Nama : Adelia Cherlyana
NPM : 2213053022
Perbedaan pendidikan dasar di Jepang dan Indonesia
1. Kebersihan sejak dini
Kurikulum di jepang mengharuskan semua siswa bertanggung jawab atas kebersihan kelas mereka sendiri sehingga di Jepang tidak ada petugas kebersihan, sedangkan kurikulum di Indonesia tidak mengajarkan tentang kebersihan, sehingga masih banyak siswa yang membuang sampah sembarang dan tidak peka terhadap kondisi lingkungan yang kotor.
2. Makan bersama
Di Jepang, makanan siswa pun diatur seperti gizi dan cara makan. Makan siang akan dilakukan bersama - Sama oleh siswa dan guru. Hal ini bertujuan untuk membangun hubungan yang positif antara murid dengan murid atau murid dengan guru. Sedangkan di Indonesia para siswa mebeli jajanan di luar sekolah maupun di kantin.
3. Mata pelajaran sedikit
SD di Jepang memiliki mata pelajaran yang sedikit dan tidak akan berulang dalam seminggu, sedangkan di Indonesia tergolong cukup memiliki banyak mata pelajaran dan bahkan 1 mata pelajaran dapat di ajarkan 2 kali dalam seminggu.
4. Pendidikan karakter
Di SD Jepang pada 3 tahun pertama siswanya tidak diberikan ujian agar mereka fokus untuk belajar pendidikan karakter seperti sopan santun, tolong menolong, dll. Sedangkan di Indonesia memiliki beberapa ujian yang menjadi standar kelulusan bagi siswa.
5. Membaca
Minat baca di Indonesia sangat rendah karena tidak terbiasa membaca buku saat di sekolah . Sedangkan di jepang para siswa dibiasakan untuk membaca selama 10 menit sebelum memulai pelajaran.
6. Perlengkapan sekolah
Perlengkapan sekolah di jepang disamakan seperti tas, sepatu, dan perlengkapan sekolah yang lain agar tidak ada siswa yang merasa minder dengan perlengkapan temannya . Sedangkan di Indonesia masih menggunakan perlengkapan sekolah yang berbeda beda
7. Seragam sekolah
Sekolah di Jepang hanya memiliki satu seragam di setiap sekolah, sedangkan di Indonesia memiliki 3 seragam.
NPM : 2213053022
Perbedaan pendidikan dasar di Jepang dan Indonesia
1. Kebersihan sejak dini
Kurikulum di jepang mengharuskan semua siswa bertanggung jawab atas kebersihan kelas mereka sendiri sehingga di Jepang tidak ada petugas kebersihan, sedangkan kurikulum di Indonesia tidak mengajarkan tentang kebersihan, sehingga masih banyak siswa yang membuang sampah sembarang dan tidak peka terhadap kondisi lingkungan yang kotor.
2. Makan bersama
Di Jepang, makanan siswa pun diatur seperti gizi dan cara makan. Makan siang akan dilakukan bersama - Sama oleh siswa dan guru. Hal ini bertujuan untuk membangun hubungan yang positif antara murid dengan murid atau murid dengan guru. Sedangkan di Indonesia para siswa mebeli jajanan di luar sekolah maupun di kantin.
3. Mata pelajaran sedikit
SD di Jepang memiliki mata pelajaran yang sedikit dan tidak akan berulang dalam seminggu, sedangkan di Indonesia tergolong cukup memiliki banyak mata pelajaran dan bahkan 1 mata pelajaran dapat di ajarkan 2 kali dalam seminggu.
4. Pendidikan karakter
Di SD Jepang pada 3 tahun pertama siswanya tidak diberikan ujian agar mereka fokus untuk belajar pendidikan karakter seperti sopan santun, tolong menolong, dll. Sedangkan di Indonesia memiliki beberapa ujian yang menjadi standar kelulusan bagi siswa.
5. Membaca
Minat baca di Indonesia sangat rendah karena tidak terbiasa membaca buku saat di sekolah . Sedangkan di jepang para siswa dibiasakan untuk membaca selama 10 menit sebelum memulai pelajaran.
6. Perlengkapan sekolah
Perlengkapan sekolah di jepang disamakan seperti tas, sepatu, dan perlengkapan sekolah yang lain agar tidak ada siswa yang merasa minder dengan perlengkapan temannya . Sedangkan di Indonesia masih menggunakan perlengkapan sekolah yang berbeda beda
7. Seragam sekolah
Sekolah di Jepang hanya memiliki satu seragam di setiap sekolah, sedangkan di Indonesia memiliki 3 seragam.