud jika ditanamkan sejak dini dalam keluarga. Tanamkan sifat cinta lingkungan, tidak memboroskan listrik, air bersih, makanan, juga membiasakan untuk membuang sampah pada tempatnya sedari dini, karena hanya dari alam lah kita dapat hidup.
Alya Rifa Dwi Pangestu
2213053152

PENDAPAT TENTANG MORAL DI ZAMAN NOW
Moral adalah karakter atau nilai yang ada atau melekat pada pribadi seseorang atau pada setiap individu. Nilai-nilai moral ini berlandaskan pada nilai-nilai kebangkitan yang secara objektif masyarakat secara luas membentuk karakter dari seseorang atau warga negara dalam penanaman nilai moral yang mempengaruhi prilaku, sehingga implikasinya terdapat sikap tanggung jawab, tenggang rasa, serta disiplin yang perlu dikembangkan. Contoh-contoh sederhana yaitu menanamkan nilainilai agama dalam diri anak untuk meyakini tuhannya,bersikap sopan tidak hanya kepada orang tua tetapi kepada semua orang serta mengajarkan contoh-contoh kecil terhadap anak seperti mencium tangan kepada kedua orang tua ketika hendak pergi ke sekolah atau kemanapun. Nilai pancasila masih diyakini hingga sekarang karena nilai-nilai tersebut merupakan hasil konsensus bersama agar di jalankan oleh masyarakat dan seluruh bangsa Indonesia. Solusi peningkatan moral perlu adanya tripusat yang informal seperti keluarga dan masyarakat misalnya dalam keluarga bagaimana orang tua dalam keluarga mendidik anaknya dengan baik dan benar.