Kiriman dibuat oleh Adelia Cherlyana 2213053022

Nama : Adelia Cherlyana
NPM : 2213053022

Pendidikan nasional memiliki peranan yang signifikan terhadap dinamika perjuangan bangsa Indonesia. Maka peran pendidikan sebagai agen perubahan adalah merubah orang yang kurang beradab menjadi orang yang beradab dan merubah orang yang perilakunya tidak baik menjadi baik. Untuk mewujudkan harmoni sosial yang diharapkan PAI dan PKn sangat menentukan bagaimana isi materi bisa diajarkan dengan baik melalui tahap perencanaan pembelajaran hingga tahap evaluasi pada peserta didik di sekolah. Unsur evaluasi yang dianggap paling menentukan seberapa berhasilnya tujuan itu tercapai perlu melihat kembali dan menata kembali suasana belajar sekolah dengan mempertimbangkan keberadaan peserta didik itu sendiri dari segi lingkungan ia tinggal dan melangsungkan kehidupan. Sehingga evaluasi pendidikan perlu kiranya melakukan perbaikan secara terus-menerus dan serius dalam memenuhi kebutuhan kegelisahan moral generasi bangsa. Pendidikan agama Islam dan budi pekerti serta pendidikan kewarganegaraan bertanggung jawab atas penanaman nilai-nilai moral bagi warga Indonesia.
Nama : Adelia Cherlyana
NPM : 2213053022

Pada masa sekarang ini pendekatan konprehensif sangat tepat untuk digunakan dalam pendidikan nilai dan moral di Indonesia. Di Indonesia juga pendidikan nilai dan moral sudah cukup komprehensif namun dari segi metode dan strategi masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki. Pendidikan nilai dan moral diharapkan dapat mengembangkan peserta didik secara holistik yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Pendidikan nilai dan moral perlu diinovasi dengan pendekatan komprehensif yang menanamkan, meneladakan, memudahkan, dan pengembangan keterampilan.
Nama : Adelia Cherlyana
NPM : 2213053022

Sekolah memiliki pengaruh yang kuat yang dapat dilihat secara langsung dalam diri subjek didik. Sekolah yang baik yaitu sekolah yang peduli dan fokus pada pendidikan moral atau pendidikan nilai di samping kegiatan pengajaran ilmu. Di sekolah yang menjadi pendidik moral bukan hanya guru, melainkan pegawai tata usaha, pramu kantor, tukang kebun, dan komunitas sekolah, semua subjek tersebut berperan untuk bersama-sama membangun moral siswa agar menjadi lebih baik. Namun guru merupakan ujung tombak untuk mewujudkan moral yang baik dalam diri peserta yang akan lebih mudah diterima dan diteladani oleh para peserta didik. Komponen penting dalam pendidikan moral yaitu cakupan materi, variasi metode, dan evaluasi. Jika keempat komponen tersebut diperhatikan maka guru dapat merancang pendidikan moral secara lebih komprehensif.